ilustrasi mandi (freepik.com/Torwaiphoto)
Apabila keluar air mani, kamu harus mandi wajib disertai dengan niat. Berbeda dengan mandi biasa, mandi wajib harus dilakukan sesuai ketentuan dalam Islam.
Pertama, kamu harus niat mandi wajib dulu. Setelah itu, ikuti tata cara mandi wajib dan jika memungkinkan, ikuti juga sunnahnya.
Berikut niat mandi wajib:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitul-ghusla lirafil ḫadatsil-akbari minal-jinâbati fardlan lillâhi ta‘ala
Artinya: "Saya niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari janabah, fardhu karena Allah ta'ala."
Dikutip Kemenag, dalam mazhab Syafi'i, niat tersebut harus dibaca bersamaan saat menyiram tubuh pertama kali. Seluruh badan harus terguyur air, termasuk rambut.
Untuk bagian tubuh yang berambut, air harus bisa mengalir sampai ke bagian kulit dan pangkal rambut. Tujuannya untuk menghilangkan najis pada tubuh secara menyeluruh.