Comscore Tracker

Priscilla Anais, Perempuan Muda di Balik Inovasi Produk Tokopedia

#IDNTimesLife Ia merupakan AVP Produk Tokopedia lho!

Apakah kamu suka belanja di Tokopedia? Kamu tentu tahu bahwa ecommerce Unicorn Indonesia ini selalu mengalami penyesuaian dan perkembangan dalam segi produk. Yang mulanya hanya platform untuk berdagang, kini kamu juga menikmati konten, berbagi rekomendasi, dan banyak lagi.

Pengembangan produk ini ternyata dikepalai oleh salah satunya seorang Associate Vice President of Product Tokopedia yang kini dipegang oleh Priscilla Anais. Uniknya, perempuan berusia 29 tahun ini sebelumnya tidak terpikir akan bergabung dalam industri digital lho!

Dalam wawancara eksklusif dengan tim IDN Times pada Jumat (4/12/20) lalu, Priscilla berbagi kisah dan kiprahnya menjadi pemegang posisi teratas di industri digital ini. Berikut pemaparannya!

1. Bergabung ke Tokopedia karena tertarik dengan visi misi Tokopedia untuk pemerataan ekonomi di Indonesia secara digital

Priscilla Anais, Perempuan Muda di Balik Inovasi Produk Tokopediadok. Priscilla Anais

Kini jadi Associate Vice President of Product (AVP Product) Tokopedia, Priscilla ternyata mulanya tak terpikir untuk bekerja di industri digital dan teknologi. Kisahnya bermula saat menempuh program Magister di Harvard Bussiness School.

Suatu waktu, ia dan beberapa mahasiswa Indonesia lainnya diundang CEO sekaligus Co-Founder Tokopedia, William Tanuwijaya, untuk makan malam sekaligus sharing.

"Beliau mengundang beberapa murid dari sekolah kami untuk join makan malam. Dari situ, beliau sharing tentang visi dan misinya Tokopedia untuk pemerataan ekonomi di Indonesia secara digital. Aku tersentuh karena melihat Tokopedia bisa memberikan pekerjaan untuk begitu banyak merchant dan jadi tertarik untuk bergabung dengan Tokopedia," ceritanya.

Selain visi misinya, Priscilla juga tertarik dengan budaya kerja Tokopedia, yakni growth mindset, focus on consumer, dan make it happen make it better yang dirasa cocok dengannya. Dari sinilah, ia semakin yakin untuk bergabung dengan Tokopedia.

"Aku sih sebagai murid S2 waktu itu, pengin join suatu perusahaan yang aku percaya visi misinya dan mencari budaya yang asyik dan nyaman supaya bisa jadi rumah kedua. Jadi Alhamdulillah senang banget bisa bergabung dengan Tokopedia sampai sekarang," lanjutnya.

2. Sebelum menjadi AVP Product, Priscilla sempat menjadi CEO Office Manager dan AVP Bisnis bagian Merchant Engagement Tokopedia

Priscilla Anais, Perempuan Muda di Balik Inovasi Produk Tokopediadok. Priscilla Anais

Saat bergabung dengan Tokopedia, Priscilla tidak langsung bergabung dalam bagian produk. Mulanya, ia mendapat kepercayaan sebagai CEO Office Manager yang juga mengambil title Head of Corporate Communication di Tokopedia. Setelahnya, ia mendapat kepercayaan sebagai seorang business and marketing leader di sisi penjualan.

Di posisi tersebut, Priscilla memegang jabatan AVP Merchant Engagement yang mengurus bagian monetisasi merchant Tokopedia. Dari sinilah, ia banyak berkenalan dengan bidang produk sehingga akhirnya mendapat lingkup kerja di bidang produk.

"Awalnya cuman pegang produk di sisi penjual (merchant_red), tapi sedikit demi sedikit portofolio produkku bertumbuh. Sekarang pegang browsing Tokopedia dan sekarang juga aku bekerja untuk menciptakan inovasi produk dalam bidang konten. Jadi supaya kalau ke Tokopedia, gak cuma bisa belanja, tapi juga bisa menikmati video kami, bisa menikmati artikel, dan bisa melihat rekomendasi dari teman-teman lain," ungkapnya.

3. Mendapat kepercayaan menjadi pemimpin tim Produk Tokopedia, Priscila sempat merasa ragu akan kemampuannya sendiri

Priscilla Anais, Perempuan Muda di Balik Inovasi Produk Tokopediadok. Priscilla Anais

Priscilla mengawali kariernya di Tokopedia sebagai seorang CEO Office Manager di tahun 2018. Kini, ia mengemban tanggung jawab yang lebih besar sebagai AVP Product. Menjadi pemimpin di usia muda, ia ternyata sempat merasa takut dan ragu dengan dirinya sendiri.

"Aku lebih ragu ke diriku sendiri, karena benar-benar luar biasa dari manajemen kita bisa berani mempercayakan seseorang yang begitu muda, pengalaman juga terbatas banget tapi mereka bisa percaya, apalagi ini bidang yang menurutku cukup teknis," ucap Priscilla.

Hal teknis seperti computing dan machine learning, menjadi tantangan tersendiri baginya. Untuk mengatasi hal ini, Priscilla banyak belajar dan berdiskusi dengan tim engineering agar bisa satu bahasa dan bisa mengerti perspektif mereka lebih baik lagi.

"Karena kembali lagi, sebenarnya yang paling penting untuk seorang product leader itu bukan untuk tahu semua yang engineer tahu. Tugas kita itu untuk menerjemahkan visi kita menjadi inisiatif-inisiatif produk. Jadi keahlian yang dibutuhkan produk itu beda dengan engineering," terangnya.

Baca Juga: Peran Monica Oudang Bantu Masyarakat Terdampak COVID-19 Lewat YABB

4. Ia mendeskripsikan dirinya sebagai pemimpin yang peduli, mudah didekati, dan ambisius

Priscilla Anais, Perempuan Muda di Balik Inovasi Produk Tokopedia

Sebagai seorang pemimpin, Priscilla percaya bahwa timnya bisa melakukan yang terbaik apabila mereka bahagia dan dapat menjadi dirinya sendiri. Oleh karena itu, ia berusaha menjadi pemimpin yang penuh kepedulian dan juga mudah didekati. 

Selain itu, ia juga merasa dirinya ambisius. Ia senang memasang target tinggi sebagai tantangan dalam tim. Namun ia menggunakan pendekatan yang seru untuk bisa mencapainya. 

"Gak jarang di tim tuh kita suka ada taruhan. Jadi pasang target gila, terus aku bilang 'kalau tercapai, aku traktir tim tapi kalau gak tercapai tim yang traktir aku'. Dibawa seru aja. Tapi hampir selalu tim mencapai targetnya, luar biasa sih!" ungkap lulusan Sarah Lawrence College ini.

5. Menurutnya, talenta digital di Indonesia masih kurang dalam segi kuantitas. Padahal potensi mereka sangat besar

Priscilla Anais, Perempuan Muda di Balik Inovasi Produk Tokopediadok. Priscilla Anais

Kini bekerja dalam industri digital, Priscilla melihat talenta digital di Indonesia masih kurang dalam segi kuantitas. Padahal, talenta digital yang sudah berkarya saat ini memiliki potensi yang merujuk pada world class standard

"Memang kalau dibanding expertise-nya sama luar negeri, ada kesenjangan yang lumayan. Tapi talenta digital di kita itu juga banyak yang berpotensi dan sangat merujuk ke world class standard. Jadi menurut aku, kita tinggal tunggu tanggal mainnya," ungkapnya.

Ia bisa berpendapat demikian karena sebelumnya pernah berkesempatan magang di Microsoft yang merupakan world class company.

6. Priscila mengajak kamu buat terlibat dalam industri teknologi. "You are needed, we need you dalam industri ini!"

Priscilla Anais, Perempuan Muda di Balik Inovasi Produk Tokopediadok. Tokopedia

Melihat potensi talenta yang sangat besar, Priscilla mengajak kita semua untuk tak ragu dalam industri teknologi. Tak perlu takut harus berhadapan dengan mesin dan komputer, karena sesungguhnya tak ada kriteria khusus untuk masuk dalam teknologi.

Kalau kamu adalah seorang pembelajar dan mau terus berkembang, kamu cocok bergabung dalam industri teknologi.

"You are needed, we need you dalam industri ini. Kita membutuhkan lebih banyak lagi talenta digital yang punya mimpi besar buat Indonesia," tutupnya.

Baca Juga: Acne Fighter, Valencia Nathania Bangun Rahasia Gadis & Usaha Skincare

Topic:

  • Klara Livia
  • Febriyanti Revitasari

Berita Terkini Lainnya