Peragaan busana Dior Haute Couture edisi Fall/Winter 2026-2027 sukses digelar di Paris. Perhelatan ini bukan sekadar tempat untuk memperkenalkan produk-produk terbaru, melainkan juga menjadi ruang yang mempertemukan para pencinta mode dari seluruh dunia.
Di tangan Jonathan Anderson, direktur kreatif baru di Dior, koleksi perdananya dibuat melalui pendekatan yang berbeda. Alih-alih berangkat dari sejarah dan warisan pendahulunya, Anderson justru langsung membuka babak baru lewat estetika yang khas, sekaligus mendefinisikan ulang makna “Diorisme” yang telah lama melekat pada rumah mode tersebut.
Terinspirasi dari karya pematung Amerika, Lynda Benglis, koleksi Dior kali ini berfokus pada elemen 3D dan seni memahat yang dituangkan ke dalam kain. Ragam busana yang dihasilkan pun didominasi oleh aksen lipit, simpul, drapping, hingga permainan volume yang memukau, seolah membiarkan kain untuk membentuk karakternya sendiri.
