Profil Yonsei International Summer School, Diikuti Sabrina Chairunnisa

- Yonsei International Summer School (YISS) adalah program musim panas bergengsi dari Yonsei University di Seoul yang telah berjalan sejak 1985 dan menawarkan lebih dari 100 mata kuliah berbahasa Inggris.
- Program YISS berdurasi 4 atau 6 minggu dengan opsi online, offline, atau hybrid, serta menyediakan internship dan kegiatan ekstrakurikuler seperti Taekwondo Class, K-Pop Dance Class, dan Korean Cooking Class.
- YISS terbuka untuk mahasiswa S1, S2, hingga siswa SMA tingkat akhir dengan biaya mulai dari 2.020.000 KRW; pendaftaran dibuka Januari hingga Mei dengan potongan harga Early Bird.
Kalau lagi berencana ikut summer program di luar negeri yang gak cuma seru tapi juga prestisius, nama Yonsei International Summer School (YISS) mungkin bisa jadi salah satu incaran. Program musim panas dari salah satu universitas ternama di Korea Selatan ini, sudah berjalan sejak tahun 1985 dan sampai sekarang masih jadi bagian penting dari kehidupan kampus Yonsei University.
Menariknya, salah satu publik figur Tanah Air, Sabrina Chairunnisa, diketahui pernah mengikuti program ini. Lewat YISS, peserta bisa merasakan langsung semangat 'Yonsei Spirit' sambil menjalani pengalaman belajar di jantung kota Seoul. Mulai dari pilihan mata kuliah dan durasi program, yuk simak profil lengkapnya di bawah ini!
1. Apa itu Yonsei International Summer School (YISS)?

Yonsei International Summer School (YISS) adalah program studi luar negeri bergengsi yang diselenggarakan oleh Yonsei University di Seoul, Korea Selatan. Didirikan sejak 1985, YISS dikenal sebagai program musim panas tertua dan terbesar di negara tersebut. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa internasional untuk mengambil kelas intensif berbahasa Inggris sambil merasakan langsung budaya Korea.
Dari segi akademik, YISS menawarkan lebih dari 100 mata kuliah yang terbagi ke dalam tujuh bidang studi. Ada Seni, Manajemen, Ekonomi, Bahasa Korea, hingga Sains dan Teknologi.
2. Durasi dan berbagai jenis program

Secara umum, YISS menyediakan 2 jenis durasi untuk programnya ini. Di antaranya adalah program 4 minggu dan 6 minggu. Selain itu, YISS juga memberikan fleksibilitas untuk menjalankan programnya secara online atau offline (atau kombinasi keduanya). Courses program yang disediakan di antaranya Korean Culture and K-Wave, Korean Fashion Trend, Esports and Media Culture, Korean Cinema, Comparative Politics, K-Food, Generative AI, K-Architecture, Modern Korean Literature, Design in Korea, hingga K-Arts.
Selain itu, dalam program ini, disediakan juga internship dan ekstrakurikuler jika kamu sudah bergabung dengan programnya. Internship ini nantinya bisa dikonversi menjadi SKS. Sedangkan untuk ekstrakurikuler, ada beberapa program, yakni Campus Tour, Museum Campus Tour, Taekwondo Class, K-Pop Dance Class, hingga Korean Cooking Class.
3. Eligibility untuk mendaftar YISS
Program ini terbuka buat mahasiswa S1 dan S2 yang terdaftar aktif di universitas terakreditasi di seluruh dunia, termasuk juga siswa SMA tingkat akhir yang sudah diterima di perguruan tinggi. Jadi, gak cuma mahasiswa saja yang bisa ikut, calon mahasiswa baru pun berkesempatan untuk daftar.
Soal periode pendaftaran, biasanya dibuka mulai pertengahan Januari dengan batas Early Bird di bulan Maret dan deadline umum di bulan Mei. Untuk biayanya sendiri, tuition fee bervariasi tergantung jumlah mata kuliah yang diambil, mulai dari 2.020.000 KRW (Rp24,3 juta) untuk 1 mata kuliah sampai 4.130.000 KRW (Rp49,7 juta) untuk 3 mata kuliah. Kabar baiknya, peserta yang daftar lebih awal biasanya bisa mendapatkan potongan harga!
Demikian informasi mengenai program YISS. Jika kamu tertarik mengetahui informasi programnya lebih dalam, silakan kunjungi https://summer.yonsei.ac.kr.





















