Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Perkembangan Fashion Muslim di Tengah Masa Transisi Pandemik

Perkembangan Fashion Muslim di Tengah Masa Transisi Pandemik
Default Image IDN
Share Article

Berbicara mengenai tren fashion, tentunya setiap tahun ada saja gaya fashion yang berubah-ubah. Perubahan tersebut biasanya dipengaruhi oleh kebutuhan masyarakat dan juga tentunya menyesuaikan dengan keadaan, terlebih saat pandemik. Tentunya mau gak mau penyesuaian fashion harus dilakukan.

Salah satunya adalah fashion muslim, yang gak ketinggalan mengalami perkembangan yang cukup pesat selama pandemik. Yuk, simak pemaparan acara Opening Cremony Muslim Fashion Festival 2021 pada Rabu (18/08/2021), yang diselenggarakan oleh Indonesian Fashion Chamber (IFC) yang berkolaborasi dengan Dyandra Promosindo.

1. Fenomena fashion muslim di Indonesia

default-image.png
Default Image IDN

Maraknya penggemar fashion di tanah air, membuat Indonesia gak pernah ketinggalan dengan perkembangan yang terjadi. Salah satunya dengan perkembangan fashion busana dengan hijab yang digemari di kalangan masyarakat.

Namun semenjak pandemik, State of Gobal Islamic Economy Report  2020/2021, memaparkan bahwa adanya penurunan nilai belanja busana muslim hingga 2.9 persen menjadi $268 milyar atau jika di rupiahkan sekitar Rp3,9 triliun. Dengan dampak penurunan tersebut, perekonomian nasional cukup terganggu.

Tetapi tahun ini, para pegiat usaha di bidang fashion baru mulai bermunculan dan berhasil penarik perhatian masyakarat kembali untuk tetap membeli busana muslim. Dengan demikian hal tersebut membuat State of Gobal Islamic Economy memprediksi bahwa angka tersebut dapat dipulihkan mulai tahun ini dan akan terus bertambah hingga tahun 2024 kelak.

2. Indonesia direncanakan menjadi produsen produk halal pada tahun 2024

default-image.png
Default Image IDN

Pandemik yang menuntut untuk selalu berada di dalam rumah, membuat sebagian masyarakat mulai berani mencoba hal baru salah satunya dengan melakukan mix and match busana muslim. Sesuai dengan pemaparan di atas, para pegiat usaha dibidang fashion ini hadir dengan produk andalannya yang membuat masyarakat khususnya penggemar fashion di tanah air semakin tertarik untuk berlomba-lomba mencobanya.

Berkat hal tersebut Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, Teten Masduki mengatakan, "Indonesia telah dicanangkan menjadi produsen produk halal terbesar dunia pada tahun 2024, dan dimulai dengan fashion muslim. Konsep yang harus kita dukung bersama melalui sinergi dan kolaborasi berbagai pihak."

3. Di masa transisi pandemik ini, momentum Ramadan dan Lebaran menjadi peluang berkembangnya fashion muslim

default-image.png
Default Image IDN

Momen Ramadan dan Lebaran memang menjadi momen yang cocok bagi para pengusaha busana untuk mempromosikan produknya. Meskipun pandemik, bagi sebagian masyarakat tak menjadikan halangan untuk menggunakan busana dengan model terbaru saat hari raya.

Dalam talkshow Opening Ceremony Muslim Festival 2021 (18/03/2021) Lisa Fitria, selaku pembicara juga mengatakan hal yang sama, "Mungkin juga bisa dijadikan momen (Ramadan dan Lebaran) untuk menggerakkan atau menargetkan transaksi yang mungkin bapak atau ibu yang selama pandemik agak tersendat ya." Jadi sebagai pengusaha sebisa mungkin mencari celah untuk dapat beradaptasi di situasi apa pun.

4. Pemasaran busana muslim bisa menggandeng berbagai pihak dan ahli

default-image.png
Default Image IDN

Untuk meningkatkan promosi dalam penjualan busana muslim, pengusaha lokal dan desainer dalam negeri dapat bekerja sama untuk melakukam hubungan timbal balik dalam penjualan busana muslim ini. Dengan adanya platfrom seperti MUFFEST dapat membantu para pengusaha lokal hingga desainer tanah air untuk mempromosikan produknya.

"Sejalan dengan itu, kami juga berupaya untuk mendukung pelaku usaha lokal dan desainer dalam negeri dalam mempromosikan produknya secara nasional, melalui penyelenggaraan MUFFEST yang hadir diberbagai kota besar yaitu, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Bekasi dan Bandung. ” tegas Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur Dyandra Promosindo.

5. Mengikuti perkembangan fashion muslim di tengah pandemik melalui acara online ataupun offline yang sesuai dengan protokol kesehatan

default-image.png
Default Image IDN

Meskipun pandemik, tentunya gak menjadi penghalang bagi para kaum hawa untuk terus mengikuti perkembangan fashion, salah satunya fashion muslim. Untuk itu kamu bisa mengikuti acara fashion festival yang diselenggarakan oleh Indonesian Fashion Chamber (IFC) yang berkolaborasi dengan Dyandra Promosindo. 

Acara yang akan dilaksanakan dengan konsep hybrid, ini digelar secara offline di Kota Kasablanka Jakarta Selatan yang tentunya dengan protokol kesehatan sesuai peraturan Pemerintah. Serta secara virtual, kamu bisa mengaksesnnya www.muslimfashionfestival.com, YouTube Channel: Muslim Fashion Festival dan Instagram Live di @muslimfashionfestival.

Acara ini memiliki tema "Recovery for Fashion Industry," yang berlangsung berlangsung pada 18 maret hingga tangga 28 Maret 2021. Acara ini juga menegaskan bahwa dengan adanya kolaborasi ini dapat membuka peluang untuk lebih mengoptimalkan etalase MUFFEST untuk membantu memasarkan produk fashion muslim di Indonesia secara lebih luas.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahira Rahma
Pinka Wima Wima
Fahira Rahma
EditorFahira Rahma

Related Articles

See More

5 Kemampuan yang Membantu Fresh Graduate Dilirik Recruiter

10 Jun 2026, 08:32 WIBLife