Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Seberapa Sering Kamu Harus Reapply Sunscreen? Begini Kata Ahli

ilustrasi memakai sunscreen (unsplash.com/BATCH by Wisconsin Hemp Scientific)
ilustrasi memakai sunscreen (unsplash.com/BATCH by Wisconsin Hemp Scientific)

Seperti diketahui, sunscreen (tabir surya) berperan penting untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Para ahli menyarankan agar memakai sunscreen setiap hari, baik saat beraktivitas di luar ruangan maupun di dalam ruangan.

Namun, ada satu hal yang perlu kamu ingat bahwa mengoleskan kembali tabir surya (re-apply sunscreen) sangat dibutuhkan guna membantu kulit mendapat perlindungan maksimal, terutama ketika berada di tempat-tempat yang rentan terkena cahaya matahari. Lantas, seberapa sering harus re-apply sunscreen? Yuk, cari tahu jawabannya dari para ahli di sini!

1. Seberapa sering harus melakukan re-apply sunscreen?

ilustrasi seorang wanita menggunakan sunscreen di wajah (pexels.com/Anna Tarazevich)
ilustrasi seorang wanita menggunakan sunscreen di wajah (pexels.com/Anna Tarazevich)

Terkait seberapa sering harus melakukan re-apply sunscreen, Amanda Valdes, MD, seorang dokter spesialis kedokteran keluarga, dikutip Cleveland Clinic, mengatakan bahwa mengoleskan kembali tabir surya (sunscreen) sebaiknya dilakukan setiap 2 jam untuk membantu menjaga lapisan pelindung kulit terhindar dari sengatan sinar UV serta risiko kanker kulit. Meskipun begitu, mengaplikasikan ulang sunscreen sebenarnya bisa dilakukan secara fleksibel, tergantung seberapa lama kulitmu terpapar cahaya matahari.

“Jika kamu merasa kulit mulai kering, memerah, dan timbul sensasi terbakar, itu artinya kamu perlu mengaplikasikan ulang sunscreen walaupun belum genap 2 jam. Hal ini karena kulit telah menunjukkan tanda-tanda reaksi negatif akibat terpapar sinar matahari,” ujar Dr. Valdes.

Di sisi lain, Dr. Debra Jaliman, dokter kulit bersertifikat, dikutip Huffpost, menambahkan bahwa jika kamu berencana melakukan kegiatan outdoor sepanjang hari, menggunakan kembali sunscreen SPF lebih tinggi sangat dianjurkan. Namun, apabila kamu hanya ingin beraktivitas di dalam ruangan, mengoleskan ulang sunscreen dengan SPF lebih rendah, minimal 30, sudah cukup.

2. Kapan waktu terbaik untuk re-apply sunscreen?

ilustrasi terpapar sinar matahari (pexels.com/cottonbro studio)
ilustrasi terpapar sinar matahari (pexels.com/cottonbro studio)

Walaupun re-apply sunscreen umumnya dilakukan setiap 2 jam. Namun, ada beberapa kondisi di mana kamu perlu mengoleskan kembali lebih sering, seperti ketika mengemudi, berkeringat, duduk di dekat jendela, dan berenang.

Sunscreen yang dilengkapi kemampuan tahan air memang bagus. Akan tetapi, produk ini mungkin hanya bertahan sedikit lebih lama. Setelah 1 atau 2 jam kemudian, kinerja sunscreen akan berkurang dan kamu tetap perlu mengoleskannya sebelum kembali beraktivitas,” kata Heather Woolery-Lloyd, MD, dokter kulit bersertifikat dan direktur perawatan kulit Etnis di Departemen Dermatologi University of Miami, dilansir Prevention.

3. Apakah sunscreen dengan SPF lebih tinggi dapat melindungi kulit lebih lama?

ilustrasi sunscreen spray (pexels.com/Deniz Gezer)
ilustrasi sunscreen spray (pexels.com/Deniz Gezer)

Sebagian dari kita mungkin bertanya-tanya, apakah sunscreen dengan kandungan SPF lebih tinggi bisa melindungi kulit lebih lama? Dr. Valdes menjelaskan, fungsi dari SPF itu sendiri ialah menjaga kulit dari sinar UVB yang dikenal sebagai penyebab utama sunburn. Kendati demikian, hadirnya SPF tinggi bukan berarti bebas berlama-lama di bawah terik matahari.

“Di satu sisi, sunscreen ber-SPF tinggi dapat memberikan perlindungan maksimal,” kata Dr. Valdes. “Namun, di sisi lain, bukan berarti produk ini mampu bertahan di kulit seharian. Kamu tetap harus mengaplikasikan ulang sunscreen sesuai waktu yang dibutuhkan,” tambahnya.  

4. Cara mengaplikasikan ulang sunscreen di atas makeup

ilustrasi wanita menggunakan sunscreen spray (pexels.com/Karolina Grabowska)
ilustrasi wanita menggunakan sunscreen spray (pexels.com/Karolina Grabowska)

Kabar baiknya, meski sudah memakai riasan, kamu tetap bisa re-apply sunscreen tanpa harus menghapus makeup setiap 2 jam. Dikutip Huffpost, dokter kulit bersertifikat, Morgana Colombo, mengatakan bahwa bedak dengan kandungan SPF sebenarnya kurang efektif melindungi kulit dari sinar matahari karena sifatnya yang mudah bergeser dan luntur saat terkena keringat atau air.

Maka dari itu, ia merekomendasikan untuk menggunakan sunscreen spray supaya lebih praktis, cepat meresap, dan tidak merusak makeup. Kamu juga bisa memilih tinted sunscreen yang sekaligus berfungsi sebagai complexion. Dengan begitu, kamu dapat touch up dengan mudah, riasan tetap rapi, dan kulit tetap terlindungi.

“Cara favorit saya adalah menggunakan sunscreen mist karena lebih praktis dan bisa digunakan sebagai setting spray. Saya juga suka mengaplikasikan ulang sunscreen dengan beauty blender. Biasanya, saya memilih tinted sunscreen yang sesuai dengan warna complexion,” ujar Dr. Lindsey Zubritsky, dokter kulit bersertifikat dikutip Huffpost.

5. Hal yang perlu dilakukan usai reapply sunscreen

ilustrasi perempuan memakai topi di pantai (pexels.com/Julia Volk)
ilustrasi perempuan memakai topi di pantai (pexels.com/Julia Volk)

Meskipun sudah melakukan re-apply sunscreen. Namun, disarankan untuk tidak hanya mengandalkan sunscreen sebagai pelindung utama kulit. Menurut Dr. Valdes ada beberapa tips yang mudah diterapkan supaya kulit tetap sehat di tengah cuaca panas, antara lain:

  1. Gunakan pakaian pelindung: Busana tertutup, seperti baju berlengan panjang, celana atau rok panjang, dan kaus kaki membantu meminimalisir sengatan sinar matahari langsung menembus ke dalam kulit.

  2. Pakai topi dan kacamata hitam: Kepala dan wajah adalah bagian tubuh yang sangat rentan terpapar sinar UV. Maka dari itu, gunakanlah topi dan kacamata hitam untuk menjaga wajah, leher, dan mata kamu dari efek buruk sinar matahari.

  3. Sering berteduh: Jika ada kesempatan, manfaatkan pohon rindang atau atap sebagai tempat berteduh. Kamu juga bisa membawa payung sebagai pilihan praktis. Tindakan sederhana ini bisa mendukung kulit agar terlindung dari paparan sinar matahari langsung.  

Memakai sunscreen setiap hari memang penting, tapi mengoleskannya kembali secara rutin juga wajib dilakukan. Hal ini karena sunscreen bukanlah tameng sekali pakai, terlebih jika kamu beraktivitas di luar ruangan dalam waktu yang lama. Perlindungan sunscreen bisa memudar seiring waktu. Oleh karenanya, jangan lupa re-apply sunscreen supaya kulit kamu terlindungi secara optimal dari sinar UV, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pinka Wima Wima
EditorPinka Wima Wima
Follow Us