Welcome drink JUVIA Wellness & Spa (IDN Times/Febriyanti Revitasari)
Setelah mencicipi aneka menu fine dining di MARKT By The Pool, kaki ini langsung menuju ke JUVIA yang ada di seberangnya. Pemandangan kolam renang atau infinity pool yang ada di sekitarnya, memang bikin salah fokus. Apalagi, ada iming-iming pemandangan sunset yang indah kala senja tiba di sana. Siapa yang tidak penasaran?
Tapi, itu nanti dulu. Di area lobby JUVIA, resepsionis sudah siap sedia menyapa dengan ramah. Aku dan pengunjung lain diminta duduk di sofa.
Dekorasi di sekeliling diwarnai nuansa kayu. Ada sudut Apothecary di mana pengunjung bisa membeli kebutuhan skincare dan bodycare dari brand JUARA serta essential oil untuk kebutuhan relaksasi dan wellness.
Tak lama, resepsionis datang dan membawa selembar kertas untuk diisi. Bukan cuma data diri, kami diminta mengisi apakah ada bagian tubuh yang punya keluhan khusus, apakah punya alergi, riwayat penyakit tertentu, bagian mana yang mau difokuskan selama massage, dan mau memakai aromaterapi apa selama dipijat.
Aku memilih yang aroma untuk meredakan stres. Seingatku, ada lavender dan bergamot dalam deretan kandungannya.
Rasanya seperti pemeriksaan di rekam medis rumah sakit, tapi ini lebih fun. Mengingat durasi massage hanya sejam, tentu kita harus prioritaskan mana yang ingin lebih lama dipijat agar lekas pulih.
Oh iya, massage yang kujalani bernama Mimpi Massage. Untuk durasi sejam, biayanya mencapai Rp470 ribu. Bila ingin lebih lama, ada opsi 90 menit dengan biaya Rp580 ribu.
Mimpi Massage adalah pijat menggunakan minyak yang sangat menenangkan. Gerakan yang digunakan cenderung panjang dan tegas ala Swedia.
Metode sensorik diterapkan pada jalur saraf untuk menenangkan otak dan membantu mengurangi kecemasan serta stres. Selain itu, ada pilihan Traditional Javanese Massage, Sport Massage, Traditional Reflexology, hingga Couple Massage kalau kamu punya kebutuhan berbeda. Dengan jam buka pukul 10.00–22.00 WIB, JUVIA adalah destinasi melepas penat usai jam kantor yang pas.
Tak ketinggalan, welcome drink bernuansa rempah-rempah ala jamu tersaji. Welcome drink disajikan dalam gelas kecil bertulisan SUJI. Warnanya kecokelatan, mirip kunyit asem, hanya saja tidak se-medok itu rasanya. Di tengah udara pukul satu siang, seteguk itu rasanya segar sekali.