Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Alasan Pengusaha Digital Printing Lirik Bisnis Digital Signage dan Videotron
dok.pribadi/FortuDigital
  • PT Fortu Digital Teknologi mengajak pengusaha digital printing masuk ke bisnis digital signage dan videotron melalui kemitraan di ALLPRINT Expo 2026.

  • Pelanggan percetakan seperti toko, restoran, kantor, dan penyelenggara acara menjadi pasar potensial, sehingga pengusaha dapat menawarkan layanan baru kepada klien yang sudah ada.

  • Layar digital mendukung konten dinamis yang bisa diperbarui jarak jauh; Fortu Digital menyediakan produk serta dukungan teknis bagi mitra.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Artikel ini didedikasikan untuk mendukung pertumbuhan bisnis kecil dan menengah di Indonesia

Layar digital kini semakin sering terlihat di berbagai tempat seperti hotel, restoran, dan rumah sakit. Media promosi digital mulai menggantikan spanduk dan banner cetak yang selama ini digunakan. PT Fortu Digital Teknologi mengajak pengusaha digital printing untuk memasuki bisnis digital signage dan videotron melalui kemitraan di ALLPRINT Expo 2026.

1. Kliennya Sama dengan Klien Percetakan

Toko, restoran, kantor, dan penyelenggara acara yang biasa memesan spanduk juga merupakan calon pengguna layar digital. Dengan demikian, pengusaha percetakan tidak perlu mencari pasar baru dari nol. Mereka cukup menawarkan medium yang berbeda kepada pelanggan yang sudah ada. Hal ini memudahkan pengusaha digital printing untuk memperluas layanan tanpa harus membangun basis pelanggan baru.

2. Lebih Dinamis dan Modern

Satu layar digital signage dapat menampilkan video, foto, dan teks promosi secara bergantian, membuat promosi terlihat lebih hidup dibanding media statis. Videotron cocok untuk tampilan berukuran besar, sementara interactive flat panel (IFP) memiliki layar sentuh yang berguna untuk presentasi dan ruang rapat. Di booth Fortu Digital, interactive flat panel bahkan digunakan untuk permainan berhadiah, menunjukkan fleksibilitas produk ini dalam berbagai situasi.

3. Konten Bisa Diganti Tanpa Cetak Ulang

Dengan layar digital, konten promosi dapat diperbarui secara mudah melalui sistem manajemen konten (CMS) dari jarak jauh. Ini menghemat biaya cetak ulang bagi klien dan membuka peluang bagi pengusaha untuk menawarkan jasa pengelolaan konten.Jovian Alvin, CEO Fortu Digital, mengatakan, "Banyak pemilik usaha ingin promosinya terlihat modern, tapi tidak tahu harus mulai dari mana. Pengusaha digital printing ada di posisi yang pas untuk menjembatani itu."

4. Bisa Dimulai Lewat Kemitraan

Pengusaha percetakan tidak harus menguasai teknologi layar dari awal. Melalui kemitraan dengan Fortu Digital, mitra dapat fokus menawarkan produk ke klien, sementara Fortu Digital menyiapkan produk dan dukungan teknis. Menurut Jovian Alvin, "Kami mengajak teman-teman pengusaha digital printing untuk tumbuh bareng. Bisnis cetaknya tetap jalan, ditambah satu lini baru yang lebih modern."

Fortu Digital telah melayani berbagai klien besar seperti The Westin, Hotel Tentrem, Grand Mercure, RS Mitra Keluarga, PT PLN, Honda Motors, dan PT Denso Indonesia. Perusahaan ini memiliki kantor di Jakarta, Medan, dan Bali.Pengunjung yang ingin melihat produk digital signage, interactive flat panel, dan videotron dapat mengunjungi booth Fortu Digital di ALLPRINT Expo 2026, Hall B3 nomor B3L008, JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 7–10 Oktober 2026. Bisnis digital signage dan videotron menawarkan peluang baru bagi pengusaha digital printing untuk mengembangkan layanan mereka dengan teknologi yang lebih modern dan dinamis.

Curated For You

Editorial Team

Related Article