Pria kerap tumbuh dengan anggapan bahwa ketangguhan berarti sanggup menghadapi berbagai persoalan tanpa banyak mengeluh. Tanggung jawab pekerjaan, keluarga, hubungan, sampai persoalan pribadi akhirnya dipikul bersamaan seolah semuanya harus mampu diselesaikan sendiri. Padahal, terus memaksakan diri tanpa mengenali batas kemampuan justru dapat menguras tenaga dan membuat hidup terasa seperti rangkaian kewajiban tanpa ruang untuk beristirahat.
Memiliki batas diri bukan berarti menjadi pria yang lemah, egois, atau mudah menyerah ketika menghadapi keadaan sulit. Batas yang sehat justru membantu seseorang memahami tanggung jawab mana yang memang perlu dihadapi dan mana yang sebenarnya sudah berada di luar kendalinya. Daripada terus merasa harus menjadi sosok yang sanggup menanggung semuanya, yuk pahami alasan pria perlu mulai memiliki batas diri.
