- Solo Run: Istilah ini dipakai ketika seorang pemain menggiring bola dari jarak jauh sendirian melewati hadangan lawan, sangat mirip dengan aksi ikonik Messi.
- Carry Tim: Ungkapan yang digunakan saat seorang pemain tampil sebagai penentu kemenangan dan seolah menggendong seluruh rekan setimnya sendirian di pundak mereka.
- Mode Dewa: Istilah populer dari dunia game dan sepak bola untuk menggambarkan pemain yang sedang tampil di level tertinggi, mendominasi pertandingan, dan sangat sulit dihentikan.
- Prime Moment: Sebutan yang dipakai untuk merujuk pada masa-masa terbaik atau puncak performa seorang pemain di sepanjang kariernya.
Ankara Messi Artinya Apa? Ternyata Ini Penjelasannya

“Ankara Messi” bukan merujuk pada kota Ankara, melainkan salah dengar dari seruan Catalan “Encara Messi!”, yang berarti Messi masih membawa bola.
Frasa itu muncul saat Lionel Messi mencetak gol solo spektakuler untuk Barcelona melawan Getafe di Copa del Rey pada 18 April 2007.
Seruan ikonik tersebut disampaikan komentator Joaquim Maria Puyal, pionir penyiaran olahraga Catalan yang telah memandu lebih dari 2.000 pertandingan Barcelona.
Bagi pencinta sepak bola, khususnya para penggemar setia Lionel Messi, frasa "Ankara Messi" tentu sudah tidak asing lagi. Istilah legendaris ini begitu melekat dan identik dengan aksi sang megabintang di atas lapangan hijau.
Namun, pernahkah kamu penasaran dari mana asal-usul frasa tersebut dan apa arti sebenarnya? Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!
Table of Content
1. Apa arti "Ankara Messi" sebenarnya?

Selebrasi Lionel Messi usai mencetak gol ke gawang Benin dalam pertandingan persahabatan melawan Benin yang juga menjadi laga perpisahannya dengan timnas Argentina (AFP/LUIS ROBAYO) Banyak orang mengira meme "Ankara Messi" berkaitan dengan kota Ankara di Turki, padahal anggapan tersebut keliru. Faktanya, istilah ini tercipta karena banyak orang salah dengar dari kata "Encara".
Sejatinya, frasa "Ankara Messi" lahir karena banyak orang salah dengar teriakan komentator saat pertandingan itu, "Encara Messi! Encara Messi!", yang memiliki arti kurang lebih "Masih Messi! Masih Messi!". Komentar ini dilontarkan ketika Messi melakukan aksi solo run yang luar biasa di lapangan hijau.
Momen ikonik ini terjadi pada 18 April 2007, ketika Lionel Messi mencetak gol spektakuler yang sukses memukau dunia saat bertanding membela Barcelona melawan Getafe di ajang Copa del Rey.
2. Siapa sosok di balik komentar legendaris ini?

potret Jersei Argentina Lionel Messi (unsplash.com/@dwlly) Komentator di balik suara ikonik tersebut adalah Joaquim Maria Puyal, seorang jurnalis senior asal Spanyol dengan pengalaman di dunia penyiaran sejak 1967 dan memandu lebih dari 2.000 pertandingan FC Barcelona. Kiprahnya menemani era "Dream Team" Johan Cruyff hingga kemunculan remaja bernama Lionel Messi di bawah asuhan Frank Rijkaard.
Berkat dedikasi dan kontribusinya yang luar biasa di dunia media, Puyal telah meraih berbagai penghargaan bergengsi, termasuk gelar doktor di bidang linguistik dari Universitat de Barcelona. Dengan rekam jejak mentereng seperti itu, tak heran jika ia mampu melahirkan salah satu narasi paling ikonik sepanjang sejarah sepak bola.
3. Istilah gaul lainnya yang mirip Ankara Messi

Lionel Messi menjalani pertandingan perpisahan dalam laga persahabatan Argentina menghadapi Benin di Stadion Mas Monumental, Buenos Aires, (dok.AFP/JUAN MABROMATA) Selain istilah Ankara Messi , ada juga beberapa istilah gaul lain yang maknanya mirip atau sering dipakai dalam konteks serupa, di antaranya:
Itulah penjelasan di balik frasa ikonik "Ankara Messi" yang menarik untuk diketahui. Semoga penjelasannya bermanfaat!


