Pernah merasa bekerja hanya sekadar menyelesaikan tugas, menunggu jam pulang, lalu tidak punya energi untuk melakukan lebih banyak? Kondisi seperti ini sering dikaitkan dengan istilah quiet quitting, yaitu ketika seseorang tetap menjalankan pekerjaannya tetapi mulai membatasi keterlibatan di luar tanggung jawab utama. Istilah ini bukan berarti benar-benar mengundurkan diri, melainkan lebih menggambarkan perubahan sikap terhadap pekerjaan.
Pada satu sisi, menjaga batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi merupakan hal yang sehat. Namun, jika rasa malas, kehilangan motivasi, dan keinginan untuk melakukan pekerjaan seminimal mungkin berlangsung terus-menerus, kondisi tersebut layak dievaluasi. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan pria ketika mulai merasa tidak bersemangat di tempat kerja.
