3 Buku dalam Trilogi Cursebreakers Karya Brigid Kemmerer, Menegangkan!

Serial Cursebreakers karya Brigid Kemmerer menghadirkan kisah fantasi yang memikat dengan latar dunia paralel yang penuh sihir, konflik, dan romansa. Buku-buku dalam seri ini berhasil menarik perhatian pembaca muda dewasa dengan gaya penulisan yang emosional dan karakter yang kompleks.
Cerita dimulai ketika Harper, seorang gadis dari Washington D.C., tiba-tiba terseret ke kerajaan Emberfall yang terkutuk. Di sana, ia bertemu Pangeran Rhen yang terjebak dalam kutukan mengerikan. Bersama-sama, mereka menghadapi ancaman dari monster, penyihir, dan kerajaan tetangga yang haus kekuasaan. Serial ini berkembang menjadi kisah tentang pengorbanan, kepercayaan, dan perjuangan mempertahankan harapan di tengah kegelapan.
Bagi kamu yang sedang mencari bahan bacaan seru, yuk intip ketiga buku dalam trilogi Cursebreakers karya Brigid Kemmerer berikut ini. Let's scroll down!
1. A Curse So Dark and Lonely

Seorang gadis bernama Harper yang tinggal di Washington D.C. tiba-tiba diculik dan dibawa ke dunia sihir bernama Emberfall. Di sana ia bertemu Pangeran Rhen yang terjebak dalam kutukan mematikan yang membuatnya berubah menjadi monster setiap musim gugur. Kutukan itu hanya bisa dipatahkan jika seseorang jatuh cinta padanya dengan tulus sebelum musim berakhir.
Harper yang awalnya merasa asing dan terancam perlahan mulai memahami penderitaan Rhen dan rakyatnya. Bersama Grey, pengawal setia kerajaan, mereka menghadapi ancaman dari penyihir kuat bernama Lilith dan tekanan dari kerajaan tetangga. Di tengah konflik dan bahaya, Harper menunjukkan keberanian dan tekad yang mengubah nasib Emberfall secara tak terduga.
2. A Heart So Fierce and Broken

Grey melarikan diri dari Emberfall setelah mengungkap bahwa dirinya memiliki darah kerajaan. Ia bersembunyi di kerajaan Syhl Shallow dan mencoba menjalani hidup baru tanpa kekuasaan. Namun, ketika ancaman perang semakin nyata dan Rhen mulai bertindak kejam terhadap rakyatnya, Grey dipaksa untuk mempertimbangkan kembali perannya dalam menyelamatkan dua kerajaan yang hampir hancur karena ambisi dan ketakutan.
Di Syhl Shallow, Grey bertemu dengan Lia Mara, putri sulung dari ratu yang dikenal kejam. Berbeda dari ibunya, Lia Mara percaya pada kekuatan belas kasih dan diplomasi. Saat hubungan mereka tumbuh di tengah ketegangan politik dan ancaman perang, Grey harus memilih antara tetap bersembunyi atau menerima takdirnya sebagai pewaris sah tahta Emberfall demi perdamaian yang rapuh.
3. A Vow So Bold and Deadly

Rhen bersiap menghadapi perang melawan Grey yang kini didukung oleh Syhl Shallow. Namun, tekanan dari kutukan masa lalu dan rasa bersalah membuatnya semakin sulit memimpin. Harper berusaha menjembatani konflik yang memanas sambil menjaga kepercayaan rakyat. Ketegangan meningkat ketika keputusan-keputusan sulit harus diambil demi mempertahankan Emberfall dari kehancuran yang semakin dekat.
Di sisi lain, Grey dan Lia Mara berjuang membangun aliansi yang rapuh di tengah ancaman perang. Lia Mara menghadapi tantangan sebagai pemimpin baru yang ingin membawa perubahan damai. Sementara itu, Grey harus berdamai dengan identitasnya dan menentukan apakah ia siap merebut tahta. Ketika pertempuran tak terhindarkan, semua pihak harus memilih antara kekuasaan atau perdamaian yang sejati.
Setiap buku dalam serial ini memperluas dunia Emberfall dan memperdalam konflik antar karakter. Brigid Kemmerer menyajikan kisah yang tidak hanya menegangkan, tetapi juga menyentuh hati, menjadikan Cursebreakers sebagai salah satu seri fantasi yang layak untuk dinikmati.