Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Cara Tingkatkan Kualitas Tidur untuk Pria Sibuk Selama Puasa

Tidur
ilustrasi pria tidur (unsplash.com/Henry Dixon)
Intinya sih...
  • Menerapkan rutinitas tidur yang konsisten, termasuk di akhir pekan, membantu tubuh terbiasa dengan pola tidur yang teratur.
  • Menghindari stimulasi sebelum tidur seperti bekerja, bermain gadget, atau menonton televisi untuk mempersiapkan otak dalam mewujudkan tidur nyenyak.
  • Ciptakan lingkungan tidur yang nyaman dengan kamar gelap, tenang, dan sejuk serta menggunakan kasur dan bantal yang sesuai.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Untuk pria sibuk yang sering terjebak dalam rutinitas padat, tidur berkualitas kerapkali menjadi hal yang kurang diperhatikan, terutama saat sedang menjalankan ibadah puasa. Padahal, tidur yang cukup dan nyenyak sangatlah penting demi menjaga kesehatan fisik dan mental, serta meningkatkan produktivitas.

Kualitas tidur yang kurang baik bisa berdampak buruk pada kesehatan, seperti merasa kelelahan, penurunan konsentrasi, dan bahkan masalah kesehatan jangka panjang. Maka dari itu, penting untuk mengetahui cara-cara yang tepat untuk meningkatkan kualitas tidur di tengah jadwal yang sibuk saat berpuasa. Berikut ini beberapa cara yang bisa membantu pria sibuk tidur lebih nyenyak. 

Table of Content

1. Menerapkan rutinitas tidur yang konsisten

1. Menerapkan rutinitas tidur yang konsisten

Jam
ilustrasi jam (unsplash.com/Dominik Scythe)

Bagi pria sibuk, menjaga rutinitas tidur yang konsisten sangatlah penting. Kamu bisa mencoba untuk tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari, termasuk di akhir pekan. Dengan cara tersebut, tubuh akan terbiasa dengan pola tidur yang teratur, jadi mempermudah proses tidur dan bangun.

Selain itu, mengatur waktu tidur yang cukup akan membantu tubuh memperbaiki dan mengembalikan energi dengan optimal selama berpuasa. Kebiasaan ini bisa berguna untuk meningkatkan kualitas tidur dan membuat tubuh tetap sehat.

2. Menghindari stimulasi sebelum tidur

Ponsel
ilustrasi ponsel (unsplash.com/Jonas Leupe)

Sebelum tidur, sebaiknya tidak melakukan kegiatan yang dapat merangsang otak, seperti bekerja, bermain gadget, atau menonton televisi. Paparan cahaya biru dari layar bisa menyebabkan gangguan pada produksi hormon melatonin yang penting untuk tidur.

Kamu bisa mencoba untuk merilekskan pikiran dengan membaca buku atau meditasi beberapa jam sebelum tidur. Meredakan stres menjelang tidur bisa membantu otak untuk lebih siap dalam mewujudkan tidur nyenyak. Menjaga suasana hati yang tenang menjelang tidur juga bisa bermanfaat untuk memperbaiki kualitas tidur.

3. Ciptakan lingkungan tidur yang nyaman

ilustrasi kamar tidur (unsplash.com/Lotus Design N Print)
ilustrasi kamar tidur (unsplash.com/Lotus Design N Print)

Lingkungan tidur yang nyaman dapat memberikan pengaruh pada kualitas tidur. Kamu perlu memastikan bahwa kamar tidur dalam kondisi yang gelap, tenang, dan sejuk untuk menciptakan suasana yang ideal.

Di samping itu, memakai kasur dan bantal yang sesuai dengan kenyamanan tubuh bisa membantu tubuh beristirahat dengan maksimal. Menata kamar tidur dengan cara yang mendukung kenyamanan tidur merupakan langkah yang penting untuk meningkatkan kualitas tidur.

4. Berolahraga secara teratur

ilustrasi orang yang sedang yoga (unsplash.com/Anupam Mahapatra)
ilustrasi orang yang sedang yoga (unsplash.com/Anupam Mahapatra)

Olahraga bisa membantu pria sibuk tidur lebih nyenyak dan berkualitas. Tetapi, kamu harus memastikan untuk tak melakukan olahraga terlalu dekat dengan waktu tidur karena dapat mengakibatkan tubuh menjadi terlalu terstimulasi.

Selain itu, walaupun sedang berpuasa, kamu sebaiknya tetap melakukan aktivitas fisik yang ringan di siang hari, karena hal ini bisa membantu tubuh untuk merasa lebih lelah dan siap beristirahat pada malam hari. Rutin berolahraga juga bisa berguna untuk meredakan kecemasan dan stres, yang sering menjadi penghalang tidur yang berkualitas. Olahraga ringan seperti berjalan kaki atau yoga dapat menjadi opsi yang tepat.

5. Perhatikan asupan makanan dan minuman

ilustrasi pisang (unsplash.com/Mockup Graphics)
ilustrasi pisang (unsplash.com/Mockup Graphics)

Mengatur asupan makanan dan minuman selama sahur dan berbuka juga tak kalah penting untuk kualitas tidur yang baik. Kamu sebaiknya tidak mengonsumsi kafein, alkohol, dan makanan berat beberapa jam sebelum tidur karena dapat mengganggu proses tidur.

Sebaliknya, kamu dapat mengonsumsi makanan ringan yang kaya akan magnesium atau triptofan, seperti pisang atau kacang almond, yang bisa membantu tubuh menjadi rileks. Dehidrasi juga bisa mengganggu tidur, sehingga kamu harus memastikan tubuh tetap terhidrasi dengan cukup air. Kamu perlu memperhatikan jumlah cairan yang dikonsumsi supaya tak terlalu sering terbangun di malam hari.

Kamu perlu memperhatikan hal-hal di atas agar kamu tetap mendapatkan tidur yang berkualitas meskipun jadwal kamu sibuk selama berpuasa. Jangan sampai kamu mengabaikan betapa pentingnya memperoleh tidur yang nyenyak, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyu Kurniawan
EditorWahyu Kurniawan
Follow Us

Latest in Men

See More

7 Potret Puteri Indonesia Sulawesi Barat 2026 Ade Amanda Susiyanti, Menawan!

17 Feb 2026, 09:29 WIBMen