Ilustrasi Doa (freepik.com/jcomp)
1. Doa untuk Kebaikan Pemimpin
Doa ini berisi permohonan agar Allah memperbaiki urusan para pemimpin, membimbing mereka dalam menegakkan Islam, serta menjauhkan mereka dari orang-orang di sekitarnya yang berniat buruk atau merusak. Berikut bacaan doa yang dapat kamu lafalkan.
(Allāhumma aṣhliḥ wulāta umūrinā, Allāhumma waffiqhum limā fīhi ṣhalāḥuhum wa ṣhalāḥu al-islāmi wal-muslimīn...)
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah pemimpin kami orang yang baik. Bimbinglah mereka kepada kebaikan bagi diri mereka, Islam, dan kaum muslimin. Jauhkanlah mereka dari pendamping yang buruk dan dekatkanlah orang-orang yang jujur."
2. Doa memohon kemudahan menjalankan amanah
Menjadi pemimpin itu berat. Doa ini dipanjatkan agar mereka diberi kemudahan dalam menepati janji dan mengantarkan rakyat menuju masa depan yang gemilang dan diridai Allah. Berikut bacaan doanya.
Allāhummaj-‘al bilādanā baldatan ṭhayyibatan tarḍhāhā waj-‘al sya‘banā sya‘ban ṣhāliḥan ṭhāi‘an...)
Artinya: "Ya Allah, jadikan negeri kami negeri yang baik dan Engkau ridai. Bimbinglah para pemimpin kami ke jalan-Mu yang lurus dan mudahkan mereka menunaikan amanah untuk masa depan rakyat yang gemilang."
3. Doa agar pemimpin dan rakyat saling mencintai
Hubungan harmonis antara pemimpin dan rakyatnya adalah kunci kemajuan suatu daerah. Doa ini memohon agar pemimpin memiliki sifat adil, penuh kasih sayang, serta tercipta rasa saling mencintai antara rakyat dan pemimpinnya. Kamu bisa memanjatkan doa berikut setelah selesai sholat.
(Allāhumma aṣhliḥ wulātal-muslimīna lil-‘adli fī ri‘āyatihim wal-iḥsāni ilayhim...)
Artinya: "Ya Allah, perbaikilah para pemimpin kaum muslimin agar adil, berbuat baik, dan peduli kepada kemaslahatan rakyat. Jadikanlah mereka dicintai rakyatnya, dan begitu pula sebaliknya."
Peringatan keras sekaligus doa langsung dari Rasulullah SAW bagi siapa saja yang memegang kekuasaan—baik besar maupun kecil. Berikut bacaan doa lengkapnya.
(Allāhumma man waliya min amri ummatī syay’an fasyaqa ‘alayhim, fasyquq ‘alayhi...)
Artinya: "Ya Allah, siapa saja yang mengurusi urusan umatku lalu ia menyusahkan mereka, maka susahkanlah ia. Dan siapa yang bersikap lemah lembut kepada mereka, maka berlakulah lemah lembut pula kepadanya." (HR. Muslim)
5. Doa dihindarkan dari pemimpin yang buruk
Doa yang sempat dipopulerkan oleh Gus Mus ini sangat relevan dibaca agar kita tidak dipimpin oleh figur yang tidak punya rasa takut kepada Allah SWT dan tidak memiliki belas kasih kepada rakyat.
(Allāhumma lā tusalliṭh ‘alaynā bi-dhunūbinā man lā yakhāfuka wa lā yarḥamunā)
Artinya: "Ya Allah, janganlah Engkau kuasakan atas kami—karena dosa-dosa kami—seseorang yang tidak takut kepada-Mu dan tidak pula berbelas kasih kepada kami."
6. Doa terhindar dari pemimpin yang bodoh
Diriwayatkan dalam kitab Adabul Mufrad oleh Imam al-Bukhari, doa ini memohon perlindungan dari tipe pemimpin yang memiliki sifat yang kekanak-kanakan atau tidak kompeten.
(Allāhumma innī a‘ūdhu bika min imāratish-ṣhibyāni was-sufahā’)
Artinya: "Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari pemimpin yang kekanak-kanakan dan dari pemimpin yang bodoh."
7. Doa memohon kekuasaan yang menolong (QS. Al-Isra: 80)
Ayat Al-Qur'an ini bisa diamalkan agar setiap kebijakan yang diambil oleh pemimpin selalu berlandaskan kebenaran dan mendatangkan pertolongan dari Allah SWT. Berikut bacaan lengkapnya.
Wa qur-rabbi adkhilnî mudkhala shidqiw-wa akhrijnî mukhraja shidqiw-waj‘al lî mil-ladungka sulthânan-nashîrâ
Artinya: "Ya Tuhanku, masukkan aku dengan cara yang benar, keluarkan (pula) aku dengan cara yang benar, dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan yang menolong."