Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Gegara Ambisius, Chintya Gabriella Diseret ke Pengadilan Musik

Gegara Ambisius, Chintya Gabriella Diseret ke Pengadilan Musik
Solois asal Medan Chintya Gabriella namanya tengah melambung gara-gara single “Ambisius.” (Dok. Pengadilan Musik)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Nama solois asal Medan Chintya Gabriella tengah melambung gara-gara single Ambisius. Dia mengaku, lagunya itu terinspirasi dari kehidupan pribadinya yang terkadang penuh ambisi dalam meraih suatu target.

Di samping itu, menurutnya tembang tersebut juga cocok untuk penikmat musik tanah air yang relate dengan lirik, terutama bagi mereka yang sibuk dengan pekerjaan namun lupa akan hal penting lainnya.

“Lirik lagu Ambisius tadinya untuk nyindir diri sendiri. Karena sebagai penyanyi biasanya kan hidupnya mikirin karya terus, kadang suka lupa punya waktu sama keluarga, teman, atau diri sendiri. Tapi aku kemas lagu ini lebih fun dan beda karakter dengan lagu aku lainnya. Bersyukur responnya luar biasa bagus apalagi yang relate dengan lagu ini,” katanya dalam sidang di DCDC Pengadilan Musik edisi ke-61.

1. Single Ambisius jadi lagu yang beda dibandingkan sebelumnya

Solois asal Medan Chintya Gabriella namanya tengah melambung gara-gara single “Ambisius.” (Dok. Pengadilan Musik)
Solois asal Medan Chintya Gabriella namanya tengah melambung gara-gara single “Ambisius.” (Dok. Pengadilan Musik)

Dalam single terbarunya yang berjudul Ambisius ini, Chintya mengakui bahwa lagu tersebut menjadi pembeda dari karya-karya dia sebelumnya yang cenderung bernuansa sedih, melankolis, galau.

Lagu yang dia tulis ini justru membawa pesan semangat dan motivasi, langkah menulis lagu demikian Chyntia tempuh atas keinginannya berbagi pengalaman yang lebih jujur melalui musik original.

Dara kelahiran 19 Maret 1999 ini mulai dikenal khalayak penggemar musik saat rajin meng-cover sejumlah lagu yang diunggah di media sosial. Kurang lebih lima tahun berkiprah di belantika musik, Chintya Gabriella menjadi salah satu nama yang populer di tengah muda-mudi.

Karir profesionalnya di dunia musik diawali sebagai peserta ajang pencarian idola yang menghiasi layar televisi. Kemudian, pertemuannya dengan musisi senior berbuah debut single bertajuk Percaya Aku (2019) yang sempat menduduki tangga lagu dan membawanya sebagai nominee AMI Award di kategori Pendatang Baru Wanita Terbaik pada tahun 2020.

“Aku suka musik dari umur 9 tahun tapi kalau mulai cover lagu dari 17 tahun, pertamanya itu lagu Just a Friend to You dari Meghan Trainor. Project terdekat aku pengin bikin album yang isinya materi baru semua dan akan penuh dengan lagu motivasi. Karena aku pengin karya aku bisa jadi teman bicara,” ujar Chintya.

2. Ingin kolaborasi dengan Raisa

Solois asal Medan Chintya Gabriella namanya tengah melambung gara-gara single “Ambisius.” (Dok. Pengadilan Musik)
Solois asal Medan Chintya Gabriella namanya tengah melambung gara-gara single “Ambisius.” (Dok. Pengadilan Musik)

Sejauh ini Chintya Gabriella telah merilis, Percaya Aku (2019), Lelah Dilatih Rindu (2019), Aku Sayang Aku (2021), Hanya Dalam Mimpi (2022), Perjalanan Pulang (2022), Tak Apa Tanpamu (2022), Siap Terluka (2023), dan Nikmati Perjalanannya (2024). Sederet single-single tersebut telah mendulang jutaan pendengar di berbagai gerai digital musik.

Chintya Gabriella juga semakin dikenal namanya karena sukses dengan tiga lagu kolaborasi bersama Maliq D’Essentials, The Panas Dalam, dan Summerlane.

Sukses dengan lagu Saat Ingin Denganmu bersama The Panas Dalam sebagai soundtrack film Ancika: Dia Yang Bersamaku yang sudah diputar sebanyak 4 juta lebih streamer di Spotify, rupaya Chintya memiliki keinginan kolaborasi dengan musisi idolanya.

“Dari dulu pengin kolaborasi sama Kak Raisa atau Kak Tulus. Mudah-mudahan bisa segera terwujud,” bebernya.

3. Disidang di Pengadilan Musik

Solois asal Medan Chintya Gabriella namanya tengah melambung gara-gara single “Ambisius.” (Dok. Pengadilan Musik)
Solois asal Medan Chintya Gabriella namanya tengah melambung gara-gara single “Ambisius.” (Dok. Pengadilan Musik)

Dengan alasan tersebut, Chintya Gabriella yang dikenal sebagai penyanyi yang punya suara berkarakter khas itu diseret ke DCDC Pengadilan Musik edisi ke-61.

Dia disidang di Pengadilan Musik oleh kedua Jaksa Penuntut, yaitu Pidi Baiq dan Budi Dalton. Untuk menjawab belasan butir pertanyaan, Chintya sebagai Terdakwa didampingi dua pengacara, yakni Yoga PHB dan Rully Cikapundung.

Sementara itu, seluruh keputusan di ruang sidang dipimpin Yang Mulia Hakim Ketua Man Jasad. Sedangkan, jalannya proses persidangan tetap menjadi kendali Eddi Brokoli selaku Panitera.

Sidang Chintya Gabriella juga disaksikan langsung Warga DCDC yang turut hadir secara langsung di The Park Jabar VOC Inlander Koffiehuis, Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Ada juga yang menyaksikan secara virtual melalui saluran YouTube dan live streaming.

Pemilihan Chintya Gabriella sebagai terdakwa tak lepas lantaran menyandang predikat solois perempuan yang lagunya viral, alias hilir mudik menghiasi dunia maya.

Di usianya yang 25 tahun, lagunya yang berjudul Ambisius dianggap memiliki warna baru dan fresh diantara lagu-lagu yang sudah dirilis sebelumnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles