Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Review HOKA Clifton PRO: Jujur, Bikin Pengin Lari Lagi!

Review HOKA Clifton PRO: Jujur, Bikin Pengin Lari Lagi!
Sepatu lari HOKA Clifton PRO (Dok. HOKA)
Intinya Sih
  • HOKA Clifton PRO diperkenalkan lewat kampanye “Lari lagi, lari terus” sebagai daily trainer untuk easy run, recovery run, hingga long run.
  • Penulis menilai kombinasi PROGLIDE™+, Aggressive MetaRocker™, dan SCF EVA Foam membuat transisi langkah mulus, bantalan empuk, serta pantulan responsif tanpa cepat melelahkan.
  • Upper yang breathable dan lockdown nyaman dinilai cocok untuk cuaca panas; sepatu tetap responsif saat pace meningkat serta tersedia dalam beberapa pilihan warna.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Buat kamu yang baru mencoba aktivitas lari, atau mungkin yang sudah sering lari, jujur deh, yang paling berat itu bukan soal target berapa jauh kamu bisa lari, tapi pasti pas mau memulainya. Kadang niat sudah ada, tapi badan masih aja mager buat keluar rumah. Benar, kan?

Nah, HOKA tuh lagi ada kampanye "Lari lagi, lari terus", jadi kita diajak buat menikmati proses berlari, bagaimana kita menjaga konsistensi dan semangat buat menggunakan sepatu lari dan memulainya kembali berulang-ulang.

Kampanye ini diwujudkan lewat sepatu HOKA Clifton PRO, daily trainer terbaru dari HOKA. Dan, kebetulan penulis penasaran dan mendapat kesempatan buat nyobain sepatu yang bisa buat berbagai jenis latihan, dari easy run, recovery run, sampai long run.

Setelah dipakai selama kurang lebih semingguan, ini yang penulis rasakan dari HOKA Cliffton PRO. Tapi, ini dari POV penulis, ya. Sangat memungkinkan berbeda dari orang lain yang juga sudah menggunakannya. Yuk ah, cek dulu! 

1. Transisinya bikin terasa lebih enteng

CLIFTONPRO_STREET_0907_RGB.jpg
Sepatu lari HOKA Clifton PRO (Dok. HOKA)

Saat memasukkan kaki ke sepatu HOKA Clifton PRO ini, jujur aja kaki kita berasa di proteksi dengan sangat baik. Terus, pas memulai sepatu ini kayak bikin langkah kita jadi terasa mengalir aja gitu.

Begitu kaki mendarat, rasanya langsung seperti terdorong ke depan tanpa harus mengeluarkan tenaga ekstra. Sensasi rolling-nya cukup terasa, tapi bukan tipe yang memaksa. Justru terasa natural, bikin cadence lebih mudah dijaga.

Dari yang penulis rasakan, teknologi PROGLIDE™+ dan Aggressive MetaRocker™ kayaknya sih memang jadi kombinasi yang paling menonjol di HOKA Clifton PRO. Easy run yang biasanya terasa biasa saja, jadi lebih menyenangkan karena langkah terasa lebih efisien, sih.

2. Cushioning empuk, pantulannya asyik

HOKA_F26_CLIFTONPRO_CASINO_PARKING_8995_RGB.jpg
Sepatu lari HOKA Clifton PRO (Dok. HOKA)

Sebagai pengguna daily trainer, satu hal yang paling penting itu pasti kenyamanan dong, yah. Menurut penulis nih, tingkat kenyamanan HOKA Clifton PRO itu tinggi banget. Bayangin nih ya, saat kaki mendarat, terasa empuk banget, sepertinya teknologi SCF EVA Foam mampu meredam benturan dengan baik, deh! Dan, tahu gak sih, sepatu ini nggak bikin kaki kita terasa tenggelam gitu.

Begitu mulai toe-off, pantulannya bikin langkah berikutnya terasa ringan. Jadi walaupun dipakai lebih dari satu jam, kaki nggak cepat terasa capek. Buat penulis, mungkin ini salah satu alasan kenapa HOKA Clifton PRO enak dipakai bukan cuma buat recovery run, tapi juga long run.

3. Upper-nya adem, lockdown juga bikin percaya diri

CLIFTONPRO_MONEDA_0144_RGB.jpg
Sepatu lari HOKA Clifton PRO (Dok. HOKA)

Lanjut ke hal berikutnya yaitu bagian upper yang berasa banget breathable. Jadi, selama dipakai lari di cuaca Jakarta yang cukup panas, sirkulasi udaranya tetap terasa enak, bikin enggak gampang gerah.

Selain itu, penulis juga suka bagaimana lidah sepatu dan collar-nya ngebungkus kaki. Lockdown terasa pas tanpa bikin bagian punggung kaki atau pergelangan terasa tertekan. Bahkan, setelah beberapa kilometer, kaki tetap terasa nyaman dan minim gesekan banget.

4. Dipakai lari santai enak, buat pace kencang juga nyaman

CLIFTONPRO_AMUNATEGUI_10837_RGB.jpg
Sepatu lari HOKA Clifton PRO (Dok. HOKA)

Awalnya penulis mengira HOKA Clifton PRO bakal buat dipakai easy run aja gitu. Penasaran dengan performanya, penulis coba bawa lari kencang, naikkin pace. Eh, ternyata masih responsif, lho! Dorongan energinya cukup terasa ketika mulai berlari lebih cepat.

Kayaknya, memang sepatunya udah di set buat berbagai jenis lari sih, ya. Bukan soal omongan doang. Dan itu tadi, bantalannya enak saat mau dipakai kayak gimana juga. Enggak menutup kemungkinan buat dipakai daily activity masih super enak sih, ini.

5. Gak bikin boring, bikin pengin lari

Lari lagi lari terus Post.png
Sepatu lari HOKA Clifton PRO (Dok. HOKA)

Mungkin kalian agak bingung kenapa penulis bilang gak bikin boring. Kadang nih ya, ada aja sepatu yang nyaman, tapi terasa membosankan dari berbagai sisi. Ada juga yang kencang, tapi bikin kaki cepat lelah.

Nah, HOKA Clifton PRO ini menurut penulis berada di tengah-tengah. Nyaman dipakai berjam-jam, langkah terasa mulus, responsnya tetap ada, dan desainnya juga terlihat modern. Jadi, gak salah dong kalo bilang sepatu ini gak bikin boring. Ini menurut penulis lho, ya.

Oh ya, sepatu HOKA Clifton PRO ini juga tersedia dalam berbagai colorways: Cosmic Grey/Black, Stellar Grey/Galactic Grey, Antique Olive/River Rock Grey Women's, Cosmic Grey/Neon Yuzu, dan Stardust/Stellar Grey. Jadi, kayaknya sih bisa kamu mix and match dengan berbagai jenis outfit nih kalau mau dipakai daily acvtivity. Seru, kan?

Oke guys, jadi kesimpulannya nih, setelah beberapa kali dipakai lari penulis jadi paham kenapa HOKA mengusung filosofi Performance with Joy. Karena yang paling terasa bukan cuma soal teknologi atau spesifikasi, tapi bagaimana sepatu ini membuat pengalaman berlari jadi lebih menyenangkan.

Kalau kalian sedang mencari daily trainer yang bisa dipakai buat easy run, recovery run, sampai long run tanpa harus punya beberapa pasang sepatu, menurut penulis HOKA Clifton PRO jadi salah satu opsi yang layak masuk wishlist.

Bukan karena sepatu ini sempurna, tapi karena berhasil melakukan satu hal yang menurut penulis paling penting: bikin pengin lari lagi keesokan harinya. Gas, lah!

Share Article
Editorial Team

Related Articles