Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Ide Resolusi Ramadan untuk Mendekatkan Diri kepada Allah

5 Ide Resolusi Ramadan untuk Mendekatkan Diri kepada Allah
ilustrasi resolusi Ramadan (unspalah.com/Aldin Nasrun)
Intinya Sih
  • Artikel menyoroti pentingnya menyusun resolusi Ramadan agar ibadah lebih bermakna, bukan sekadar menahan lapar dan dahaga.
  • Lima resolusi utama yang disarankan meliputi salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, bersedekah, salat sunnah, serta memperdalam ilmu agama.
  • Setiap amalan tersebut diyakini membawa keberkahan, pengampunan dosa, dan kedekatan spiritual dengan Allah SWT selama bulan suci Ramadan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Ada banyak alasan kenapa bulan Ramadan sangat istimewa. Salah satu hal yang banyak dicari adalah limpahan pahala yang besar. Setiap amalan baik akan dilipat gandakan dengan sepuluh kebaikan.

Agar keberkahan bulan ini tidak berlalu begitu saja tanpa bekas, menyusun resolusi menjadi langkah yang tepat. Daripada hanya menahan lapar dan dahaga, ada baiknya memperbanyak ibadah. Berikut ide resolusi Ramadan untuk meraih kedekatan dengan Allah SWT.

Table of Content

1. Konsisten melaksanakan salat tarawih

1. Konsisten melaksanakan salat tarawih

ilustrasi salat tarawih
ilustrasi salat tarawih (unsplash.com/Rumman Amin)

Selain berpuasa, ibadah yang hanya dilakukan saat bulan Ramadan adalah salah tarawih. Salat ini dikerjakan setelah salat isya, dengan 8 atau 20 rakaat yang ditambah dengan salat witir 3 rakaat.

Meski hukumnya sunnah, salat witir punya banyak keutamaan, salah satunya adalah Allah SWT akan mengampuni seluruh dosanya sebagaimana ia dilahirkan ke dunia. Jadi, kamu wajib memasukkan salat tarawih ke dalam resolusi Ramadan. Perintah melaksanakan salat tarawih dijelaskan dalam HR. Ahmad sebagai berikut:

"Ramadan sejatinya adalah bulan dimana Allah mewajibkan puasanya, dan sesungguhnya aku menyunnahkan qiyamnya untuk orang-orang Islam. Maka barang siapa yang berpuasa Ramadan dan qiyam Ramadan karena iman dan mencari pahala, maka ia (pasti) keluar dari dosa-dosanya sama pada hari ia dilahirkan oleh ibunya." (HR Ahmad).

2. Tadarus dan menghafal Al-Qur'an

membaca Al-Qur'an
membaca Al-Qur'an (unsplash.com/Ahmed)

Ramadan adalah bulan Al-Qur'an (Syahrul Qur'an). Menjadikan interaksi dengan kitab suci sebagai resolusi utama akan memberikan ketenangan hati yang luar biasa. Banyak orang yang menerapkan metode one day one juz untuk mengkhatamkan Al-Qur'an.

Jangan hanya mengejar target khatam, tetapi cobalah untuk menambah hafalan surat. Mulailah dengan surat-surat pendek di juz 30, seperti An-Naba, Al-Insyiqaq, Al-Lail, Ad-Duha, hingga Al-Bayyinah. Membiasakan diri untuk membaca Al-Qur'an dapat menyempurnakan ibadah. Keutamaan membaca Al-Qur'an terdapat dalam HR. Imam Tirmidzi:

"Barang siapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur'an maka baginya mendapat satu kebaikan, dan satu kebaikan tersebut dilipatgandakan menjadi sepuluh kalinya." (HR. Imam Tirmidzi).

3. Bersedekah

ilustrasi sedekah
ilustrasi sedekah (unsplash.com/Deski Jayantoro)

Selama bulan Ramadan pastinya kamu sering melihat orang-orang yang membagikan makanan atau sejumlah uang. Hal ini bisa kamu masukkan ke dalam resolusi Ramadan sebagai bentuk rasa syukur kita atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Dengan bersedekah, kamu bisa membantu meringankan kesulitan orang-orang.

Banyak sekali manfaat dari membiasakan diri untuk bersedekah. Pertama, bersedekah dapat membersihkan harta, mendapat ketenangan jiwa, mendatangkan keberkahan, mempererat tali silaturahmi, dan menghapus dosa-dosa.

Sedekah tidak selalu tentang nominal yang besar, melainkan tentang ketulusan dan konsistensi. Kamu bisa memberikan donasi melalui lembaga terpercaya atau berbagi makanan atau sembako. Waktu untuk bersedekah memang tidak ditentukan, tapi ada hadis shahih yang menyebut tentang keutamaan sedekah pada subuh hari:

"Tidak ada satu subuh pun yang dialami hamba-hamba Allah kecuali turun kepada mereka dua malaikat. Salah satu di antara keduanya berdoa, Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfak. Sedangkan yang satu lagi berdoa, Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan (hartanya)." (HR. Imam Bukhari: 5/270).

4. Konsisten salat sunnah

ilustrasi melaksanakan shalat sunnah (pexels.com/Thirdman)
ilustrasi melaksanakan shalat sunnah (pexels.com/Thirdman)

Jika salat fardu adalah kewajiban, maka salat sunnah adalah penyempurna. Nabi Muhammad SAW menganjurkan melakukan salat sunnah karena keutamaannya yang sangat besar. Sebagaimana dalam riwayat Muslim, Nabi SAW bersabda:

"Hendaklah engkau memperbanyak sujud (perbanyak shalat). Karena tidaklah engkau memperbanyak sujud karena Allah melainkan Allah akan meninggikan derajatmu dan menghapuskan dosamu." (HR. Muslim, no. 488).

Salah satu yang paling banyak dianjurkan adalah salat tahajud. Salat sunnah satu ini menjadi waktu mustajab terkabulnya doa. Sebelum menyantap menu sahur, kamu bisa melaksanakan salat tahajud terlebih dahulu. Beberapa salat sunnah lain, diantaranya:

  • Salat sunnah rawatib
  • Salat dhuha
  • Salat tahiyyatul masjid
  • Salat istikharah
  • Salat hajat
  • Salat tobat

5. Memperdalam ilmu agama lewat kajian

ilustrasi kajian
ilustrasi kajian (unsplash.com/Raka Dwi Wicaksana)

Yang gak boleh ketinggalan dalam list resolusi Ramadan adalah mempelajari ilmu agama. Gunakan waktu luang di bulan Ramadan untuk menghadiri kajian di masjid atau menyimak ceramah berkualitas secara daring. Memahami hukum ibadah, sirah nabawiyah, atau akhlak akan membuat ibadah kita terasa lebih hidup dan terarah.

"Barangsiapa yang keluar untuk menuntut ilmu, maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang." (HR Tirmidzi).

Kelima resolusi di atas adalah jembatan untuk mengubah karakter kita menjadi pribadi yang lebih bertaqwa. Mulailah secara perlahan-lahan agar kamu bisa lebih konsisten melakukan amalan baik. Sudahlah kamu membuat resolusi Ramadan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyu Kurniawan
EditorWahyu Kurniawan
Follow Us