Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Jenis Atap Rumah yang Tidak Panas, Adem Seharian!

7 Jenis Atap Rumah yang Tidak Panas, Adem Seharian!
ilustrasi bahan atap rumah tidak panas (unsplash.com/Patsorn Wongpitak)
Intinya Sih
  • Pemilihan bahan atap sangat berpengaruh pada kenyamanan rumah, terutama di daerah tropis agar suhu dalam ruangan tetap sejuk dan tidak menyerap panas berlebih.
  • Terdapat tujuh jenis atap yang efektif meredam panas seperti tanah liat, keramik, metal berpasir, UPVC, shingle, onduline, hingga kaca tempered dengan keunggulan masing-masing.
  • Penggunaan atap peredam panas membantu menghemat energi listrik serta menjaga suhu rumah tetap stabil sepanjang hari jika dipasang dengan benar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bahan yang kamu pilih untuk genteng bisa mempengaruhi kenyaman rumah, lho. Jika salah pilih, panas matahari justru akan terserap dan terperangkap di dalam ruangan. Akibatnya, rumah jadi panas, gerah, dan tidak nyaman.

Apalagi di daerah tropis, memilih bahan genteng yang tepat bukan sekadar pilihan tapi kebutuhan. ​Berikut 7 jenis atap rumah yang dikenal ampuh meredam suhu panas.

Table of Content

1. Atap genteng tanah liat

1. Atap genteng tanah liat

ilustrasi atap genteng tanah liat
ilustrasi atap genteng tanah liat (pexels.com/Vasily Kleymenov)

Atap genteng tanah liat biasanya banyak digunakan di Indonesia. Selain karena harganya yang terjangkau, juga kemampuannya dalam menahan panas. Cocok digunakan untuk jangka waktu panjang karena tidak mudah rusak.

2. Atap genteng keramik

ilustrasi atap genteng keramik
ilustrasi atap genteng keramik (pexels.com/Mathias Reding)

Sekilas mirip dengan tanah liat, bedanya genteng keramik memiliki lapisan glazing atau finishing mengkilap di permukaannya. Genteng keramik punya pilihan warna yang beragam sehingga memberikan kesan anggun. Soal kenyamanan gak perlu diragukan, karena genteng keramik mampu menjaga suhu udara ruangan tetap stabil dan adem.

3. Atap metal berpasir

ilustrasi atap metal berpasir
ilustrasi atap metal berpasir (pexels.com/Myburgh Roux)

Atap metal berpasir biasanya terbuat dari metal zincalume, pasir, zinc phosphate, coraltex, dan lainnya. Kalau atap metal biasa cenderung panas, beda dengan atap metal berpasir. Lapisan pasir yang terdapat pada permukaan bekerja sebagai pemantul sinar matahari, sehingga suhu ruangan tetap stabil meski matahari bersinar terik.

4. Atap UPVC

ilustrasi atap UPVC
ilustrasi atap UPVC (unsplash.com/Patsorn Wongpitak)

Atap UPVC atau Unplasticized Polyvinyl Chloride dikenal sangat kokoh dan punya beragam warna. Tahan hingga 90 persen terhadap terhadap asam, basa dan garam dibanding produk atap metal. Menolak panas dan juga kedap suara. Sayangnya jenis atap ini cenderung lebih mahal.

5. Atap shingle

ilustrasi atap shingle
ilustrasi atap shingle (unsplash.com/Jason Hawke)

Ingin atap rumah yang tidak hanya estetik tapi juga nyaman sepanjang hari? Atap shingle bisa jadi solusi terbaik untuk hunianmu. Terbuat dari kombinasi serat aspal, fiberglass, dan lapisan batu granular, atap ini tidak hanya kuat tetapi juga mudah dipasang.

Saat musim panas, atap shingles mampu mengurangi panas sehingga suhu ruangan stabil. Jika dirawat dengan baik, atap shingle bisa bertahan lama. Bersifat fleksibel dan dapat digunakan untuk berbagai jenis atap.

6. Atap onduline

ilustrasi atap onduline
ilustrasi atap onduline (unsplash.com/Getty Images)

Selanjutnya ada atap onduline yang berbentuk lembaran bergelombang. Atap ini terbuat dari serat selulosa yang dikombinasikan dengan aspal serta melalui proses pemanasan dan penekanan tinggi. Banyak diminati karena kuat, kedap suara, meredam panas, dan fleksibel.

7. Atap kaca tempered

ilustrasi atap kaca tempered
ilustrasi atap kaca tempered (unsplash.com/Getty Images)

Pernah lihat rumah dengan kaca tebal di bagian atasnya? Ini dinamakan atap kaca tempered yang biasa digunakan untuk kanopi rumah. Atap jenis ini cocok buat kamu yang suka desain modern, tapi tetap kuat dan tahan cuaca panas.

Itu dia rekomendasi pilihan atap rumah yang tidak panas. Dengan menggunakan atap yang mampu meredam panas, kamu juga menghemat penggunaan AC dan listrik di rumah. Perhatikan juga cara pemasangannya agar manfaatnya terasa maksimal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyu Kurniawan
EditorWahyu Kurniawan
Follow Us