7 Jenis Atap Rumah yang Tidak Panas, Adem Seharian!

- Pemilihan bahan atap sangat berpengaruh pada kenyamanan rumah, terutama di daerah tropis agar suhu dalam ruangan tetap sejuk dan tidak menyerap panas berlebih.
- Terdapat tujuh jenis atap yang efektif meredam panas seperti tanah liat, keramik, metal berpasir, UPVC, shingle, onduline, hingga kaca tempered dengan keunggulan masing-masing.
- Penggunaan atap peredam panas membantu menghemat energi listrik serta menjaga suhu rumah tetap stabil sepanjang hari jika dipasang dengan benar.
Bahan yang kamu pilih untuk genteng bisa mempengaruhi kenyaman rumah, lho. Jika salah pilih, panas matahari justru akan terserap dan terperangkap di dalam ruangan. Akibatnya, rumah jadi panas, gerah, dan tidak nyaman.
Apalagi di daerah tropis, memilih bahan genteng yang tepat bukan sekadar pilihan tapi kebutuhan. Berikut 7 jenis atap rumah yang dikenal ampuh meredam suhu panas.
Table of Content
1. Atap genteng tanah liat

Atap genteng tanah liat biasanya banyak digunakan di Indonesia. Selain karena harganya yang terjangkau, juga kemampuannya dalam menahan panas. Cocok digunakan untuk jangka waktu panjang karena tidak mudah rusak.
2. Atap genteng keramik

Sekilas mirip dengan tanah liat, bedanya genteng keramik memiliki lapisan glazing atau finishing mengkilap di permukaannya. Genteng keramik punya pilihan warna yang beragam sehingga memberikan kesan anggun. Soal kenyamanan gak perlu diragukan, karena genteng keramik mampu menjaga suhu udara ruangan tetap stabil dan adem.
3. Atap metal berpasir

Atap metal berpasir biasanya terbuat dari metal zincalume, pasir, zinc phosphate, coraltex, dan lainnya. Kalau atap metal biasa cenderung panas, beda dengan atap metal berpasir. Lapisan pasir yang terdapat pada permukaan bekerja sebagai pemantul sinar matahari, sehingga suhu ruangan tetap stabil meski matahari bersinar terik.
4. Atap UPVC

Atap UPVC atau Unplasticized Polyvinyl Chloride dikenal sangat kokoh dan punya beragam warna. Tahan hingga 90 persen terhadap terhadap asam, basa dan garam dibanding produk atap metal. Menolak panas dan juga kedap suara. Sayangnya jenis atap ini cenderung lebih mahal.
5. Atap shingle

Ingin atap rumah yang tidak hanya estetik tapi juga nyaman sepanjang hari? Atap shingle bisa jadi solusi terbaik untuk hunianmu. Terbuat dari kombinasi serat aspal, fiberglass, dan lapisan batu granular, atap ini tidak hanya kuat tetapi juga mudah dipasang.
Saat musim panas, atap shingles mampu mengurangi panas sehingga suhu ruangan stabil. Jika dirawat dengan baik, atap shingle bisa bertahan lama. Bersifat fleksibel dan dapat digunakan untuk berbagai jenis atap.
6. Atap onduline

Selanjutnya ada atap onduline yang berbentuk lembaran bergelombang. Atap ini terbuat dari serat selulosa yang dikombinasikan dengan aspal serta melalui proses pemanasan dan penekanan tinggi. Banyak diminati karena kuat, kedap suara, meredam panas, dan fleksibel.
7. Atap kaca tempered

Pernah lihat rumah dengan kaca tebal di bagian atasnya? Ini dinamakan atap kaca tempered yang biasa digunakan untuk kanopi rumah. Atap jenis ini cocok buat kamu yang suka desain modern, tapi tetap kuat dan tahan cuaca panas.
Itu dia rekomendasi pilihan atap rumah yang tidak panas. Dengan menggunakan atap yang mampu meredam panas, kamu juga menghemat penggunaan AC dan listrik di rumah. Perhatikan juga cara pemasangannya agar manfaatnya terasa maksimal.