Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Jenis Jamur yang Bisa Dikonsumsi, Punya Rasa dan Tekstur Berbeda
ilustrasi jamur kuping (vecteezy.com/Thomas Eder)
  • Jamur dikenal sebagai bahan pangan bergizi tinggi dengan rasa umami, kaya protein, vitamin, dan serat yang baik untuk kesehatan tubuh.
  • Lima jenis jamur konsumsi populer meliputi jamur kancing, tiram, enoki, shiitake, dan kuping dengan tekstur serta cita rasa berbeda.
  • Masing-masing jamur memiliki keunikan dalam bentuk dan cara olahan, cocok untuk berbagai masakan seperti tumisan, sup, hingga pengganti daging.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jamur telah lama menjadi salah satu bahan pangan favorit dalam dunia kuliner global, tidak terkecuali di Indonesia. Selain memberikan rasa gurih atau umami yang lezat pada berbagai hidangan, makanan ini juga dikenal kaya akan nutrisi penting seperti protein, vitamin, dan serat yang sangat baik untuk kesehatan tubuh kita.

Bagi kamu yang ingin menambahkan variasi menu sehat ke dalam pola makan sehari-hari, tidak perlu bingung menentukan pilihan. Terdapat banyak varian jamur konsumsi yang mudah ditemukan di pasaran dan aman diolah menjadi aneka resep masakan yang menggugah selera. Berikut ini beberapa jenis jamur yang bisa kamu konsumsi.

1. Jamur kancing

ilustrasi jamur kancing (pexels.com/Airam Dato-on)

Jamur kancing atau yang sering disebut champignon merupakan salah satu jenis jamur yang paling populer dan paling banyak dibudidayakan di seluruh dunia. Sesuai dengan namanya, jamur ini memiliki bentuk yang bulat dan mungil menyerupai kancing baju dengan warna putih bersih atau sedikit kecokelatan.

Tekstur dagingnya yang padat dan rasanya yang gurih membuat jamur ini sangat cocok diolah menjadi berbagai macam hidangan. Kamu bisa menjadikan jamur kancing sebagai pelengkap tumisan sayur, campuran saus pasta, pizza, maupun sebagai isian sup hangat.

2. Jamur tiram

ilustrasi jamur tiram (vecteezy.com/Khatawut Chaemchamras)

Jamur tiram adalah salah satu jenis jamur paling primadona yang seringkali dikonsumsi, sehingga sangat mudah ditemui di pasar tradisional maupun supermarket di Indonesia. Dinamakan jamur tiram karena bentuk tudungnya yang lebar menyerupai cangkang kerang tiram dan umumnya berwarna putih krem.

Jamur ini memiliki tekstur yang lembut, kenyal, dan sedikit manis. Berkat tekstur dagingnya yang tebal, jamur tiram seringkali diolah menjadi jamur krispi yang gurih, tumisan, campuran sup, bahkan sering digunakan sebagai alternatif pengganti daging bagi para vegetarian.

3. Jamur enoki

ilustrasi jamur enoki (vecteezy.com/Adilson Sochodolak)

Jamur enoki memiliki tampilan fisik yang sangat unik dan khas, yaitu batang yang panjang dan ramping dengan tudung jamur berukuran sangat kecil di bagian atasnya. Biasanya, jamur ini dijual dalam bentuk rumpun atau bergerombol dan berwarna putih bersih.

Dalam dunia kuliner, enoki sangat populer dalam hidangan khas Asia seperti shabu-shabu, sukiyaki, atau sebagai tambahan pada hidangan kuah pedas. Saat dimasak, jamur ini memberikan sensasi tekstur yang renyah atau crunchy serta mampu menyerap bumbu kuah dengan sangat baik.

4. Jamur shiitake

ilustrasi jamur shiitake (pixabay.com/chulmin1700)

Berasal dari kawasan Asia Timur, jamur shiitake sangat terkenal dan menjadi salah satu bahan wajib dalam berbagai masakan tradisional Jepang, Korea, dan Tiongkok. Jamur ini memiliki tudung yang lebar dengan warna cokelat tua dan bagian bawah yang berwarna lebih terang serta aroma kayu yang sangat harum.

Selain kelezatannya, jamur shiitake juga terkenal karena khasiat kesehatannya yang melimpah. Jamur ini sering digunakan sebagai kaldu alami untuk sup, campuran tumisan daging, maupun isian dimsum karena rasanya yang sangat kaya dan memberikan kedalaman rasa pada suatu masakan.

5. Jamur kuping

ilustrasi jamur kuping (vecteezy.com/Thomas Eder)

Berbeda dari jenis lainnya, jamur kuping memiliki bentuk yang sangat khas menyerupai daun telinga manusia. Jamur ini memiliki tekstur yang kenyal dan licin, serta umumnya berwarna cokelat gelap hingga kehitaman ketika sudah dikeringkan.

Jamur kuping sangat nikmat diolah menjadi hidangan tumis seperti capcay atau sup kimlo. Daya tarik utama dari jamur ini terletak pada sensasi teksturnya yang renyah dan kenyal saat dikunyah, sehingga memberikan pengalaman makan yang unik dan berbeda.

Mengonsumsi berbagai variasi jamur di atas tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menjadi cara yang menyenangkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Pastikan untuk selalu mencuci jamur dengan bersih dan memasaknya hingga matang sempurna agar aman dikonsumsi dan seluruh kandungan gizinya dapat diserap dengan optimal oleh tubuh.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article