- Tentang Aku, Kau & Dia (2007)
- Cinta Yang Sempurna (2008)
- Bintang 14 Hari (2008)
- Pujaan Hati (2009)
- Jangan Bertengkar (2011)
- The Best of Kangen Band (2013) - Album kompilasi
- Kembalilah Padaku (2017)
Kangen Band: Profil, Karier, Diskografi dan Personelnya

Kangen Band dibentuk di Bandar Lampung pada 4 Juli 2005 oleh Dodhy Hardiyanto dan rekan-rekannya, awalnya bernama Cleopatra serta merintis karier secara indie.
Popularitas mereka melejit lewat album Tentang Aku, Kau & Dia pada 2007, lalu berlanjut melalui Bintang 14 Hari dan Pujaan Hati sebelum karier terdampak kasus 2011.
Kangen Band kembali ke formasi awal pada 2021 dengan Andika, Dodhy, Tama, Bebe, dan Izzy; rilisan ulang Cinta Sampai Mati pada 2022 mencapai puncak tangga digital.
Siapa yang tidak kenal Kangen Band? Salah satu band musik asal Lampung ini memiliki lagu-lagu hits yang menguasai industri musik pada sekitar tahun 2000-an, seperti "Kembali Pulang" dan "Anugerah" yang begitu membekas di hati para pendengarnya.
Meskipun sempat tersiar kabar simpang siur bahwa band legendaris ini akan bubar akibat pernyataan sang gitaris. Namun, kabar tersebut langsung ditepis oleh para personelnya karena mereka nyatanya tetap solid.
Nah, buat kamu yang mungkin belum tahu atau belum pernah mendengar tentang Kangen Band, yuk mari simak profil lengkapnya berikut ini!
Table of Content
1. Sejarah terbentuknya

Kangen Band (instagram.com/kangenbandofficial_) Kangen Band merupakan salah satu grup musik pop melayu terkemuka asal Indonesia yang dibentuk pada tanggal 4 Juli 2005 di Bandar Lampung oleh Dodhy Hardiyanto beserta rekan-rekannya. Sebelum menggunakan nama Kangen Band, grup ini sempat memakai nama Cleopatra.
Nama "Kangen" sendiri diambil dari nama samaran yang sering dipakai oleh Dodhy ketika berkenalan dengan orang lain. Pada awalnya, Dodhy mengajak Tama, Bebe, Izzy, dan Baim, di mana Dodhy sempat bertindak sebagai vokalis sebelum akhirnya Andika Mahesa bergabung sebagai vokalis utama.
Uniknya, beberapa personel awalnya bahkan belum mahir bermain alat musik dan harus diajar langsung oleh Dodhy demi membentuk band yang solid. Memulai langkah sebagai band indie di Lampung, mereka memproduksi lagu secara mandiri dan berjuang menembus industri komersial melalui strategi kreatif memutar lagu di radio.
2. Perjalanan karier

Kangen Band (instagram.com/kangenbandofficial_) Pada pertengahan tahun 2006, Kangen Band memutuskan hijrah ke Jakarta dan melakukan debut di acara HUT TVRI. Nama mereka langsung melambung tinggi di industri musik tanah air berkat album perdana bertajuk Tentang Aku, Kau & Dia (2007) dengan hits andalan seperti Tentang Bintang dan Selingkuh. Kesuksesan tersebut dilanjutkan lewat album kedua Bintang 14 Hari (2008) serta album ketiga Pujaan Hati (2009) yang memuat lagu-lagu populer seperti Terbang Bersamaku dan Pujaan Hati.
Di balik kesuksesannya, karier mereka sempat merosot karena dua personelnya yaitu Andika dan Izzy terjerat kasus kepemilikan obat terlarang pada tahun 2011. Kendati demikian, Kangen Band akhirnya kembali bersatu ke formasi awal pada awal tahun 2021 dan terus produktif merilis karya seperti single Cinta Sampai Mati serta Kamu Gila.
3. Diskografi

Kangen Band (instagram.com/kangenbandofficial_) Sepanjang perjalanan bermusiknya di industri hiburan tanah air, Kangen Band telah mengeluarkan berbagai album dan single hits yang melekat di hati para penggemar, di antaranya:
Adapun single populer mereka seperti "Kembali Pulang", "Tentang Aku, Kau dan Dia", "Kehilanganmu Berat Bagiku", "Cinta Terlarang", "Doy, dan "Yakinlah Aku Menjemputmu".
Menandai kembalinya mereka ke industri musik, Kangen Band sukses merilis ulang lagu "Cinta Sampai Mati" pada tahun 2022 dan langsung melesat ke peringkat puncak tangga lagu digital. Tak berhenti di situ, mereka juga meluncurkan single ke-16 bertajuk "Kamu Gila", yang sekaligus membuktikan tingkat kematangan musikalitas yang semakin matang setelah bertahun-tahun berkarya.
4. Sinematografi

Kangen Band (instagram.com/kangenbandofficial_) Tidak hanya sukses di dunia tarik suara, Kangen Band juga sempat melebarkan sayap ke dunia seni peran melalui proyek layar kaca maupun layar lebar:
- Serial Televisi: Membintangi sinetron berjudul Aku Memang Kampungan pada tahun 2005.
- Film Layar Lebar: Terlibat dalam film garapan sutradara Lola Amaria berjudul Minggu Pagi di Victoria Park.
5. Prestasi dan penghargaan

Potret personel Kangen Band (instagram.com/dodhyofficial) Eksistensi dan kepopuleran Kangen Band di kancah musik Indonesia turut dilengkapi dengan pencapaian membanggakan serta apresiasi industri, salah satunya masuk sebagai nominasi atau meraih penghargaan sebagai Grup Band Terfavorit dalam ajang SCTV Awards 2007. Mereka juga sukses mencatatkan diri di puncak tangga lagu platform digital berkat karya-karya terbaru mereka.
6. Profil personel saat ini

Kangen Band (instagram.com/kangenbandofficial_) Setelah melewati perjalanan panjang dan bongkar-pasang formasi, Kangen Band kembali bersatu pada tahun 2021. Berikut profil beberapa anggota Kangen Band saat ini.
- Andika Mahesa (Vokalis): Lahir di Bandar Lampung, 21 Mei 1986. Dikenal luas sebagai ikon dan wajah utama Kangen Band dengan suara khasnya.
- Dodhy Hardiyanto (Gitaris Utama & Vokalis Kedua): Lahir di Bandar Lampung, 5 Mei 1984. Ia merupakan sosok di balik terbentuknya Kangen Band sekaligus gitarisi di band.
- Rustam Wijaya alias Tama (Gitaris Ritme): Lahir di Bandar Lampung, 26 Oktober 1984. Berkontribusi dalam aransemen gitar ritme Kangen Band sejak awal berdiri.
- Novri Azwar alias Bebe (Bassis): Lahir di Bandar Lampung, 7 November 1988. Menjadi pemain bass yang memberikan fondasi groove khas pada lagu-lagu pop melayu mereka.
- Muhammad Bari Alfarizi alias Izzy (Kibordis): Lahir di Bandar Lampung, 17 September 1989. Izzy sempat belajar bermusik dari nol dengan Dodhy, kini ia yang bertugas mengatur aransemen keyboard di setiap rilisan Kangen Band.
Nah, itu dia profil lengkap, perjalanan karier, hingga perjalanan jatuh bangun Kangen Band di industri musik Tanah Air. Meski sempat diterpa berbagai dinamika dan isu perpisahan, terbukti bahwa mereka tetap eksis sebagai salah satu ikon group band Indonesia.
