Humidifier kerap digunakan untuk meningkatkan kelembapan udara, terutama ketika ruangan terasa kering akibat penggunaan pendingin udara dalam waktu lama. Meski terlihat sederhana, posisi perangkat ini ternyata berpengaruh terhadap penyebaran uap air dan kondisi benda-benda yang berada di sekitarnya. Penempatan yang kurang tepat justru dapat membuat area tertentu terlalu lembap, meninggalkan permukaan basah, bahkan menciptakan kondisi yang mendukung pertumbuhan jamur.
Kesalahan penempatan sering terjadi karena humidifier dianggap cukup diletakkan di lokasi yang kosong tanpa mempertimbangkan sirkulasi udara ataupun jaraknya dari berbagai benda. Padahal, kelembapan yang berlebihan juga gak ideal karena dapat memicu kondensasi pada permukaan tertentu dan membuat ruangan terasa kurang nyaman. Supaya manfaatnya tetap optimal tanpa membuat ruangan kelewat lembap, yuk pahami beberapa kesalahan menempatkan humidifier yang sebaiknya dihindari.
