Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mengapa Grinder Kopi Manual Masih Digemari?
ilustrasi grinder kopi manual (pexels.com/Helena Lopes)
  • Grinder kopi manual tetap digemari karena harganya lebih terjangkau, tidak butuh listrik, dan mudah dibawa ke mana saja, cocok untuk pemula maupun pencinta kopi yang sering bepergian.
  • Alat ini memberi kontrol penuh terhadap tingkat kehalusan gilingan, memungkinkan pengguna bereksperimen dengan cita rasa kopi sesuai metode seduh seperti espresso atau pour over.
  • Bagi banyak orang, menggiling kopi secara manual menghadirkan pengalaman personal dan tenang, menjadi ritual menyenangkan yang menambah makna dalam menikmati secangkir kopi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Di tengah semakin banyaknya alat pembuat kopi modern, grinder kopi manual ternyata masih punya banyak penggemar. Padahal, saat ini sudah tersedia berbagai jenis grinder elektrik yang bisa menggiling biji kopi hanya dalam hitungan detik. Tinggal menekan tombol, kopi pun siap diseduh.

Namun, bagi sebagian pencinta kopi, menggiling kopi secara manual justru menjadi bagian dari pengalaman menikmati kopi itu sendiri. Ada sensasi tersendiri ketika memutar tuas grinder, mendengar suara biji kopi yang mulai hancur, lalu mencium aroma kopi yang perlahan keluar. Lantas, mengapa grinder kopi manual masih digemari hingga sekarang?

1. Harganya lebih terjangkau

ilustrasi grinder kopi manual (pexels.com/Uriel Mont)

Salah satu alasan paling sederhana adalah harga. Grinder kopi manual umumnya memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan grinder elektrik dengan kualitas yang setara. Karenanya, grinder kopi manual sering jadi pilihan bagi orang yang baru mulai belajar tentang kopi. 

Dengan anggaran yang relatif terjangkau, seseorang sudah bisa mendapatkan alat untuk menggiling biji kopi sendiri di rumah. Tentu saja, harga grinder manual sangat beragam. Ada produk yang harganya cukup murah untuk pemula, tetapi ada pula grinder premium dengan burr berkualitas tinggi yang ditujukan untuk para penggemar kopi serius.

2. Tidak membutuhkan listrik

ilustrasi grinder kopi manual (pexels.com/Mizuno K)

Ini salah satu keunggulan yang membuat grinder kopi manual begitu praktis. Alat ini tidak perlu dicolokkan ke stopkontak maupun diisi ulang seperti beberapa grinder elektrik portabel. Artinya, grinder manual bisa digunakan hampir di mana saja. Mau membuat kopi di rumah, kantor, saat camping, atau ketika sedang bepergian, semuanya bisa dilakukan selama membawa biji kopi dan alat seduh.

Bagi orang yang suka traveling atau menikmati kopi di alam terbuka, grinder manual tentu sangat membantu. Ukurannya yang relatif ringkas juga membuatnya lebih mudah dimasukkan ke dalam tas.

3. Memberikan kontrol lebih besar terhadap proses penggilingan

ilustrasi grinder kopi manual (pexels.com/Helena Lopes)

Bagi pencinta kopi, ukuran bubuk kopi bukanlah hal sepele. Tingkat kehalusan bubuk dapat memengaruhi proses ekstraksi dan cita rasa kopi yang dihasilkan. Grinder kopi manual biasanya memungkinkan pengguna mengatur tingkat kehalusan gilingan sesuai kebutuhan.

Kopi untuk espresso tentu membutuhkan tingkat kehalusan yang berbeda dari kopi yang diseduh menggunakan French press atau metode pour over. Dengan grinder manual, pengguna bisa lebih bebas bereksperimen. Sedikit mengubah ukuran gilingan saja bisa menghasilkan perbedaan rasa yang cukup terasa pada secangkir kopi.

4. Pengalaman membuat kopi terasa lebih personal

ilustrasi grinder kopi manual (unsplash.com/FlyD)

Ada orang yang menikmati kopi bukan hanya karena rasanya, tetapi juga karena proses di baliknya. Grinder manual memberikan pengalaman yang berbeda. Dengan menggiling biji kopi secara manual, seseorang kado lebih terlibat dalam proses pembuatan kopi. Mulai dari memilih biji, menentukan tingkat kehalusan, memutar grinder, hingga akhirnya menyeduh kopi.

Memang, prosesnya membutuhkan waktu lebih lama. Namun, justru di situlah letak kesenangannya bagi sebagian orang. Aktivitas menggiling kopi bisa menjadi semacam ritual kecil untuk memulai pagi atau beristirahat sejenak dari kesibukan.

5. Lebih senyap dibandingkan grinder elektrik

ilustrasi grinder kopi manual (unsplash.com/Ashkan Forouzani)

Grinder elektrik memang praktis, tetapi bisa menghasilkan suara yang cukup berisik ketika digunakan. Hal ini mungkin tidak menjadi masalah bagi sebagian orang, tetapi bisa cukup mengganggu bagi orang lain, terutama ketika membuat kopi di pagi hari saat anggota keluarga masih tidur.

Dalam hal ini, grinder manual bisa jadi solusi. Ini karena grinder manual bekerja tanpa mesin sehingga suara yang dihasilkan cenderung lebih pelan. Biasanya hanya terdengar suara biji kopi yang sedang digiling.

6. Lebih mudah dirawat

ilustrasi grinder kopi manual (unsplash.com/Yijie Miao)

Grinder manual umumnya memiliki konstruksi yang lebih sederhana dibandingkan grinder elektrik. Tidak ada motor atau komponen elektronik yang perlu dikhawatirkan mengalami kerusakan. Perawatannya pun relatif mudah. Pengguna biasanya hanya perlu membersihkan sisa bubuk kopi yang menempel secara rutin.

Dengan perawatan yang tepat, grinder manual dapat digunakan dalam waktu yang cukup lama. Meski begitu, kualitas tetap perlu diperhatikan. Grinder dengan burr yang baik biasanya dapat menghasilkan bubuk kopi yang lebih konsisten sehingga berpengaruh terhadap hasil seduhan.

Pada akhirnya, popularitas grinder kopi manual bukan semata-mata karena harganya yang lebih murah. Alat ini menawarkan sesuatu yang tidak selalu diberikan oleh perangkat elektrik, yaitu pengalaman. Bagi sebagian orang, membuat kopi bukan sekadar kegiatan untuk mendapatkan minuman berkafein.

Ada proses yang ingin dinikmati, mulai dari menggiling biji kopi hingga menyeruput hasil seduhan. Jadi, meskipun teknologi semakin berkembang dan grinder elektrik semakin praktis, grinder kopi manual tampaknya masih akan tetap memiliki tempat tersendiri di hati para pencinta kopi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article