ilustrasi pasangan saling tersenyum (pexels.com/Vera Arsic)
Selain panggilan yang umum digunakan dalam hubungan romantis, bahasa Mandarin juga memiliki sejumlah sebutan lain yang terdengar lebih santai, unik, dan manja. Beberapa di antaranya sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menunjukkan keakraban, baik kepada pasangan maupun orang terdekat.
Qin (亲) merupakan sapaan akrab dalam bahasa Mandarin yang diartikan sebagai dear atau sapaan mesra kepada seseorang yang sudah dekat. Penggunaannya cukup populer dalam komunikasi melalui pesan singkat, terutama ketika ingin menyapa seseorang dengan cara yang lebih hangat dan santai.
Bao bao (宝宝) secara harfiah berarti bayi atau anak kecil, tetapi sering digunakan sebagai panggilan sayang kepada pasangan. Dalam hubungan romantis, sebutan ini memberikan kesan manja, menggemaskan, dan penuh perhatian. Selain untuk kekasih, Bao bao juga bisa digunakan orang tua untuk memanggil anaknya sebagai bentuk kasih sayang.
Tianxin (甜心) artinya sweetheart atau pujaan hati dalam bahasa Indonesia. Panggilan ini digunakan untuk menunjukkan rasa cinta kepada seseorang yang dianggap istimewa. Dibandingkan sapaan yang lebih santai, tanxin terdengar manis dan romantis sehingga cocok digunakan kepada pasangan dalam percakapan sehari-hari maupun pesan singkat.
Shagua (傻瓜) secara harfiah artinya bodoh. Meskipun terdengar seperti ejekan, panggilan ini dalam bahasa Mandarin bisa menjadi panggilan manja di antara pasangan yang sudah akrab. Biasanya, shagua digunakan dalam suasana bercanda atau ketika ingin menggoda pasangan dengan cara yang menggemaskan.
Ge ge (哥哥) berarti kakak laki-laki, sedangkan Mei mei (妹妹) berarti adik perempuan. Keduanya merupakan istilah kekerabatan yang juga bisa digunakan sebagai panggilan akrab. Namun, dalam konteks romantis, perempuan terkadang memanggil laki-laki yang lebih tua dengan sebutan ge ge, sementara mei mei bisa digunakan sebagai panggilan sayang untuk perempuan yang lebih muda. Maknanya tetap bergantung pada kedekatan dan konteks hubungan.