Menikmati kopi gak lagi sebatas mencari minuman berkafein untuk menemani pagi, sebab karakter biji yang digunakan dapat memberikan pengalaman rasa yang sangat berbeda. Saat membeli biji kopi atau melihat daftar menu di kedai, istilah single origin dan blend menjadi dua pilihan yang cukup sering dijumpai. Keduanya punya karakter tersendiri, sehingga pilihan yang tepat sebenarnya sangat bergantung pada profil rasa dan pengalaman minum kopi yang dicari.
Single origin menawarkan kesempatan mengenali karakter kopi dari daerah tertentu, sedangkan blend memadukan beberapa kopi untuk memperoleh profil rasa yang dirancang lebih seimbang. Perbedaan tersebut gak cuma berkaitan dengan asal biji, tetapi juga dapat terasa pada kompleksitas rasa, konsistensi, hingga metode seduh yang cocok. Kalau masih bingung menentukan pilihan untuk menemani ritual ngopi sehari-hari, yuk kenali perbedaan single origin dan blend lebih jauh.
