Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Persiapan sebelum Ikut Event Lari agar Performa Maksimal
ilustrasi event lari (pexels.com/RUN 4 FFWPU)
  • Peserta perlu memahami rute, elevasi, lokasi water station dan titik medis, serta jadwal race pack, start, dan batas waktu untuk mengatur strategi lari.
  • Performa maksimal membutuhkan latihan konsisten selama mingguan hingga bulanan, dengan kombinasi easy run, interval, dan long run sesuai jarak kategori yang diikuti.
  • Gunakan pakaian ringan, sepatu yang sudah biasa dipakai, jaga tidur 7–9 jam, nutrisi serta hidrasi, lalu lakukan pemanasan 5–10 menit sebelum start.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lari kini bukan sekedar soal sehat, tapi juga lifestyle dan cara anak muda membangun koneksi. Makanya gak heran banyak orang yang mengikuti event. Namun, event lari bukan cuma tentang mencapai garis finish, lho.

Kamu juga harus punya strategi dan persiapan yang matang agar performa maksimal. Sebab, kalau tubuhmu gak siap, resiko cedera mungkin saja muncul. Biar event larimu berjalan lancar, pahami dulu lima persiapan sebelum ikut event lari di bawah ini!

1. Pahami informasi hingga rute lari

ilustrasi event lari (pexels.com/CRISTIAN CAMILO ESTRADA)

Langkah awal sebelum mengikuti event lari adalah mencari tahu terkait informasi hingga rute lari. Pastikan kamu tahu lokasi water station, titik medis, hingga elevasi lintasan. Karena setiap event punya lintasan yang berbeda, cari tahu apakah rute dominan menanjak, menurun, atau datar.

Dengan mengetahui rute yang akan dilewati, kamu jadi bisa mengatur kecepatan agar tidak cepat lelah. Yang gak kalah penting, perhatikan juga kapan pengambilan race pack, batas waktu (Cut-Off Time), serta jadwal start.

2. Persiapkan tubuh dengan latihan

ilustrasi event lari (pexel.com/CRISTIAN CAMILO ESTRADA)

Ingin memiliki performa maksimal saat event lari tentu gak bisa didapat dengan cara instan. Konsistensi latihan adalah kunci utama agar tubuh siap menghadapi tantangan di lintasan. Makin jauh jarak lari yang ingin kamu taklukkan, makin panjang pula persiapan yang harus kamu matangkan.

Tubuh memerlukan waktu untuk beradaptasi sehingga latihan bisa menghabiskan waktu mingguan hingga bulanan. Latihan yang biasanya dilakukan, mencakup kombinasi easy run, interval run, interval training, dan long run. Variasi latihan ini penting untuk melatih kekuatan otot, daya tahan tubuh, dan ritme latihan.

3. Persiapkan sepatu dan pakaian yang tepat

ilustrasi event lari (pexels.com/RUN 4 FFWPU)

Pakaian lari yang akan kamu gunakan juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan diri. Pakaian yang tepat akan menunjang kenyamanan dan performa. Oleh sebab itu, pastikan kamu menggunakan pakaian dengan bahan yang ringan.

Karena Indonesia lembab dan panas, sangat dianjurkan untuk menggunakan pakaian yang mudah menyerap keringat. Gunakan sepatu lari yang biasa kamu gunakan. Hindari menggunakan sepatu baru karena kaki belum beradaptasi dengan bentuk sepatu.

4. Istirahat dan jaga hidrasi tubuh

ilustrasi minum segelas air (unsplash.com/Getty Images)

Mempersiapkan diri dengan latihan memang bagus, tapi kamu juga harus perhatikan waktu istirahat, nih! Jangan sampai latihan justru membuatmu kekurangan istirahat. Tidur selama 7–9 jam setiap malam untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Pastikan tubuh mendapatkan asupan nutrisi yang tepat, seperti mengonsumsi buah-buahan, sayuran, makanan tinggi protein, dan karbohidrat. Untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi, minum air putih dalam jumlah cukup sebelum, selama, dan sesudah event lari.

5. Lakukan pemanasan terlebih dahulu

ilustrasi jogging (pexels.com/cottonbro studio)

Sebelum menginjakkan kaki di garis start, pemanasan gak boleh dilupakan. Aktivitas ini bisa membantu mengurangi risiko cedera, seperti nyeri otot dan otot kaku. Lakukan pemanasan selama kurang lebih 5–10 menit.

Gerakan seperti leg swings, lunges, dan high knees sangat efektif mempersiapkan tubuh sebelum berlari. Bisa juga dengan aktivitas berintensitas rendah, seperti berjalan cepat atau jogging. Yang gak kalah penting, datanglah lebih awal agar kamu punya waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri.

Event lari biasanya memiliki kategori yang berbeda-beda, mulai dari 5K, 10K, hingga maraton. Jadi, pastikan persiapanmu disesuaikan dengan kategori yang kamu ambil. Sebab, perbedaan kategori tentu membutuhkan persiapan yang sedikit berbeda.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article