- Mengumandangkan Azan Lima Waktu: Menyerukan panggilan salat fardu mulai dari Subuh hingga Isya secara bergantian sesuai dengan jadwal piket yang telah ditentukan.
- Mengumandangkan Azan Pertama (Awwal) Subuh: Menyerukan adzan pendahulu sebagai penanda waktu sahur atau persiapan menjelang masuknya waktu Subuh utama.
- Bertugas Sebagai Mukabbariyah (Tabligh): Menyampaikan, mengulangi, atau meneruskan takbir, ruku', serta iktidal dari imam salat lewat pengeras suara khusus di ruang mukabbariyah. Tugas ini sangat krusial agar suara imam terdengar jelas ke seluruh penjuru masjid yang areanya sangat luas.
- Melantunkan Takbiran Hari Raya: Mengumandangkan gema takbir merdu saat menyambut Hari Raya Idulfitri dan Iduladha.
Siapa Saja Muadzin Masjidil Haram dan Nabawi? Ini Daftarnya

Muadzin Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dipilih melalui seleksi ketat oleh General Presidency for the Affairs of the Two Holy Mosques di bawah kepemimpinan Raja Saudi.
Selain mengumandangkan adzan lima waktu dan adzan awal Subuh, muadzin bertugas meneruskan bacaan imam melalui mukabbariyah serta melantunkan takbir saat Idulfitri dan Iduladha.
Masjidil Haram dan Masjid Nabawi memiliki jajaran muadzin senior serta penerus; masing-masing dipimpin Ali Ahmed Mullah dan Abdulrahman bin Abdul-Ilah Khashoggi.
Bagi umat Islam di seluruh dunia, suara adzan yang berkumandang dari Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah selalu berhasil menyejukkan hati. Di balik panggilan suci tersebut, ada sosok-sosok mulia yang mengabdi penuh dedikasi sebagai muadzin.
Secara resmi, para muadzin ini dipilih langsung melalui seleksi ketat oleh General Presidency for the Affairs of the Two Holy Mosques di bawah kepemimpinan Raja Saudi. Selain mengumandangkan adzan untuk sholat lima waktu, mereka juga mengemban berbagai tugas penting lainnya. Penasaran siapa saja para muadzin di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram? Yuk, langsung intip daftarnya di bawah ini!
Table of Content
1. Tugas seorang muadzin Masjdil Haram dan Masjid Nabawi

ilustrasi imam umat Muslim (pexels.com/Muhammad Adil) Menjadi muadzin di dua masjid suci tentu mengemban tanggung jawab yang besar. Tidak hanya memanggil umat untuk salat, mereka juga memiliki beberapa peran penting lainnya dalam rangkaian ibadah harian. Berikut adalah rincian tugas utama para muadzin di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi:
2. Daftar muadzin Masjidil Haram

Ilustrasi imam masjid (pexels.com/Ahmet Polat) Masjidil Haram diisi oleh deretan muadzin senior hingga generasi penerus dengan suara merdu khas yang tak asing di telinga jemaah:
- Ali Ahmed Mullah: Kepala muadzin legendaris yang mulai mengumandangkan adzan sejak usia 14 tahun dan resmi diangkat pada 1975.
- Majid Ibrahim Al-Abbas: Dipercaya mengemban tugas mulia ini sejak tahun 2001.
- Ahmed Ali Nahhas, Ahmed Younis Khoja, & Essam Ali Khan: Ketiganya resmi bergabung memperkuat jajaran muadzin pada Juli 2009.
- Saeed bin Omar Fallatah & Hamd Daghreeree: Mulai aktif bertugas sejak Ramadan 2013.
- Hussain Shahat, Hashim Saqqaf, & Emad Baqree: Resmi diangkat pada tahun 2015.
- Muhammad BaSa'ad, Sohail Hafiz, & Sami Rayes: Dipercaya sejak tahun 2017.
- Turki Hassani, Sheikh Muhammad ‘Amry, & Abdullah Ba’Afeef: Mulai menyuarakan panggilan ilahi sejak Ramadan 2018.
- Naif Faydah & Atef Ali Mulla: Masing-masing diangkat pada Ramadan 1988 dan tahun 2022.
Serta diisi pula oleh para muadzin berbakat seperti Muhammad Ali Shakir, Towfeeq Khoj, dan Ahmad Basnawi. Selain itu, jasa para mantan muadzin legendaris juga selalu dikenang, seperti almarhum Mohammed Siraj Ma'arof, Abdullah bin Asaad Reis, hingga Ibrahim Madani yang berpulang pada 2026.
3. Daftar muadzin Masjid Nabawi

ilustrasi imam di mimbar masjid (pexels.com/Alena Darmel) Tak kalah istimewa, Masjid Nabawi di Madinah juga memiliki para muadzin berdedikasi tinggi. Jajaran muadzin di sini dipimpin oleh kepala muadzin Abdulrahman bin Abdul-Ilah Khashoggi, yang sejak usia 14 tahun bercita-cita mengabdi hingga akhirnya resmi diangkat. Berikut adalah nama-nama muadzin terkemuka di Masjid Nabawi:
- Essam bin Hussein Bukhari: Telah mengabdi sejak tahun 1965.
- Muhammad bin Majid Hakim: Mulai bertugas sejak tahun 2000.
- Umar bin Nabil Sunbul, Saud bin Abdulaziz Bukhari, Abdulmajid bin Salama Al-Suraihi, Ashraf bin Muhammad Afifi, & Iyaad bin Ahmed Shukri: Resmi diangkat secara bersamaan pada tahun 2011.
- Adil bin Abdulrahman Kaatib, Mahdi Bin Youssef Barri, Osama bin Ibrahim Al-Akhdar Ali Al-Qayyim, Abdullah bin Hattab Al-Hunaini, Anas bin Nazih Al-Sharif, & Ahmed bin Mohammed Afifi: Bergabung memperkuat barisan muadzin pada tahun 2015.
- Muhammad bin Marwan Qassas, Hassan bin Abdul Rahman Khashoggi, & Ahmad ibn Muhammad al-Ansari: Mulai bertugas sejak tahun 2018.
Serta muadzin senior seperti Sami bin Mohammed Diouli dan Umar bin Youssef Kamal. Daftar ini juga mencakup para legenda terdahulu seperti almarhum Faisal Abdul Malik Numan yang wafat pada akhir 2025, sang ayah yaitu Abdul Malik Numan, serta tokoh-tokoh bersejarah lainnya seperti Kamil Najdi dan Abdulazeez Bukhari.
Itulah daftar para muadzin di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Suara merdu yang mereka lantunkan bukan sekadar penanda waktu salat, melainkan panggilan suci yang senantiasa menenangkan jiwa umat Islam di seluruh penjuru dunia. Semoga informasi ini menambah wawasan dan kecintaan kita terhadap Islam!
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



