Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Sunnah Makan Kurma, Manakah yang Kamu Tahu?

4 Sunnah Makan Kurma, Manakah yang Kamu Tahu?
ilustrasi sunnah makan kurma (pexels.com/khats cassim)
Intinya Sih
  • Rasulullah SAW menganjurkan berbuka puasa dengan kurma karena kandungan gulanya cepat mengembalikan energi setelah seharian berpuasa.
  • Nabi Muhammad SAW memiliki kebiasaan makan kurma dalam jumlah ganjil, seperti satu, tiga, atau lima butir, terutama saat berbuka dan Idul Fitri.
  • Kurma ajwa disebut memiliki khasiat melindungi dari racun dan sihir serta kaya nutrisi seperti kalsium, zat besi, vitamin K, folat, dan antioksidan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Apakah kamu suka buah kurma? Meskipun berasal dari daerah Timur Tengah, kita tidak sulit menjumpai buah ini. Buah berwarna cokelat ini mempunyai rasa manis nan legit. Di bulan Ramadan, kurma dikenal sebagai buah primadona menu berbuka puasa.

Tahukah kamu? Kurma adalah buah favorit Rasulullah SAW. Buah ini juga tercantum di dalam kitab suci Al-Qur'an yakni surat Maryam ayat 25.

Di sisi lain, buah dengan nama latin Phoenix dactylifera L. juga tercantum dalam beberapa hadits Rasulullah SAW. Apa saja sunnah makan kurma yang dianjurkan Nabi SAW? Berikut penjelasannya!

Table of Content

1. Berbuka puasa dengan buah kurma

1. Berbuka puasa dengan buah kurma

ilustrasi makan kurma ketika berbuka
ilustrasi makan kurma ketika berbuka (pexels.com/Nurul Sakinah Ridwan)

Kurma sering dijadikan buah tangan haji atau umrah. Selain itu, buah kurma juga dipakai sebagai hidangan pembuka puasa. Kamu pasti tidak asing lagi dengan kebiasaan satu ini. Ternyata, makan kurma ketika berbuka puasa termasuk sunnah Rasulullah.

Riwayat Anas radhiyallahu 'anhu, ia berkata:

"Rasulullah Sallallahu alaihi wa sallam sebelum shalat (Maghrib) berbuka dengan beberapa ruthab (kurma basah). Jika tidak ada ruthab maka beliau berbuka dengan beberapa tamr (kurma basah) dan jika tidak tamr maka beliau berbuka dengan beberapa teguk air." (HR Ahmad dan Abu Dawud).

Mengapa kurma dimakan ketika berbuka puasa? Umat muslim berlomba-lomba mengikuti sunnah Nabi SAW. Alasan lainnya buah kurma mengandung gula alami yang mudah diserap tubuh. Tubuh akan lemas setelah berpuasa seharian, lalu energi terisi kembali ketika makan kurma.

2. Makan kurma dengan jumlah ganjil

ilustrasi buah kurma
ilustrasi buah kurma jumlah ganjil (pexels.com/Polina Tankilevitch)

Bilangan ganjil adalah bilangan yang tidak habis dibagi oleh angka dua. Misalnya, satu, tiga, lima, dan tujuh. Kebiasaan nabi Muhammad SAW mengonsumsi kurma dengan bilangan ganjil. Anjuran ini dilakukan Rasulullah ketika berbuka puasa atau sebelum shalat idul Fitri. Hadist yang menjadi rujukan makan kurma dengan jumlah ganjil yaitu:

"Pada hari raya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak berangkat melaksanakan shalat hingga beliau makan beberapa butir kurma. Beliau makan beberapa kurma dengan bilangan yang ganjil." (HR. Bukhari)

3. Khasiat buah kurma ajwa

ilustrasi buah kurma ajwa dan buah apel
ilustrasi buah kurma ajwa dan buah apel (pexels.com/Muhammad Khawar Nazir)

Buah kurma terlihat sama saja ketika sekilas memandang. Warna cokelat dan bentuk lonjong menjadi karakteristik yang melekat pada buah kurma. Faktanya, kita dapat menjumpai ratusan jenis buah kurma. Salah satu jenis kurma yang paling terkenal adalah ajwa. Hadist nabi Muhammad SAW yang menyebutkan khasiat kurma ajwa yaitu,:

Dari Amir bin Sa'ad radhiallahu anhu dari Ayahnya dia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa di pagi hari makan beberapa biji kurma ajwah setiap harinya, maka tidak akan membahayakan terhadap dirinya baik itu racun maupun sihir pada hari itu hingga malam hari." Dan yang lain mengatakan tujuh biji kurma. (Al Bukhari. No. 5025, Muslim. No. 3814 dan Ahmad. No. 1488)

Buku berjudul Hukum Islam Agroteknologi: Studi Takhrij dan Syarah Hadi menyebutkan buah kurma terdiri karbohidrat sederhana yakni sukrosa dan fruktosa. Selain itu, kurma ajwa kaya akan kalsium, zat besi, vitamin K, folat, serta antioksidan.

4. Makan kurma dengan duduk iq'a

ilustrasi cara duduk
ilustrasi cara duduk (pexels.com/Michael Burrows)

Islam menyusun segala hal secara terperinci. Bahkan, kita mengenal bersuci sebelum ibadah. Sunnah makan kurma lain yaitu cara duduk sesuai kebiasaan Nabi Muhammad SAW. Anas bin Malik Radhiyallahu Anhu meriwayatkan, ia berkata,

"Saya melihat Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam duduk iq'a' beliau makan kurma"

Duduk iq'a adalah duduk menegakkan telapak kaki dan bertumpu pada tumit. Apabila Rasulullah SAW duduk dengan cara ini, maka beliau tidak bisa duduk dengan tenang. Alhasil, beliau tidak makan kurma dengan jumlah yang banyak.

Ternyata, sunnah makan kurma banyak sekali bentuknya. Kita sebagai umat Islam tentu saja ingin meneladani segala bentuk sunnah Nabi Muhammad SAW. Apakah kamu sudah melakukan sunnah makan kurma?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyu Kurniawan
EditorWahyu Kurniawan
Follow Us