Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

8 Cara agar Tidak Bau Badan, Bikin Percaya Diri Setiap Hari

8 Cara agar Tidak Bau Badan, Bikin Percaya Diri Setiap Hari
ilustrasi pria merasa percaya diri saat beraktivitas diluar ruangan tanpa takut bau badan. (www.pexels.com/Andrea Piacquadio)
Intinya Sih
  • Bau badan muncul saat keringat bercampur bakteri di kulit; mandi rutin, mengeringkan tubuh, serta memakai handuk bersih membantu menekan perkembangan bakteri.
  • Gunakan deodoran sesuai kebutuhan, pilih pakaian yang menyerap keringat, dan segera ganti baju basah untuk menjaga tubuh tetap kering selama beraktivitas.
  • Pola makan seimbang, cukup air putih, pengelolaan stres, serta bahan alami sebagai pelengkap dapat membantu menjaga aroma tubuh tetap segar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bau badan menjadi salah satu masalah yang sering mengganggu rasa percaya diri, terutama saat harus bertemu banyak orang atau menghabiskan waktu bersama gebetan. Kondisi ini umumnya muncul ketika keringat bercampur dengan bakteri yang berkembang di permukaan kulit, sehingga menghasilkan aroma yang kurang sedap. Meski terlihat sepele, bau badan dapat memengaruhi kenyamanan diri sendiri maupun orang di sekitar.

Kabar baiknya, ada banyak cara agar tidak bau badan yang bisa dilakukan dengan mudah dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari menjaga kebersihan tubuh hingga memperhatikan kebiasaan sederhana, semua langkah tersebut dapat membantu kamu tetap wangi seharian dan aktif seharian tanpa khawatir bau. Simak delapan cara berikut agar kamu bisa lebih pede di depan gebetan maupun saat beraktivitas.

1. Rajin mandi untuk mengurangi bakteri penyebab bau badan

ilustrasi pria sedang mandi.
ilustrasi pria sedang mandi. (www.pexels.com/Sergey Torbik)

Menjaga kebersihan tubuh merupakan langkah paling dasar untuk mengatasi bau badan. Saat tubuh berkeringat, bakteri di permukaan kulit akan menguraikan keringat sehingga memunculkan aroma yang tidak sedap. Karena itu, mandi secara rutin membantu mengurangi jumlah bakteri sekaligus membersihkan kotoran yang menempel di kulit.

Usahakan mandi minimal dua kali sehari, terutama jika kamu banyak beraktivitas di luar ruangan. Bersihkan area tubuh yang mudah berkeringat seperti ketiak, leher, selangkangan, dan sela-sela kaki menggunakan sabun hingga benar-benar bersih. Kebiasaan sederhana ini menjadi salah satu cara agar tidak bau badan yang paling efektif untuk diterapkan setiap hari.

2. Keringkan tubuh dan gunakan handuk yang selalu bersih

ilustrasi pria sedang mengeringkan badan dengan handuk.
ilustrasi pria sedang mengeringkan badan dengan handuk. (www.pexels.com/MART PRODUCTION)

Setelah mandi, jangan terburu-buru mengenakan pakaian saat tubuh masih lembap. Kondisi kulit yang basah dapat menjadi tempat ideal bagi bakteri untuk berkembang biak, sehingga risiko munculnya bau badan menjadi lebih tinggi. Oleh karena itu, pastikan seluruh tubuh sudah benar-benar kering sebelum berpakaian.

Selain itu, perhatikan juga kebersihan handuk yang digunakan. Handuk yang jarang dicuci bisa menjadi tempat berkumpulnya bakteri dan jamur sehingga justru mengembalikan kuman ke kulit setelah mandi. Ganti handuk secara rutin dan jemur hingga kering agar tetap higienis setiap kali digunakan.

3. Gunakan deodoran sesuai kebutuhan agar tetap wangi seharian

ilustrasi pria menggunakan deodorant.
ilustrasi pria menggunakan deodorant. (www.magnific.com/drobotdean)

Deodoran bukan sekadar memberikan aroma harum, tetapi juga membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau badan. Beberapa produk bahkan dilengkapi kandungan yang mampu mengurangi produksi keringat sehingga tubuh terasa lebih nyaman saat beraktivitas. Karena itu, penggunaan deodoran sebaiknya menjadi bagian dari rutinitas harian.

Pilih deodoran yang sesuai dengan kondisi kulit dan tingkat aktivitasmu. Jika kamu sering berolahraga atau banyak bekerja di luar ruangan, gunakan produk dengan perlindungan lebih lama agar tetap wangi seharian. Dengan begitu, kamu bisa lebih pede di depan orang tanpa terus-menerus khawatir aroma tubuh berubah.

4. Pilih pakaian yang mudah menyerap keringat

ilustrasi pria mengenakan pakaian kaos yang menyerap keringat.
ilustrasi pria mengenakan pakaian kaos yang menyerap keringat. (www.magnific.com/8photo)

Jenis pakaian ternyata turut memengaruhi munculnya bau badan. Bahan yang kurang mampu menyerap keringat akan membuat kulit terasa lembap sehingga bakteri lebih mudah berkembang. Akibatnya, aroma tubuh menjadi kurang segar meski kamu sudah mandi.

Gunakan pakaian berbahan katun atau material lain yang memiliki sirkulasi udara baik. Jangan lupa mengganti pakaian setelah berolahraga atau ketika baju sudah basah oleh keringat. Kebiasaan ini membantu menjaga tubuh tetap nyaman sekaligus mengurangi risiko bau badan.

5. Perhatikan pola makan agar aroma tubuh tetap segar

ilustrasi makan sehat.
ilustrasi pola makan sehat. (www.pexels.com/Nadin Sh)

Apa yang kamu konsumsi setiap hari ternyata bisa memengaruhi aroma tubuh. Beberapa jenis makanan, seperti bawang putih, bawang merah, makanan pedas, hingga minuman beralkohol, dapat membuat aroma keringat menjadi lebih menyengat. Jika dikonsumsi secara berlebihan, risiko munculnya bau badan pun bisa meningkat.

Sebaliknya, perbanyak konsumsi sayur, buah, dan air putih agar metabolisme tubuh tetap berjalan dengan baik. Tubuh yang terhidrasi membantu mengeluarkan zat sisa secara optimal sehingga aroma keringat cenderung lebih ringan. Pola makan yang seimbang menjadi salah satu cara agar tidak bau badan sekaligus menjaga kesehatan secara menyeluruh.

6. Jaga tubuh tetap kering selama beraktivitas

ilustrasi pria sedang mengeringkan keringat dengan handuk.
ilustrasi pria sedang mengeringkan keringat dengan handuk. (www.pexels.com/Ketut Subiyanto)

Bakteri penyebab bau badan lebih mudah berkembang di area tubuh yang lembap. Karena itu, menjaga tubuh tetap kering menjadi langkah penting agar kamu tetap nyaman saat beraktivitas. Semakin sedikit kelembapan pada kulit, semakin kecil pula peluang bakteri berkembang biak.

Jika kamu sering berkeringat karena bekerja, berolahraga, atau beraktivitas di luar ruangan, segera keringkan tubuh dan ganti pakaian yang basah. Kamu juga bisa membawa baju cadangan ketika harus berada di luar rumah dalam waktu lama. Kebiasaan ini membuat kamu tetap aktif seharian tanpa khawatir bau meski memiliki jadwal yang padat.

7. Manfaatkan bahan alami sebagai perawatan tambahan

ilustrasi bahan alami.
ilustrasi bahan alami. (www.magnific.com/8photo)

Selain menjaga kebersihan tubuh, beberapa bahan alami juga dapat membantu mengatasi bau badan. Baking soda, misalnya, dikenal mampu menyerap kelembapan sekaligus membantu menetralkan aroma pada area ketiak. Tawas juga sering dimanfaatkan sebagai deodoran alami karena dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau badan sekaligus mengurangi produksi keringat berlebih. Selain itu, daun sirih dan lemon kerap digunakan sebagai alternatif perawatan alami karena memiliki sifat yang membantu menekan pertumbuhan bakteri.

Meski begitu, bahan alami sebaiknya digunakan sebagai pelengkap, bukan pengganti kebiasaan menjaga kebersihan diri. Sebelum menggunakannya secara rutin, lakukan uji coba pada sebagian kecil kulit untuk memastikan tidak terjadi iritasi atau reaksi alergi. Dengan penggunaan yang tepat dan sesuai kondisi kulit, bahan-bahan alami tersebut dapat menjadi solusi tambahan untuk membantu menjaga tubuh tetap segar dan mengurangi bau badan.

8. Kelola stres agar produksi keringat lebih terkontrol

ilustrasi seorang pria sedang santai dengan mendengarkan musik.
ilustrasi seorang pria sedang santai dengan mendengarkan musik. (www.magnific.com/pressfoto)

Tidak sedikit orang yang berkeringat lebih banyak saat merasa gugup, cemas, atau stres. Kondisi ini dapat memicu munculnya bau badan karena keringat bercampur dengan bakteri di permukaan kulit. Itulah sebabnya kesehatan mental juga memiliki peran dalam menjaga kesegaran tubuh.

Luangkan waktu untuk beristirahat, berolahraga ringan, atau melakukan aktivitas yang membuat pikiran lebih rileks. Tidur yang cukup juga membantu tubuh mengatur produksi keringat dengan lebih baik. Ketika tubuh dan pikiran terasa lebih tenang, kamu pun bisa lebih pede di depan gebetan maupun pede di depan orang dalam berbagai situasi.

Menjaga tubuh agar tetap segar tidak membutuhkan langkah yang rumit jika dilakukan secara konsisten setiap hari. Mulai dari menjaga kebersihan diri, memilih pakaian yang tepat, hingga menerapkan pola hidup sehat merupakan cara agar tidak bau badan yang efektif untuk dilakukan. Dengan tubuh yang bersih, wangi seharian, dan bebas bau badan, kamu bisa menjalani berbagai aktivitas dengan lebih percaya diri tanpa khawatir mengganggu kenyamanan orang di sekitarmu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles