9 Cara Menambah Volume Rambut agar Tidak Lepek

Artikel membahas penyebab rambut pria tampak lepek, seperti produksi minyak berlebih, pemilihan produk yang salah, dan tekstur rambut yang halus atau mulai menipis.
Dijelaskan berbagai cara menambah volume rambut, mulai dari memilih sampo ringan bebas SLS, memijat kulit kepala saat keramas, hingga mengeringkan rambut dengan teknik yang mengangkat akar.
Penataan dan perawatan konsisten jadi kunci; gunakan produk ringan seperti mousse atau hair powder, pilih potongan rambut sesuai tekstur, dan konsultasikan ke ahli jika terjadi kerontokan.
Rambut yang terlihat lepek bisa bikin gaya rambut pria jadi kurang maksimal, bahkan setelah ditata rapi. Karena itu, memahami cara menambah volume rambut pria penting banget buat kamu yang sering merasa rambut cepat kempis di tengah aktivitas.
Masalah rambut kurang bervolume biasanya muncul karena beberapa hal, mulai dari produksi minyak berlebih di kulit kepala, pemilihan gaya rambut yang kurang tepat, sampai penggunaan produk penataan yang terlalu berat. Pada sebagian pria, rambut yang tampak pipih juga bisa dipengaruhi oleh rambut yang memang halus, tipis, atau mulai mengalami kerontokan.
Kabar baiknya, menambah volume rambut bukan selalu soal perawatan mahal. Dengan rutinitas yang tepat, pemilihan produk yang ringan, dan teknik menata rambut yang benar, tampilan rambut bisa terlihat lebih penuh, segar, dan mudah diatur.
Table of Content
1. Pahami penyebab rambut terlihat pipih

Sebelum buru-buru membeli produk penata rambut, kamu perlu tahu dulu kenapa rambutmu bisa terlihat rata atau kempis. Rambut pria bisa tampak kurang bervolume karena minyak dan sisa produk menumpuk di kulit kepala, sehingga helai rambut terasa berat dan sulit terangkat dari akar.
Selain itu, tipe rambut juga berpengaruh. Rambut yang halus atau tipis biasanya lebih mudah jatuh, sementara rambut ikal atau berombak cenderung punya volume alami karena bentuk helainya tidak lurus menempel ke kepala. Jumlah helai rambut di kepala dan diameter tiap helai juga menentukan seberapa penuh rambut terlihat.
Inilah kenapa cara menambah volume rambut pria tidak bisa hanya mengandalkan satu trik instan. Perawatannya harus dimulai dari kebersihan kulit kepala, pemilihan produk yang tepat, sampai cara mengeringkan dan menata rambut setelah keramas.
2. Pilih sampo yang tepat dan hindari formula yang terlalu keras

Salah satu langkah awal yang bisa kamu lakukan adalah mengganti sampo biasa dengan sampo yang lebih ramah untuk rambut. Sampo bebas SLS bisa jadi pilihan, terutama kalau rambutmu terasa mudah kering, rapuh, atau semakin sulit diatur setelah keramas.
SLS atau Sodium Lauryl Sulfate memang umum digunakan sebagai bahan pembersih dalam sampo, terutama karena bisa menghasilkan busa melimpah dan membantu mengangkat kotoran. Namun, paparan yang terlalu sering pada sebagian rambut dapat membuat minyak alami ikut terbilas berlebihan. Efeknya, rambut bisa terasa kering, rapuh, dan justru tampak rata di bagian akar.
Kamu juga bisa mempertimbangkan sampo dengan klaim penambah volume atau penebal rambut. Formula penambah volume biasanya dibuat lebih ringan agar rambut tidak cepat berat, sedangkan formula penebal rambut bekerja dengan membuat helai rambut tampak lebih penuh. Kuncinya, pilih produk yang membersihkan kulit kepala tanpa membuat rambut terasa kesat berlebihan.
3. Keramas dengan lembut sambil memijat kulit kepala

Keramas bukan cuma soal membersihkan rambut dari minyak dan kotoran. Momen ini juga bisa kamu manfaatkan untuk memijat kulit kepala secara perlahan agar sirkulasi di area kepala terasa lebih lancar.
Caranya sederhana. Saat keramas, pijat kulit kepala selama dua sampai tiga menit menggunakan ujung jari dengan gerakan melingkar. Hindari menggunakan kuku karena bisa membuat kulit kepala tergores atau iritasi. Fokuskan pijatan dari bagian depan, tengah, hingga belakang kepala agar seluruh area kulit kepala ikut terstimulasi.
Rutinitas kecil ini bisa membantu rambut terasa lebih segar dari akar. Kalau dilakukan konsisten, rambut juga lebih mudah diatur dan tidak cepat terlihat lepek setelah selesai keramas.
4. Gunakan kondisioner dengan cara yang benar

Kondisioner tetap penting karena membantu melembapkan rambut, mengurangi gesekan, dan membuat rambut lebih mudah ditata. Namun, cara pakainya perlu diperhatikan kalau tujuanmu adalah menambah volume.
Gunakan kondisioner hanya pada bagian tengah hingga ujung rambut, bukan langsung di kulit kepala. Kalau kondisioner terlalu banyak menumpuk di akar, rambut bisa terasa berat dan tampak turun. Ini bisa membuat volume yang kamu cari malah hilang sebelum rambut sempat ditata.
Pilih juga kondisioner yang terasa ringan. Produk yang terlalu kaya atau terlalu melembapkan bisa kurang cocok jika rambutmu mudah berminyak dan cepat lepek.
5. Manfaatkan masker rambut alami untuk membantu rambut tampak lebih sehat

Keramas saja kadang belum cukup, terutama kalau rambut sering terasa lemas, kering, atau mudah kehilangan bentuk. Di sinilah masker rambut bisa membantu memberi perawatan tambahan.
Kamu bisa menggunakan bahan alami seperti lidah buaya, madu, dan alpukat sebagai masker rambut. Bahan-bahan ini dapat membantu memberi hidrasi, menjaga kekuatan helai rambut, dan membuat rambut terasa lebih sehat. Rambut yang kondisinya lebih baik biasanya juga lebih mudah ditata agar terlihat bervolume.
Aplikasikan masker dari akar hingga ujung rambut, lalu diamkan sekitar 30 menit sebelum dibilas. Perawatan ini bisa dilakukan dua kali seminggu agar rambut tetap terasa segar, lembut, dan tidak cepat terlihat kempis.
6. Keringkan rambut dengan teknik yang membuat akar terangkat

Cara mengeringkan rambut punya pengaruh besar terhadap hasil akhir. Kalau rambut dibiarkan jatuh begitu saja saat basah, akar rambut bisa ikut turun dan membuat tampilan rambut terlihat pipih.
Gunakan hairdryer dengan suhu rendah atau sedang agar rambut tidak mudah rusak. Arahkan udara dari bagian akar ke ujung rambut sambil mengangkat rambut dengan jari atau sisir bulat. Untuk efek yang lebih bervolume, posisikan hairdryer agak miring sehingga akar rambut terangkat dari kulit kepala.
Kamu juga bisa membalikkan kepala saat mengeringkan rambut untuk menciptakan volume instan di area akar. Pastikan jarak hairdryer tidak terlalu dekat dari rambut agar panasnya tidak berlebihan. Pemakaian dua sampai tiga kali seminggu sudah cukup jika kamu ingin menjaga rambut tetap sehat.
7. Pakai produk penata rambut yang ringan dan tidak bikin berat

Produk penata rambut bisa membantu volume bertahan lebih lama, tapi salah pilih produk justru bisa membuat rambut terlihat berminyak dan kempis. Hindari produk yang terlalu berat, terlalu berminyak, atau membuat rambut terasa keras berlebihan.
Untuk tampilan yang lebih penuh, kamu bisa memilih produk ringan seperti mousse, semprotan tekstur, atau hair powder. Produk seperti hair powder dapat membantu menyerap minyak berlebih di rambut, sehingga rambut tampak lebih segar dan bervolume lebih lama. Cukup aplikasikan sedikit di area akar, lalu tata dengan jari agar hasilnya tetap alami.
Kalau kamu menggunakan produk seperti hair powder dari Kahf, aplikasikan pada pagi hari sebelum beraktivitas atau saat rambut mulai terasa lepek. Bentuk bubuknya memudahkan rambut ditata ulang tanpa membuatnya terasa terlalu berat.
8. Sesuaikan gaya rambut dengan kondisi rambutmu

Gaya rambut juga menentukan apakah rambut terlihat penuh atau justru semakin tipis. Rambut yang terlalu panjang bisa terasa lebih berat, terutama pada pria dengan rambut halus atau tipis. Akibatnya, rambut lebih mudah jatuh dan sulit terlihat mengembang.
Kalau kamu ingin tampilan yang lebih bervolume, pertimbangkan potongan yang lebih pendek atau berlapis. Bagian atas bisa dibiarkan sedikit lebih panjang agar mudah ditata, sementara bagian samping dan belakang tetap rapi. Panjang sekitar 3–5 cm di bagian atas biasanya lebih mudah diangkat dan dibentuk dibanding rambut yang terlalu pendek.
Untuk hasil yang lebih aman, kamu bisa berdiskusi dengan penata rambut soal model yang sesuai dengan tekstur rambutmu. Potongan yang tepat bisa membuat volume terlihat lebih alami tanpa harus terlalu bergantung pada banyak produk.
9. Jangan abaikan kemungkinan rambut menipis atau rontok

Kalau rambut terasa makin sulit bervolume karena jumlah rambut berkurang, masalahnya mungkin bukan hanya soal penataan. Rambut yang mulai menipis atau rontok bisa membuat area kulit kepala lebih mudah terlihat, sehingga rambut tampak kurang penuh.
Dalam kondisi seperti ini, kamu bisa mempertimbangkan konsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan. Beberapa perawatan seperti minoxidil dan finasteride dikenal sebagai opsi yang digunakan untuk membantu menangani kerontokan rambut. Minoxidil umumnya digunakan secara topikal, sementara finasteride merupakan obat oral yang bekerja dengan membantu menghambat pembentukan DHT, hormon yang berkaitan dengan pola kebotakan pria.
Selain itu, rawat kulit kepala dengan baik. Hindari kebiasaan menarik rambut terlalu kencang, menggosok rambut terlalu agresif, atau terlalu sering memakai topi ketat dalam waktu lama. Kebiasaan kecil seperti ini bisa berpengaruh pada kondisi rambut dan kulit kepala dalam jangka panjang.
Pada akhirnya, cara menambah volume rambut pria paling efektif adalah kombinasi antara perawatan yang konsisten dan teknik menata yang tepat. Mulai dari memilih sampo yang ringan, memijat kulit kepala saat keramas, memakai kondisioner dengan benar, sampai mengeringkan rambut dari akar, semuanya bisa membantu rambut terlihat lebih penuh tanpa harus berlebihan.
Kalau butuh hasil cepat, produk ringan seperti hair powder atau mousse bisa jadi penyelamat saat rambut mulai lepek. Namun, kalau volume rambut berkurang karena kerontokan, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional agar penyebabnya bisa ditangani dengan lebih tepat.







![[QUIZ] Orang Ini Ternyata Udah Secinta Itu Sama Kamu](https://image.idntimes.com/post/20251022/upload_4c008d094c0fb8f81386abc9b5d3a03a_0f9e2831-3975-4a2e-9c3a-9a16ecf8271d.jpg)



![[QUIZ] Orang Ini Hanya Cinta Sama Kamu untuk Selamanya, Gak Ada yang Lain!](https://image.idntimes.com/post/20260618/pexels-gustavo-fring-7446739_196b3cc6-f9d4-42dd-a1ff-a56d97530391.jpg)


![[QUIZ] Kalau Jadi Pasangan, Orang Ini Bisa Memberikan Ketenangan saat Kamu Menghadapi Masalah](https://image.idntimes.com/post/20260701/pexels-timur-weber-8560353_647cb49e-1688-4b23-84cc-45372dcc5295.jpg)







