Di Seberang, Obrolan Lomba Sihir tentang Hidup setelah Kehilangan

- Lomba Sihir merilis single baru berjudul “Di Seberang” yang mengangkat tema kehidupan setelah kehilangan, ditulis bersama oleh seluruh personel dan diproduseri sendiri di bawah label Sun Eater.
- Lagu ini menampilkan nuansa alternative rock dengan riff gitar berdistorsi yang mengingatkan pada warna musik awal Lomba Sihir, menghadirkan energi keras namun tetap melankolis.
- “Di Seberang” menjadi pembuka untuk album lanjutan bertajuk Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi, yang menggali sisi lebih personal dari karya sebelumnya dan direncanakan rilis pada 4 September mendatang.
Apa yang terjadi di saat hidup harus terus berjalan setelah maut memisahkan? Itulah cerita yang diangkat pada “Di Seberang”, single terbaru dari Lomba Sihir. Dirilis oleh Sun Eater, lagu yang ditulis oleh Natasha Udu (vokal), Rayhan Noor (vokal, gitar), Enrico Octaviano (drum), Tristan Juliano (kibor) dan Hindia (vokal) serta diproduseri oleh Lomba Sihir sendiri ini merupakan perpaduan yang serasi antara lirik yang kontemplatif dan mengharukan dengan musik rock yang energik dan bising, serta melibatkan Rishanda Singgih sebagai pemain bas tamu.
Lagu “Di Seberang” juga adalah bagian dari Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi yang akan dilepas pada 4 September mendatang serta merupakan perpanjangan atau deluxe edition dari Obrolan Jam 3 Pagi, album kedua band asal Jakarta tersebut yang beredar pada tahun 2025.
“Lagu ini datang dari pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul di rumah tangga gue, kayak, ‘Kalau aku mati duluan, nanti kita bagaimana?’ Sebenarnya sesimpel itu,” kata Enrico dalam keterangan resminya.
“Itu menjadi diskusi kayak, ‘Kalau ada yang terjadi di antara kita, opsi dan rencananya apa saja?," kata Tristan menambahkan.
Table of Content
1. Proses pengerjaannya dikerjakan bersama

Single “Di Seberang” ditulis beberapa bulan setelah album Obrolan Jam 3 Pagi dirilis pada tahun lalu. Menurut Baskara Putra alias Hindia, lagu ini benar-benar duduk bareng dalam proses pengerjaannya.
"Setelah tahu topiknya apa, bikin komposisinya, baru di sesi berikutnya bawa ide untuk nada vokal dan lirik. Gue berusaha menyintesiskan apa yang sering Enrico ceritakan ke gue saat dia bicara tentang topik tersebut, dan muncullah liriknya," ujar Baskara.
2. Membawa kembali sisi alternative rock
Secara musik, “Di Seberang” membawa kembali sisi alternative rock yang lebih keras dan sarat riff gitar berdistorsi yang sebelumnya terdapat di lagu lama Lomba Sihir seperti “Seragam Ketat” dan “Nirrrlaba” dari album perdana Selamat Datang di Ujung Dunia yang mereka rilis di tahun 2021.
Menurut Rayhan, dalam proses pengerjaannya mereka selalu membayangkan Lomba Sihir punya spektrum yang luas banget. Mereka bisa main ke mana saja, kapan pun mereka suka.
"Suatu hari kami bisa main yang kayak 'Andai Saja' atau 'Ya Mau Gimana'. Kami bisa riang seperti di 'Ribuan Memori' atau 'Selamanya'. Lagu ini agak kotor dan keras tapi melankolis juga. Kalau secara sonik, itu banyak ada di Selamat Datang di Ujung Dunia tapi mungkin enggak terlalu banyak di Obrolan Jam 3 Pagi. Kali ini untuk balik ke sana kayaknya menjadi sesuatu yang menarik saja," kata Rayhan.
3. Gerbang menuju album "Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi"

Lagu “Di Seberang” juga merupakan gerbang menuju Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi, perpanjangan album Obrolan Jam 3 Pagi yang berisi sejumlah lagu baru dengan topik-topik yang semakin dalam dan personal.
“Suatu hari kami duduk bareng, terus bertanya, ‘Apa selanjutnya?’ Kami sepakat bahwa ada yang dapat digali lebih dalam lagi dari Obrolan Jam 3 Pagi. Ada hal yang lebih personal yang ingin kami utarakan. Saat memilih ‘Di Seberang’ sebagai single, salah satu pertimbangannya adalah karena secara musik menjadi pembuka yang tepat untuk Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi," kata Udu.
“Kami rela lagu itu menjadi lagu bersama, karena di saat karya sudah dirilis itu sudah bukan punya Lomba Sihir saja tapi milik semua yang mau mendengarkannya juga," kata Enrico.


















![[QUIZ] Gak Ada Orang Secinta Itu Sama Kamu Selain Dia](https://image.idntimes.com/post/20260709/pexels-khanhhoangminh-15497277_2c4dd65a-ff3c-4719-a791-86209c1ebd51.jpg)


