Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Cara Mengatasi Selangkangan yang Sering Gatal, Pahami!

3 min read
5 Cara Mengatasi Selangkangan yang Sering Gatal, Pahami!
ilustrasi pria memegang lutut dan paha (pexels.com/Ketut Subiyanto)
  • Selangkangan gatal berulang dapat dipicu iritasi produk atau infeksi jamur, sementara menggaruk terus-menerus berisiko memperparah iritasi dan menimbulkan luka.
  • Jaga area selangkangan tetap kering setelah mandi atau berolahraga, lalu segera ganti pakaian dalam basah dengan bahan nyaman, pas, dan mendukung sirkulasi udara.
  • Hentikan produk pemicu iritasi; obat antijamur bebas dapat digunakan bila penyebabnya jamur. Periksa ke dokter jika keluhan memburuk, tak membaik, atau disertai perubahan kulit.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Rasa gatal di selangkangan mungkin terdengar seperti masalah sepele bagi sebagian pria. Padahal, kalau terjadi berulang kali, rasa gatal tersebut bisa membuat aktivitas sehari-hari menjadi gak nyaman. Keinginan untuk terus menggaruk juga justru dapat membuat kulit semakin mengalami iritasi.

Penyebab selangkangan gatal pun gak selalu sama. Bisa saja kulit mengalami iritasi akibat produk tertentu, tetapi gatal juga dapat disebabkan oleh infeksi jamur seperti jock itch atau tinea cruris. Lantas, apa yang bisa dilakukan pria ketika selangkangannya sering terasa gatal?


  1. 1. Jaga selangkangan tetap kering

    Seorang pria bertelanjang dada melilitkan handuk putih di pinggang sambil membuka pintu.
    ilustrasi pria mengenakan handuk (pexels.com/Markofit Production)

    Kondisi yang lembap dapat membuat area selangkangan menjadi tempat yang cocok bagi jamur untuk berkembang. Karena itu, setelah mandi atau berolahraga, pastikan area selangkangan dikeringkan dengan baik menggunakan handuk yang bersih.

    Keringkan dengan cara menepuk-nepuk kulit secara perlahan dan jangan menggosoknya terlalu keras. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu mengurangi kelembapan berlebih yang membuat area selangkangan terasa gak nyaman.


  2. 2. Ganti pakaian dalam setelah banyak berkeringat

    Pria bertelanjang dada yang basah oleh keringat duduk menunduk di ruang ganti.
    ilustrasi pria berkeringat di ruang ganti (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

    Keringat yang terperangkap di dalam pakaian dalam bisa membuat area selangkangan semakin lembap. Kondisi tersebut dapat membuat rasa gak nyaman bertambah, terutama setelah berolahraga atau melakukan aktivitas fisik dalam waktu lama.

    Karena itu, segera ganti pakaian dalam yang sudah basah oleh keringat. Pilih pakaian dalam yang ukurannya pas dan memiliki bahan yang cukup nyaman serta memungkinkan sirkulasi udara. Pakaian yang terlalu ketat juga dapat meningkatkan gesekan pada kulit.


  3. 3. Hindari produk yang membuat kulit semakin iritasi

    Dua botol produk pembersih atau pelembap kulit berwarna putih tergeletak di atas handuk.
    ilustrasi produk perawatan kulit (pexels.com/ROMAN ODINTSOV)

    Selangkangan yang gatal belum tentu membutuhkan lebih banyak produk. Justru, sabun berpewangi, wet wipes, atau produk perawatan tertentu bisa menjadi pemicu iritasi pada sebagian orang.

    Kalau rasa gatal muncul setelah menggunakan produk baru, coba hentikan pemakaiannya dan perhatikan perubahan pada kulit. Produk yang diberi label fragrance-free bisa menjadi pilihan bagi kulit yang sensitif terhadap pewangi.


  4. 4. Gunakan obat antijamur jika penyebabnya memang jamur

    Tangan seseorang sedang menekan botol krim dan meratakannya ke telapak tangan.
    ilustrasi mengoleskan krim obat (pexels.com/Arina Krasnikova)

    Salah satu penyebab umum gatal di selangkangan adalah jock itch, yaitu infeksi jamur yang biasanya menimbulkan ruam gatal di area selangkangan dan paha bagian dalam. Kondisi ini lebih mudah terjadi pada area yang hangat dan lembap, terutama ketika seseorang banyak berkeringat.

    Untuk kasus ringan, obat antijamur yang dijual bebas dapat digunakan sesuai petunjuk pada kemasan. Namun, jangan langsung menganggap semua rasa gatal sebagai infeksi jamur karena penyebabnya bisa berbeda. Jika gak membaik setelah perawatan atau justru semakin parah, pemeriksaan oleh dokter diperlukan untuk memastikan penyebabnya.


  5. 5. Jangan terus-menerus menggaruk bagian yang gatal

    Seorang pria paruh baya memegang kepala dengan ekspresi wajah kesakitan dan tertekan.
    ilustrasi pria merasa pusing dan tidak nyaman (pexels.com/Nicola Barts)

    Menggaruk memang terasa seperti cara tercepat untuk menghilangkan rasa gatal. Sayangnya, kebiasaan tersebut dapat membuat kulit semakin teriritasi dan bahkan menyebabkan luka akibat garukan.

    Kalau rasa gatal muncul, coba tahan keinginan untuk menggaruk dan perhatikan kondisi kulitnya. Jika muncul ruam, benjolan, luka, pembengkakan, atau rasa gatal gak kunjung membaik, sebaiknya jangan hanya mengandalkan perawatan sendiri. Konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter agar penyebabnya bisa diketahui dengan tepat.

    Selangkangan yang sering gatal memang bisa mengganggu kenyamanan, tetapi jangan buru-buru menganggapnya sebagai masalah yang sama pada setiap orang. Menjaga area tetap kering, mengganti pakaian setelah berkeringat, dan menghindari produk yang memicu iritasi bisa menjadi langkah awal yang sederhana.

    Kalau rasa gatal terus berulang atau disertai perubahan pada kulit, sebaiknya cari tahu penyebabnya daripada hanya terus menggaruk. Dengan mengetahui penyebabnya, perawatan yang dilakukan juga bisa lebih tepat.


This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team