ilustrasi orang melihat jam (pexels.com/djelics)
Ada kepuasan tersendiri saat membuka kotak jam baru dan merasakan beratnya di pergelangan tangan. Sensasi ini sulit dijelaskan bagi yang bukan penggemar. Rasa bangga dan puas muncul dari proses memilih hingga akhirnya memiliki.
Hobi koleksi juga memberi rasa pencapaian bertahap. Setiap tambahan koleksi terasa seperti milestone baru. Kombinasi emosi, gengsi, dan kepuasan pribadi inilah yang membuat banyak cowok sulit berhenti di satu jam saja.
Koleksi jam tangan mahal bukan semata soal gaya hidup glamor. Di baliknya ada simbol pencapaian, apresiasi teknis, hingga pertimbangan investasi. Bagi sebagian pria, jam adalah kombinasi antara seni, status, dan cerita hidup.
Pada akhirnya, setiap orang punya cara berbeda menikmati hasil kerja kerasnya. Ada yang memilih traveling, ada yang memilih properti, dan ada pula yang memilih jam tangan. Selama dilakukan dengan bijak dan sesuai kemampuan, hobi ini bisa menjadi bentuk apresiasi diri yang bermakna.