Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Jersey Bola Tidak Sebaiknya Dijemur di Bawah Matahari?
ilustrasi jersey sepak bola (unsplash.com/Cristian Tarzi)
  • Paparan sinar UV langsung dapat membuat warna jersey cepat pudar, terutama warna cerah, sehingga tampilannya perlahan menjadi kusam.
  • Panas matahari berlebih berisiko mengeringkan, mengeraskan, dan mengurangi daya rekat cetakan nama, nomor, logo, serta sponsor hingga mudah mengelupas.
  • Jersey sebaiknya dikeringkan terbalik di tempat teduh dengan sirkulasi udara baik untuk menjaga serat, bentuk, warna, dan cetakan tetap awet.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Setelah dipakai bermain atau menonton pertandingan, jersey bola tentu perlu segera dicuci agar keringat dan kotoran tidak terlalu lama menempel pada kain. Setelah dicuci, menjemurnya di bawah matahari mungkin terasa seperti pilihan paling praktis karena panas matahari bisa membuat pakaian cepat kering.

style="text-align: justify;">Namun, cara tersebut justru kurang baik untuk jersey, terutama jika pakaian memiliki nomor punggung, nama pemain, logo sponsor, atau desain yang dicetak pada permukaan kain. Lalu, apa yang sebenarnya terjadi pada jersey jika terlalu sering terkena panas matahari langsung?

1. Warna jersey bisa lebih cepat pudar

ilustrasi jersey (unsplash.com/Simon Reza)

Sinar matahari mengandung radiasi ultraviolet atau UV yang dapat memengaruhi zat pewarna pada kain. Paparan yang terlalu sering dan terlalu lama dapat membuat warna perlahan kehilangan ketajamannya, terutama pada jersey dengan warna cerah seperti merah, kuning, biru, atau hijau. Perubahannya memang tidak langsung terlihat setelah sekali menjemur, tetapi bisa semakin jelas setelah jersey berkali-kali terkena matahari langsung.

Masalah ini tentu lebih terasa pada jersey yang ingin disimpan dalam kondisi bagus untuk waktu lama. Warna yang awalnya terlihat pekat bisa perlahan tampak kusam sehingga tampilannya tidak lagi sama seperti ketika baru dibeli. Karena itu, setelah dicuci sebaiknya jersey dikeringkan di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik dan tidak terkena sinar matahari secara langsung. Cahaya tetap boleh mengenai pakaian secara tidak langsung selama proses pengeringan berlangsung.

2. Nama dan nomor di jersey bisa lebih cepat rusak

ilustrasi jersey (unsplash.com/ 磊 周)

Bagian nama pemain, nomor punggung, logo, atau tulisan sponsor pada jersey biasanya tidak dibuat dengan cara yang sama seperti warna dasar kain. Banyak jersey menggunakan bahan tambahan yang ditempel atau dicetak menggunakan panas pada permukaan kain. Bagian tersebut lebih membutuhkan perhatian karena panas berlebihan dapat membuat permukaannya berubah.

Jika jersey terlalu sering dijemur di bawah matahari yang terik, lapisan cetakan bisa menjadi lebih cepat kering, mengeras, atau kehilangan daya rekatnya. Dalam jangka panjang, bagian tepinya dapat mulai terangkat dan akhirnya mengelupas. Kondisi ini tentu sangat disayangkan, terutama pada jersey yang memiliki nama atau nomor pemain favorit. Membalik jersey sebelum dijemur juga dapat membantu mengurangi paparan langsung pada bagian cetakan.

3. Serat kain bisa lebih cepat mengalami kerusakan

ilustrasi jersey (unsplash.com/Bibesh Manandhar)

Sebagian besar jersey sepak bola modern menggunakan bahan sintetis seperti poliester karena material ini ringan, cepat kering, dan mampu membantu mengalirkan keringat dari permukaan kulit. Meski cukup kuat untuk digunakan saat berolahraga, bahan sintetis tetap bisa mengalami perubahan jika terus-menerus terpapar panas dan sinar UV dalam waktu lama.

Paparan tersebut dapat membuat serat kain perlahan kehilangan sebagian kualitasnya. Jersey yang terlalu sering terkena panas ekstrem bisa terasa berbeda setelah digunakan dan dicuci berkali-kali. Karena itu, bukan hanya warna atau cetakan yang perlu dijaga, tetapi juga kondisi kain secara keseluruhan. Menjemur dalam kondisi teduh membantu mengurangi paparan yang tidak diperlukan tanpa membuat proses pengeringan menjadi terlalu lama.

4. Panas berlebihan dapat membuat jersey cepat kehilangan bentuk

ilustrasi jersey (unsplash.com/Martin Zeman)

Jersey memang dirancang agar bisa mengikuti gerakan tubuh ketika digunakan bermain sepak bola. Karena itu, kainnya perlu tetap memiliki karakter lentur dan bentuk yang baik. Paparan panas berlebihan, terutama ketika jersey dibiarkan terlalu lama dalam keadaan basah di bawah matahari terik, kurang ideal untuk menjaga kondisi kain tersebut.

Masalahnya akan lebih mudah terlihat jika jersey digantung dengan cara yang kurang tepat ketika masih berat karena menyimpan banyak air. Berat air dapat membuat kain tertarik ke bawah dan bagian tertentu menjadi lebih mudah melar. Setelah dicuci, lebih baik jersey diperas dengan lembut tanpa dipelintir lalu digantung dengan posisi yang tidak membuat bagian bahu atau kerah tertarik terlalu kuat.

5. Menjemur di tempat teduh sebenarnya sudah cukup

ilustrasi jersey (unsplash.com/Jakub Čihák)

Jersey tidak membutuhkan panas matahari langsung agar bisa kering dengan baik. Karena yang lebih penting justru sirkulasi udara di sekitar kain sehingga air dapat menguap secara bertahap. Karena itu, jersey bisa dijemur di tempat teduh yang terbuka dan memiliki aliran udara, misalnya area yang terkena cahaya terang tetapi terlindung dari matahari langsung.

Sebelum dijemur, jersey juga sebaiknya dibalik sehingga bagian dalam berada di luar. Cara sederhana ini membantu mengurangi paparan langsung pada warna dan cetakan. Setelah kering, segera angkat jersey dan jangan membiarkannya berjam-jam tergantung di tempat jemuran. Kebiasaan kecil seperti ini dapat membantu menjaga warna, cetakan, dan kondisi kain agar jersey tetap enak dipakai dalam waktu lama.

Merawat jersey sepak bola memang tidak harus rumit, tetapi beberapa kebiasaan kecil bisa menentukan seberapa lama kondisinya tetap bagus. Menjauhkannya dari matahari langsung merupakan salah satu cara sederhana untuk mengurangi risiko warna cepat pudar dan bagian cetakan cepat rusak. Terlebih jika jersey tersebut merupakan koleksi atau memiliki nilai khusus, cara mencuci dan mengeringkannya layak diperhatikan sejak awal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article