9 Prediksi Tren Model Kemeja Pria di Tahun 2026 yang Paling Diminati

- Kemeja boxy menawarkan siluet santai yang modern, cocok untuk pria dengan mobilitas tinggi.
- Kemeja korduroi tampil menonjol lewat tekstur khas dan palet warna earth tone yang semakin mendominasi.
- Kemeja flanel tetap relevan untuk gaya kasual pria dengan penyesuaian desain agar terlihat lebih modern.
Perkembangan tren fesyen pria terus bergerak seiring perubahan gaya hidup, pola kerja, dan cara generasi muda mengekspresikan diri melalui pakaian. Menjelang tahun 2026, kemeja diprediksi tetap menjadi item esensial karena fleksibel digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari aktivitas kasual hingga acara formal. Inovasi desain, potongan, serta material membuat model kemeja pria semakin adaptif dengan mobilitas tinggi dan iklim tropis.
Tidak hanya soal tampilan, kenyamanan dan fungsi kini menjadi pertimbangan utama dalam memilih kemeja. Hal ini mendorong munculnya berbagai model kemeja dengan karakter yang lebih modern dan praktis. Melihat arah pergerakan tren tersebut, ada beberapa model kemeja pria yang diprediksi paling diminati sepanjang tahun 2026.
1. Kemeja boxy menawarkan siluet santai yang modern

Kemeja boxy diprediksi masih menjadi salah satu model paling diminati karena potongannya yang longgar mampu memberikan kenyamanan maksimal saat digunakan seharian. Siluetnya yang cenderung lurus menciptakan kesan modern tanpa terlihat terlalu kasual, sehingga cocok untuk pria dengan mobilitas tinggi. Model ini juga dinilai mampu menyesuaikan berbagai bentuk tubuh tanpa membuat tampilan terlihat berlebihan.
Selain nyaman, kemeja boxy juga unggul dari sisi fleksibilitas dalam padu padan outfit. Kemeja ini dapat dikenakan dengan celana bahan untuk tampilan rapi atau dipadukan dengan jeans dan sepatu kasual untuk kesan santai. Kombinasi antara fungsi, kenyamanan, dan tampilan yang kekinian membuat kemeja boxy diperkirakan tetap bertahan sebagai tren utama di tahun 2026.
2. Kemeja korduroi tampil menonjol lewat tekstur khas

Kemeja korduroi menawarkan karakter visual yang kuat berkat tekstur garis timbul pada permukaan kainnya. Tekstur ini memberikan dimensi tambahan pada outfit, sehingga tampilan tidak terlihat datar meskipun menggunakan warna-warna netral. Bagi pria yang ingin tampil lebih berkarakter tanpa harus bermain motif ramai, korduroi menjadi pilihan menarik.
Pada 2026, kemeja korduroi diprediksi hadir dengan desain yang lebih ringan dan adaptif untuk penggunaan harian. Palet warna earth tone seperti cokelat, krem, dan hijau zaitun diperkirakan semakin mendominasi karena mudah dipadukan dengan berbagai gaya. Perpaduan antara estetika klasik dan sentuhan modern menjadikan kemeja korduroi semakin relevan di tren fesyen pria.
3. Kemeja flanel tetap relevan untuk gaya kasual pria

Kemeja flanel diperkirakan masih mempertahankan eksistensinya sebagai pilihan favorit untuk gaya kasual. Material flanel yang hangat dan lembut memberikan kenyamanan ekstra, terutama bagi pria yang sering beraktivitas di ruang berpendingin udara. Pola kotak-kotaknya juga menciptakan kesan santai yang tidak lekang oleh waktu.
Memasuki tahun 2026, kemeja flanel diprediksi mengalami penyesuaian desain agar terlihat lebih modern. Potongan yang lebih rapi serta pilihan warna yang lebih dewasa membuat flanel tidak lagi terbatas pada gaya santai saja. Dengan sentuhan tersebut, kemeja flanel bisa digunakan untuk berbagai kesempatan semi kasual tanpa kehilangan identitasnya.
4. Kemeja formal mengarah ke desain yang lebih minimal

Tren kemeja formal di tahun 2026 diprediksi mengarah pada desain yang lebih sederhana dan bersih. Detail berlebihan mulai ditinggalkan demi menciptakan tampilan yang lebih profesional dan modern. Pendekatan minimalis ini membuat kemeja formal terasa lebih fleksibel untuk berbagai situasi.
Selain digunakan untuk kebutuhan kerja, kemeja formal kini semakin sering dipadukan dengan item kasual seperti celana chino atau sepatu tanpa tali. Gaya ini menciptakan tampilan rapi tanpa terkesan terlalu kaku. Adaptasi tersebut menunjukkan bahwa kemeja formal terus berkembang mengikuti perubahan gaya hidup pria modern.
5. Kemeja lengan pendek makin fleksibel digunakan

Kemeja lengan pendek diprediksi semakin mendapatkan tempat di tren fesyen pria tahun 2026. Desainnya yang kini lebih rapi membuat model ini tidak lagi identik dengan gaya santai semata. Detail kerah yang tegas dan pemilihan bahan berkualitas menjadikannya layak digunakan di berbagai acara.
Selain itu, kemeja lengan pendek menawarkan kenyamanan maksimal, terutama di iklim tropis seperti Indonesia. Model ini mudah dipadukan dengan celana bahan, chino, maupun jeans tanpa menghilangkan kesan rapi. Kombinasi kenyamanan dan tampilan yang bersih membuat kemeja lengan pendek semakin diminati.
6. Kemeja linen jadi solusi ideal di iklim tropis

Kemeja linen diprediksi semakin populer karena kemampuannya memberikan kenyamanan optimal di cuaca panas. Material serat alami ini dikenal mampu menyerap kelembapan dengan baik, sehingga tetap terasa sejuk saat dikenakan. Hal ini menjadikannya pilihan ideal untuk aktivitas luar ruangan maupun perjalanan santai.
Dari sisi tampilan, linen menawarkan kesan natural dan kasual yang effortless. Kerutan alami pada kain justru menjadi ciri khas yang memperkuat karakternya. Pada tahun 2026, kemeja linen diperkirakan identik dengan gaya santai yang tetap terlihat berkelas.
7. Kemeja oversize mendukung gaya streetwear modern

Kemeja oversize diprediksi masih menjadi bagian penting dari tren streetwear pria di tahun 2026. Potongan longgar memberikan kebebasan bergerak sekaligus menciptakan siluet santai yang khas. Model ini cocok bagi pria yang mengutamakan kenyamanan tanpa mengorbankan gaya.
Selain itu, kemeja oversize sangat fleksibel untuk dikombinasikan dengan berbagai item fesyen. Bisa dikenakan sebagai atasan utama atau dijadikan outer dengan kaus polos di dalamnya. Fleksibilitas tersebut membuat kemeja oversize tetap relevan di tengah perubahan tren.
8. Kemeja oxford mempertahankan kesan smart casual

Kemeja oxford diperkirakan tetap menjadi pilihan utama untuk tampilan smart casual pria. Tekstur anyaman khasnya memberikan kesan rapi, tetapi tidak terlalu formal. Model ini cocok untuk pria yang ingin tampil profesional dengan sentuhan santai.
Di tahun 2026, kemeja oxford diprediksi hadir dengan potongan yang lebih modern dan ergonomis. Warna-warna netral serta desain minimal akan semakin mendominasi. Dengan karakter tersebut, kemeja oxford tetap menjadi pilihan aman untuk berbagai kesempatan.
9. Kemeja polo berevolusi dari sisi fungsi dan gaya

Kemeja polo diprediksi mengalami perkembangan signifikan di tahun 2026, terutama dari sisi material dan fungsi. Tidak hanya mengandalkan tampilan klasik, polo kini dilengkapi dengan bahan yang lebih ringan dan nyaman. Hal ini membuatnya cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Dari segi gaya, kemeja polo tetap mempertahankan citra rapi dan kasual yang seimbang. Model ini mudah dikenakan tanpa perlu banyak padu padan tambahan. Kombinasi fungsi dan estetika membuat kemeja polo diperkirakan tetap diminati oleh berbagai kalangan.
Tren kemeja pria di tahun 2026 menunjukkan pergeseran ke arah desain yang lebih nyaman, fleksibel, dan relevan dengan gaya hidup modern. Beragam model hadir untuk menjawab kebutuhan pria dengan karakter dan aktivitas yang berbeda. Dengan memahami prediksi ini, kamu bisa lebih siap menentukan pilihan kemeja yang sesuai dengan gaya dan kebutuhan pribadi.



















