Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sejarah Sepatu Boots, dari Fungsional sampai Fashion
ilustrasi sepatu boots (pexels.com/丹 师)
  • Boots awalnya digunakan sejak ribuan tahun lalu oleh prajurit, pekerja, dan penunggang kuda untuk melindungi kaki dari medan berat, cuaca ekstrem, lumpur, dingin, serta cedera ringan.
  • Pada abad ke-18 hingga ke-20, boots berkembang di militer dan pekerjaan lapangan karena material kokoh serta tahan lama, yang turut membentuk citranya sebagai alas kaki tangguh dan maskulin.
  • Sejak pertengahan abad ke-20, pengaruh budaya rock, biker, dan ikon fashion menggeser boots menjadi item gaya hidup; beragam modelnya kini fleksibel untuk outfit kasual hingga semi formal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
sejak ribuan tahun lalu

Sepatu boots digunakan untuk melindungi kaki di medan sulit dan cuaca ekstrem.

masa awal

Boots banyak dipakai prajurit, pekerja, dan penunggang kuda. Model tinggi melindungi kaki dari lumpur, dingin, dan cedera ringan.

abad ke-18 hingga ke-20

Boots berkembang di kalangan militer dan pekerja lapangan karena kuat untuk kondisi berat dan keamanan kerja. Citra maskulinnya mulai terbentuk.

pertengahan abad ke-20

Boots bergeser dari kebutuhan fungsional menjadi identitas gaya hidup melalui budaya rock, biker, dan subkultur.

Seiring perkembangan zaman

Berbagai model boots hadir untuk menyesuaikan kebutuhan dan gaya berpakaian, termasuk combat, chelsea, work, dan desert boots.

Saat ini

Boots tidak lagi hanya digunakan untuk kerja lapangan atau aktivitas berat, tetapi juga sebagai bagian dari fashion.

kini

Boots menjadi fashion item yang identik dengan gaya maskulin dan tetap diminati lintas generasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Sepatu boots berkembang dari pelindung kaki untuk medan berat dan cuaca ekstrem menjadi item fashion yang digunakan dalam gaya kasual, streetwear, hingga semi formal.
  • Who?
    Prajurit, pekerja, penunggang kuda, tentara, pekerja tambang, konstruksi, perkebunan, musisi, aktor, ikon fashion, serta pengguna fashion mengenakan boots dalam berbagai periode.
  • Where?
    Boots digunakan di medan sulit, lingkungan militer, lokasi pekerjaan lapangan seperti tambang dan konstruksi, serta panggung, kehidupan sehari-hari, dan kegiatan berpakaian kasual.
  • When?
    Penggunaan boots dimulai sejak ribuan tahun lalu, berkembang di lingkungan militer dan kerja pada abad ke-18 hingga ke-20, lalu masuk budaya populer pada pertengahan abad ke-20.
  • Why?
    Boots awalnya dipakai untuk melindungi kaki dari lumpur, dingin, dan cedera ringan. Kini boots juga dipilih karena desainnya kokoh, tahan lama, fleksibel, dan memberi kesan maskulin.
  • How?
    Perubahan terjadi melalui perkembangan desain dan penggunaan: dari model pelindung pergelangan kaki, kemudian dipakai militer dan pekerja, dipopulerkan budaya rock serta biker, lalu hadir dalam berbagai model fashion.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Dulu sepatu boots dipakai prajurit, pekerja, dan orang naik kuda supaya kaki aman dari lumpur, dingin, dan luka kecil. Lalu tentara dan pekerja berat juga memakainya karena kuat. Setelah itu, musisi dan orang keren memakai boots. Sekarang boots punya banyak bentuk dan dipakai banyak cowok untuk gaya sehari-hari.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sepatu boots kini jadi salah satu fashion item yang cukup identik dengan gaya maskulin dan kesan tangguh. Mulai dari dipakai untuk outfit kasual, gaya streetwear, sampai fashion semi formal, boots berhasil bertahan sebagai pilihan favorit banyak cowok lintas generasi.

Namun, jauh sebelum menjadi bagian dari tren fashion, boots sebenarnya punya fungsi yang jauh lebih praktis. Dari perlindungan kerja hingga simbol gaya hidup, berikut sejarah sepatu boots dari fungsional sampai jadi fashion item populer.

1. Berawal sebagai pelindung kaki di medan berat

ilustrasi pria memakai sepatu boots (pexels.com/omid bonyadian)

Sepatu boots sudah digunakan sejak ribuan tahun lalu untuk melindungi kaki saat menghadapi medan sulit atau cuaca ekstrem. Pada masa awal, boots banyak dipakai prajurit, pekerja, dan penunggang kuda karena desainnya memberi perlindungan lebih dibanding sepatu biasa.

Model tinggi pada bagian pergelangan kaki dibuat untuk menjaga kaki dari lumpur, dingin, atau cedera ringan. Karena itu, fungsi utama boots sejak awal memang lebih mengutamakan ketahanan dan kenyamanan.

2. Populer di kalangan militer dan pekerja lapangan

ilustrasi sepatu boots (pexels.com/Thegiansepillo)

Memasuki abad ke-18 hingga ke-20, boots semakin berkembang terutama di lingkungan militer dan pekerjaan berat. Tentara menggunakan boots karena dianggap lebih kuat menghadapi berbagai kondisi lapangan, sementara pekerja tambang, konstruksi, atau perkebunan mengandalkannya untuk keamanan kerja.

Desain yang kokoh dan material tahan lama membuat boots identik dengan kesan tangguh. Dari sinilah citra maskulin sepatu boots mulai terbentuk secara perlahan.

3. Masuk ke budaya populer dan musik

ilustrasi sepatu boots (pexels.com/Nino Souza)

Pada pertengahan abad ke-20, boots mulai bergeser dari kebutuhan fungsional menjadi bagian dari identitas gaya hidup. Budaya rock, biker, hingga subkultur tertentu membuat boots semakin populer sebagai simbol kebebasan, pemberontakan, dan gaya personal.

Banyak musisi, aktor, dan ikon fashion mulai terlihat mengenakan boots di panggung maupun kehidupan sehari-hari. Pengaruh budaya pop membuat sepatu ini terasa lebih dekat dengan dunia fashion modern.

4. Muncul berbagai model sesuai kebutuhan gaya

ilustrasi sepatu boots (pexels.com/furkanfdemir)

Seiring perkembangan zaman, boots hadir dalam banyak model seperti combat boots, chelsea boots, work boots, hingga desert boots. Masing-masing punya karakter berbeda yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan atau gaya berpakaian seseorang.

Fleksibilitas inilah yang membuat boots tetap relevan sampai sekarang. Banyak cowok menyukai boots karena bisa dipadukan dengan jeans, chino, jaket denim, atau outfit kasual lainnya.

5. Kini jadi simbol gaya maskulin yang timeless

ilustrasi sepatu boots (pexels.com/cottonbro studio)

Saat ini, boots tidak lagi hanya dipakai untuk kerja lapangan atau aktivitas berat. Banyak orang menggunakannya sebagai bagian dari fashion karena memberi kesan lebih rapi, dewasa, dan maskulin tanpa terlihat terlalu formal.

Menariknya, tren boots cenderung bertahan dibanding fashion item lain yang cepat berubah. Karakter desainnya yang klasik membuat sepatu ini terasa tetap keren dipakai lintas zaman.

Perjalanan sepatu boots dari alat pelindung kaki hingga menjadi bagian dari fashion menunjukkan bagaimana fungsi dan gaya bisa berkembang bersama. Dari medan berat hingga outfit sehari-hari, boots berhasil mempertahankan daya tariknya berkat desain yang kuat dan fleksibel.

Karena itu, tidak heran jika sepatu boots masih jadi favorit banyak cowok sampai sekarang. Pada akhirnya, item ini bukan hanya soal penampilan, tetapi juga simbol gaya yang terasa timeless dan penuh karakter.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article