Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Perbedaan Sepatu Chelsea dan Chukka Boots, Jangan Salah!

4 Perbedaan Sepatu Chelsea dan Chukka Boots, Jangan Salah!
ilustrasi chelsea dan chukka boots (pexels.com/Giày Da Tino | pexels.com/Aria Johnson)
Intinya Sih
  • Chelsea boots tidak bertali dan memakai karet elastis di sisi sepatu, sedangkan chukka boots memiliki tali pendek dengan 2–3 lubang di tiap sisi.
  • Chelsea boots punya area engkel lebih tinggi menutup mata kaki, sementara chukka boots lebih rendah sehingga tampil lebih kasual dan santai.
  • Chelsea awalnya dipakai bangsawan Inggris untuk gaya elegan, sedangkan chukka berasal dari militer dan kini populer untuk tampilan kasual pria.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Boots untuk pria memang ada banyak jenisnya, dari yang memiliki bagian engkel tinggi hingga rendah, sampai yang terbuat dari suede hingga kulit halus. Dari berbagai jenis boots, ada dua yang sering dipilih pria untuk berpenampilan kasual dan rapi, yakni chelsea dan chukka boots. Keduanya merupakan boots yang cocok dipadukan dengan jeans hingga celana chinos untuk penampilan santai dan manly.

Jika kamu belum tahu perbedaan antara chelsea dan chukka boots, maka kali ini IDN Times bakal bahas lho, bro. Sehingga kamu bisa menentukan jenis boots mana yang paling cocok kamu pilih. Jadi, simak perbedaan antara chelsea dan chukka boots di bawah ini, ya!

Table of Content

1. Chelsea merupakaan boots tanpa tali, sedangkan chukka menggunakan tali sepatu pendek

1. Chelsea merupakaan boots tanpa tali, sedangkan chukka menggunakan tali sepatu pendek

ilustrasi chelsea boots
ilustrasi chelsea boots (pexels.com/Giày Da Tino)

Ciri khas yang paling terlihat antara chelsea dan chukka boots adalah kehadiran tali sepatunya. Chelsea merupakan boots yang terlihat minimalis dan bersih. Chelsea tidak menggunakan tali sepatu sama sekali ketika digunakan. Namun, chelsea boots menggunakan karet elastis yang berada di setiap sisinya untuk memudahkan kaki masuk. Sehingga tampilannya terlihat tajam tanpa ganguan tali sepatu yang menjuntai seperti boots pada umumnya.

Sedangkan chukka, merupakan boots yang masih menggunakan tali sepatu. Namun, tali sepatu yang digunakan cukup pendek. Karena chukka boots hanya memiliki 2-3 lubang tali sepatu di setiap sisinya. Sehingga, tampilannya sangat berbeda dibanding chelsea boots, bahkan dibanding boots bertali lainnya.

2. Chelsea memiliki area engkel yang lebih tinggi dibanding chukka

ilustrasi chelsea chukka boots
ilustrasi chelsea chukka boots (pexels.com/Aria Johnson)

Boots memang identik dengan desain area engkel yang tinggi hingga melebihi mata kaki. Namun, chelsea dan chukka memiliki perbedaan pada area ini. Chelsea memiliki area engkel yang tinggi menutup seluruh mata kaki bahkan melebihinya seperti boots pada umumnya. Area engkel yang tinggi, juga sebagai tempat karet elastis dipasang untuk memudahkan proses memakai dan melepas boots.

Sedangkan chukka, memiliki area engkel yang lebih rendah dibanding chelsea maupun boots pada umumnya. Biasanya hanya berada di sekitaran mata kaki. Ini menjadi ciri khas chukka boots dibanding boots lainnya, termasuk chelsea. Selain itu, membuat chukka boots terlihat sangat kasual dan lebih santai karena area engkel yang rendah.

3. Chelsea awalnya digunakan bangsawan, sedangkan chukka untuk keperluan militer

ilustrasi chelsea boots
ilustrasi chelsea boots (pexels.com/PNW Production)

Dari segi sejarah, kedua sepatu ini memiliki latar belakang yang berbeda dalam penggunaannya di masa lalu. Chelsea boots merupakan sepatu yang identik dengan kesan mewah dan elegan. Ini karena chelsea boots awalnya merupakan sepatu yang digunakan oleh Ratu Victoria dari Inggris pada pertengahan abad ke-19. Sepatu ini memperkenalkan teknologi tanpa tali karena menggunakan karet elastis sehingga menjadi populer. Biasanya bangsawan memakainya ketika berkuda atau jalan santai.

Sedangkan chukka, justru datang dari bidang militer. Dulunya, chukka digunakan oleh tentara Inggris pada Perang Dunia II. Sepatu ini mudah diproduksi, memiliki desain sederhana, dan mudah dipakai di kondisi kasar oleh para tentara. Menariknya, chukka yang dipopulerkan tentara Inggris justru terinspirasi dari bentuk sepatu olahraga polo lho. Dan sekarang menjelma menjadi sepatu kasual pria yang manly banget.

4. Chelsea cocok untuk gaya casual hingga semi formal, sedangkan chukka cocok untuk gaya kasual saja

ilustrasi chukka boots
ilustrasi chukka boots (pexels.com/Josh Sorenson)

Dari segi penggunaan, chelsea memiliki rentang yang lebih luas dibanding chukka karena desainnya yang polos tanpa tali. Desain chelsea boots, memungkinkan sepatu ini untuk digunakan secara kasual seperti ketika memakai jeans, business casual atau smart casual dengan celana chinos, hingga semi formal dengan setelan jas ringan. Desainnya yang minimalis bisa dipakai di hampir seluruh kebutuhan acara pria.

Sedangkan chukka, justru memiliki kesan yang lebih kasual dibanding chelsea. Ini karena penggunaan tali dan desain yang lebih pendek membuatnya terlihat lebih menarik perhatian untuk gaya kasual. Selain itu, penggunaan bahan kulit yang cenderung finishing-nya matte dan bahkan menggunakan suede, membuatnya terlihat lebih rugged dan cocok untuk gaya kasual. Begitu juga dengan bahan sol yang umumnya berupa crepe bukan kulit seperti pada chelsea, membuat chukka makin terasa kasual dan cocok dipakai dengan pakaian santai sehari-hari.

Ternyata chelsea dan chukka boots memiliki perbedaan yang nyata ya, bro? Kedua boots dengan desain khas ini punya karakter masing-masing. Sehingga, kamu bisa menyesuaikan mana yang lebih cocok dengan gaya dan aktivitas sehari-hari kamu ya, bro!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyu Kurniawan
EditorWahyu Kurniawan
Follow Us