Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Seni Shoemaking Italia Hadir di Jakarta Bersama Mario Minardi

Seni Shoemaking Italia Hadir di Jakarta Bersama Mario Minardi
Mario Minardi menghadirkan pengalaman eksklusif bertajuk “Arte Vivente: A Taste of Italian Craftsmanship” di Lotte Mall Jakarta. 6 Maret 2026. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)
Intinya Sih
  • Mario Minardi menghadirkan acara “Arte Vivente” di Lotte Mall Jakarta, menampilkan seni shoemaking Italia dan filosofi craftsmanship berkualitas tinggi bersama shoemaker asal Italia, Francesco Pierini.
  • Francesco menekankan bahwa pembuatan sepatu adalah bentuk pelestarian warisan budaya, dengan fokus pada ketelitian, kesabaran, serta pemilihan material kulit terbaik untuk menghasilkan kualitas unggul.
  • Acara ini juga menawarkan demonstrasi langsung dan sesi konsultasi personal bagi tamu yang ingin memahami proses bespoke, memperkuat apresiasi terhadap tradisi dan desain timeless khas Italia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Brand sepatu kulit premium Mario Minardi menghadirkan pengalaman eksklusif bertajuk “Arte Vivente: A Taste of Italian Craftsmanship” di Lotte Mall Jakarta, pada Jumat (6/3/2026). Acara ini menjadi perayaan seni kerajinan sepatu kulit yang memadukan tradisi shoemaking Italia dengan apresiasi terhadap craftsmanship berkualitas tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Mario Minardi menghadirkan shoemaker asal Italia, Francesco Pierini, yang membagikan pengalaman dan filosofi di balik pembuatan sepatu kulit artisan. Melalui demonstrasi langsung dan sesi konsultasi personal, para tamu diajak memahami proses kreatif yang menjadikan sepatu bukan sekadar produk, tetapi juga karya seni yang memiliki nilai budaya dan kualitas jangka panjang.

Table of Content

1. Filosofi Italian shoemaking: sepatu sebagai warisan budaya

1. Filosofi Italian shoemaking: sepatu sebagai warisan budaya

Mario Minardi menghadirkan pengalaman eksklusif bertajuk “Arte Vivente: A Taste of Italian Craftsmanship” di Lotte Mall Jakarta
Mario Minardi menghadirkan pengalaman eksklusif bertajuk “Arte Vivente: A Taste of Italian Craftsmanship” di Lotte Mall Jakarta. 6 Maret 2026. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)

Bagi para pengrajin Italia, membuat sepatu bukan hanya soal desain atau tren, tetapi tentang menjaga tradisi kerajinan yang telah diwariskan selama generasi. Filosofi inilah yang menjadi inti dari acara Arte Vivente. Francesco Pierini menjelaskan, bahwa proses shoemaking membutuhkan dedikasi tinggi, kesabaran, serta pemahaman mendalam terhadap material.

“Bagi saya, membuat sepatu bukan hanya sekadar menciptakan sebuah produk, tetapi juga menjaga warisan budaya. Setiap detail dan setiap jahitan mencerminkan kesabaran serta penghormatan terhadap material,” ujarnya.

Menurutnya, kualitas sebuah sepatu sangat dipengaruhi oleh proses pengerjaan yang teliti sejak tahap awal. Ia juga menambahkan bahwa kecintaannya terhadap dunia sepatu sudah dimulai sejak usia sangat muda.

“Saya mulai sangat muda, hidup saya penuh dengan sepatu. Bagi saya kualitas adalah hal paling penting dalam sebuah sepatu,” tambahnya.

2. Peran material kulit dalam menciptakan sepatu berkualitas

Mario Minardi menghadirkan pengalaman eksklusif bertajuk “Arte Vivente: A Taste of Italian Craftsmanship” di Lotte Mall Jakarta
Mario Minardi menghadirkan pengalaman eksklusif bertajuk “Arte Vivente: A Taste of Italian Craftsmanship” di Lotte Mall Jakarta. 6 Maret 2026. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)

Salah satu faktor utama yang menentukan kualitas sepatu adalah pemilihan material, terutama kulit. Dalam tradisi shoemaking Italia, kulit tidak hanya dipilih berdasarkan tampilan, tetapi juga karakter dan daya tahannya.

Francesco menjelaskan, bila jenis dan kualitas leather sangat memengaruhi kenyamanan serta umur pakai sepatu. Oleh karena itu, proses seleksi material menjadi tahap yang sangat krusial sebelum pengerjaan dimulai.

Leather sangat memengaruhi kualitas dari sebuah sepatu. Ketika materialnya tepat, sepatu tidak hanya terlihat indah tetapi juga terasa nyaman dan bertahan lama,” jelasnya.

Pendekatan ini sejalan dengan prinsip craftsmanship yang menempatkan kualitas sebagai prioritas utama. Setiap tahap pengerjaan, mulai dari pemilihan kulit hingga penyempurnaan detail akhir, dilakukan dengan standar tinggi untuk memastikan sepatu memiliki karakter sekaligus daya tahan yang optimal.

3. Menghadirkan pengalaman bespoke dan apresiasi craftsmanship

Mario Minardi menghadirkan pengalaman eksklusif bertajuk “Arte Vivente: A Taste of Italian Craftsmanship” di Lotte Mall Jakarta
Mario Minardi menghadirkan pengalaman eksklusif bertajuk “Arte Vivente: A Taste of Italian Craftsmanship” di Lotte Mall Jakarta. 6 Maret 2026. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)

Dalam acara Arte Vivente, para tamu tidak hanya menyaksikan demonstrasi pembuatan sepatu, tetapi juga mendapatkan kesempatan memahami proses kreatif di baliknya. Mulai dari pembuatan pola (pattern making), proses konstruksi, hingga penambahan detail seperti brogue dan embossing yang memberi identitas pada setiap sepatu.

Selain demonstrasi, Francesco juga membuka sesi konsultasi personal bagi tamu yang tertarik membuat sepatu bespoke. Dalam sesi ini, pelanggan dapat mendiskusikan desain, pemilihan material, hingga bentuk sepatu yang menyesuaikan struktur kaki mereka. Melalui pengalaman ini, Mario Minardi ingin memperluas apresiasi terhadap craftsmanship klasik yang menempatkan kualitas, tradisi, dan desain timeless sebagai inti dari setiap produk.

Melalui kehadiran Francesco Pierini, Mario Minardi menghadirkan jendela untuk melihat lebih dekat dunia shoemaking Italia yang penuh dedikasi dan presisi. Dengan memadukan tradisi kerajinan Italia dan keahlian pengrajin Indonesia, Mario Minardi terus memperkuat posisinya sebagai brand sepatu kulit premium yang mengedepankan kualitas, detail, dan nilai craftsmanship, membuktikan bahwa sepatu dapat menjadi karya seni yang hidup dan terus diwariskan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyu Kurniawan
EditorWahyu Kurniawan
Follow Us