Jakarta, IDN Times - Pemerintahan Prabowo Subianto kini tengah menghadapi demonstrasi dari mahasiswa, akibat sejumlah kondisi dan dinamika politik di Tanah Air. Mahasiswa sebagai agen perubahan, selalu terdepan menyuarakan dan membela rakyat kecil yang tertindas kekuasaan.
Dalam aksi yang digelar belakangan ini, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan pada pemerintahan Prabowo, di antaranya pemerintah agar menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih; pemerintah didesak menghentikan segala bentuk pemborosan anggaran negara di tengah kondisi ekonomi dan fiskal yang dianggap memburuk; menghentikan militerisme di ranah sipil; menurunkan harga bahan pokok; serta transparansi di pemerintahan Prabowo.
Pepatah Tiongkok yang kerap diumbar Prabowo, “Seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak”, tampaknya terus diwujudkan dalam dinamika politik pemerintahannya. Sejumlah eks aktivis mahasiswa yang dulu pernah berlawanan secara politik dengan Prabowo, kini justru masuk lingkar kekuasaan. Prabowo merangkul lawan politik sebanyak-banyaknya. Siapa saja mantan aktivis mahasiswa yang kini bergabung dan mendukung pemerintahan Prabowo?
