Tetapi, menurut Budiman, Prabowo merupakan pemimpin yang sah dan dipilih oleh 58 persen pemilih di Tanah Air.
Dituding Khianati Reformasi, Budiman Lapor Punya Harta Rp7,3 Miliar

- Harta Budiman Sudjatmiko pada 2025 tercatat Rp7,3 miliar, naik sekitar Rp894 juta dibanding tahun sebelumnya menurut laporan ke KPK.
- Ia memiliki satu aset tanah dan bangunan di Jakarta Timur senilai Rp4,4 miliar serta tiga mobil dengan total nilai Rp1,1 miliar.
- Budiman menegaskan tidak mengkhianati reformasi dan menyebut bergabung dengan pemerintahan Prabowo sebagai pilihan dalam sistem demokratis hasil pemilu sah.
Jakarta, IDN Times - Sosok Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, sedang menjadi sorotan seiring dengan merebaknya aksi unjuk rasa mahasiswa yang mengkritisi kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Budiman ikut disorot karena ia dianggap telah mengkhianati perjuangan reformasi.
Ia dulu merupakan aktivis dan pernah dijebloskan ke penjara oleh rezim Orde Baru. Kini turut bergabung menjadi bagian dari pemerintahan Prabowo yang bernuansa Orde Baru.
Maka, publik pun juga mulai menyoroti laporan kepemilikan harta Budiman. Berdasarkan laporan Budiman ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), harta pada 2025 mencapai Rp7.326.202.873 (Rp7,3 miliar). Angka ini mengalami kenaikan bila dibandingkan harta yang dilaporkan pada 2024 yang mencapai Rp6.431.426.000 (Rp6,4 miliar). Dalam setahun, harta Budiman mengalami kenaikan Rp894,7 juta.
Budiman pun tergolong rutin melaporkan harta kekayaan ke komisi antirasuah sejak 2014 lalu. Ketika itu ia masih menjadi anggota DPR dan melaporkan memiliki harta Rp22.400.000.
1. Budiman melaporkan hanya memiliki satu aset berupa tanah dan bangunan

Lebih lanjut, Budiman melaporkan hanya memiliki satu aset berupa tanah dan bangunan yang berlokasi di area Jakarta Timur. Luas tanah dan bangunan mencapai 187 meter persegi dengan nilai mencapai Rp4.400.000.000 (Rp4,4 miliar). Tanah dan bangunan dibeli dengan penghasilannya sendiri.
Ia juga melaporkan memiliki harta lainnya senilai Rp150 juta. Selain itu, Budiman juga mengungkap memiliki utang mencapai Rp828.000.000 (Rp828 juta).
2. Budiman melaporkan memiliki tiga kendaraan roda empat

Budiman melaporkan memiliki tiga kendaraan roda empat dengan total nilai mencapai Rp1.100.000.000 (Rp1,1 miliar). Mobil dengan nilai paling mahal merupakan Hyundai Palisade keluaran tahun 2023. Harganya mencapai Rp1.000.000.000
Budiman mengaku memiliki harta bergerak lainnya mencapai Rp1.679.170.000 (Rp1,6 miliar). Selain itu ada pula aset berupa kas dan setara kas senilai Rp825.032.873. (Rp825 juta).
3. Budiman bantah sudah menjadi pengkhianat reformasi

Sebelumnya, Budiman membantah tuduhan mahasiswa ia telah menjadi pengkhianat reformasi. Menurutnya, bergabung menjadi pembantu Presiden Prabowo Subianto tidak berarti ia telah mengkhianati reformasi. Apalagi Prabowo terpilih menjadi presiden lewat proses pemilu yang sah.
"Saya tak mengkhianati reformasi karena saya bergabung dengan pemerintahan yang dipilih secara demokratis. Kecuali saya bergabung dengan pemerintahan otoriter," ujar Budiman kepada IDN Times lewat pesan pendek pada Selasa, 16 Juni 2026.
Tuduhan Budiman sebagai pengkhianat lantang disuarakan oleh sekelompok mahasiswa yang datang menggeruduk kopi darat tiga pejabat Kabinet Merah Putih di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Senin malam. Seorang mahasiswa mengaku kecewa terhadap Budiman karena dulu sempat ikut mendirikan Partai Rakyat Demokrasi (PRD) dan dipenjara usai peristiwa Kudatuli tahun 1996.
Ia sempat divonis penjara 13 tahun karena lantang menyuarakan penentangan rezim Orde Baru. Namun 28 tahun berlalu, Budiman ikut bergabung ke dalam rezim mantan menantu Soeharto.


















