Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Alasan Prabowo Datang di Sesi Pembuka dan Penutup Sarasehan Rektor

Alasan Prabowo Datang di Sesi Pembuka dan Penutup Sarasehan Rektor
Presiden Prabowo Subianto (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Presiden Prabowo hadir di pembukaan dan penutupan Sarasehan Kebangsaan bersama ribuan rektor, dekan, dan dosen dari seluruh Indonesia di JICC Jakarta pada 26–28 Juni 2026.
  • Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut Prabowo mengajak civitas akademika untuk bersatu membangun bangsa melalui kolaborasi lintas bidang dalam semangat kebangsaan.
  • Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengatakan peserta menyampaikan masukan langsung kepada Presiden, yang berjanji menindaklanjutinya serta mendorong perguruan tinggi berani berpikir besar dan menghadirkan solusi nyata.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto hadir dalam sesi pembukaan dan penutupan Sarasehan Kebangsaan bersama 2.600 rektor, dekan, dosen Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Perguruan Tinggi Swasta (PTS) seluruh Indonesia, di Jakarta International Convention Center (JICC), pada Jumat (26/6/2026) dan Minggu (28/6/2026).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengatakan, Prabowo kembali hadir di acara penutupan karena panitia juga menyampaikan undangan agar berkenan menutup kegiatan tersebut.

"Nah, kemudian ada permohonan kalau Bapak Presiden waktunya luang, dari Panitia menyampaikan apakah berkenan untuk menutup acara konvensi kali ini dan mungkin sekaligus kembali memberikan arahan-arahan dan pandangan-pandangan, dan tadi banyak ilmu baru dari Pak Presiden yang diajarkan kepada kita semua," ujar Prasetyo.

1. Mensesneg ungkap arahan Presiden

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Prasetyo Hadi mengatakan, ada sejumlah hal yang disampaikan Prabowo dalam kehadirannya di acara penutupan sarasehan rektor dan dekan ini. Salah satunya adalah mengajak civitas akademika bersama-sama membangun bangsa.

"Ya, sebagaimana yang di awal pembukaan disampaikan bahwa bagi Pak Prabowo, bagi Bapak Presiden, para dekan, guru besar, rektor itu adalah pribadi-pribadi yang terpintar yang dimiliki oleh sebuah bangsa. Nah dari situlah tentu beliau berpandangan bahwa dalam rangka menyelesaikan seluruh masalah bangsa," ujar Prasetyo.

"Jadi individu-individu yang memiliki keahlian di bidangnya masing-masing, mari bekerja sama untuk saling mengeluarkan kemampuan terbaiknya di bidangnya masing-masing, tetapi dalam satu kerangka kebangsaan," lanjut dia.

2. Peserta sampaikan daftar pertanyaan dan masukan

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, mengatakan, peserta yang hadir juga menyampaikan daftar pertanyaan dan masukan kepada Presiden Prabowo. Presiden juga disebut akan menindaklanjuti masukan nyang disampaikan.

"Jadi Bapak Presiden juga tadi sudah menerima langsung. Bapak Presiden meminta kami untuk menindaklanjuti dan juga beberapa hal terkait masukan-masukan yang teknis, yang nanti terkait dengan kementerian teknis," ujar Brian.

3. Prabowo ingin agar orang pintar Indonesia ikut bangun negeri

Presiden Prabowo Subianto (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Prabowo juga menyampaikan keinginannya agar orang pintar di Indonesia mau bekerja sama membangun bangsa. Sehingga, inovasi yang dihasilkan bisa bermanfaat untuk masyarakat.

"Terakhir, Bapak Presiden tadi sempat menyampaikan bahwa perguruan tinggi tentu merupakan pemimpin dan elite di sektor sains dan teknologi, sehingga diminta kita semua bisa mengidentifikasi masalah-masalah dan kita diminta berani untuk menghadapi masalah untuk menyelesaikan masalah yang ada," kata dia.

"Sehingga tadi Bapak Presiden sempat berpesan, marilah kita para insan perguruan tinggi, para scientist, para ilmuwan, para teknokrat itu berani berpikir besar, bertindak cepat, dan berani mengambil keputusan-keputusan serta tentunya menghadirkan solusi-solusi yang dibutuhkan," ucap Brian.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari

Related Articles

See More