Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
30 Ribuan Pemudik Jakarta Berangkat dari Monas pada 17 Maret
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melepas peserta mudik gratis di Monas, Kamis (27/3/2025). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Pemprov DKI Jakarta akan memberangkatkan sekitar 30.774 pemudik dari kawasan Monas pada 17 Maret 2026 melalui program mudik gratis yang difasilitasi pemerintah daerah.
  • Jumlah armada bus ditambah dari 667 menjadi 709 unit untuk mengakomodasi peningkatan jumlah peserta yang telah terverifikasi oleh Pemprov DKI Jakarta.
  • Pendaftaran mudik gratis resmi ditutup setelah seluruh kuota tambahan terpenuhi, memastikan hanya peserta yang lolos verifikasi yang diberangkatkan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
10 Maret 2026

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan jumlah peserta mudik gratis meningkat menjadi 30.774 orang dan menyebut penambahan armada bus dari 667 menjadi 709 unit.

17 Maret 2026

Sebanyak sekitar 30 ribu pemudik diberangkatkan dari kawasan Monumen Nasional dalam program mudik gratis yang difasilitasi Pemprov DKI Jakarta.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang mau pulang kampung dari Jakarta. Pak Gubernur Pramono bilang nanti mereka berangkat dari Monas tanggal 17 Maret. Orangnya ada tiga puluh ribu lebih, jadi busnya ditambah jadi tujuh ratus sembilan. Semua orang yang boleh ikut sudah dicek dulu, dan sekarang pendaftaran sudah ditutup karena tempatnya sudah penuh.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan, program mudik gratis yang difasilitasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mulai memberangkatkan pemudik dari kawasan Monumen Nasional, pada Selasa (17/3/ 2026). Setidaknya, ada 30 ribu pemudik yang akan berangkat dari Jakarta.

Pramono mengatakan, jumlah peserta mudik gratis tahun ini meningkat dibandingkan perkiraan awal. Semula, pemerintah hanya memperkirakan sekitar 26 ribu pemudik yang akan mengikuti program tersebut.

“Jumlah mudiknya mengalami kenaikan yang awalnya hanya memakai kita perkirakan 26 riby, tetapi karena antusiasme yang tinggi, sekarang yang sudah terverifikasi dan kita sepakati jumlahnya menjadi 30.774 pemudik,” kata Pramono, Selasa (10/3/2026).

1. Pemprov DKI tambah bus mudik

Keberangkatan peserta mudik gratis di Monas, Kamis (27/3/2025). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Seiring meningkatnya jumlah peserta, Pemprov DKI juga menambah jumlah armada bus yang disiapkan untuk mengangkut pemudik. Dari sebelumnya 667 bus, kini jumlahnya bertambah menjadi 709 bus.

"Jadi sekarang 709 bus yang dipersiapkan oleh Pemerintah DKI Jakarta. Itulah yang tadi diputuskan dalam rapat " kata dia.

2. Warga yang berangkat yang setelah diverifikasi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melepas peserta mudik gratis di Monas, Kamis (27/3/2025). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Pramono menegaskan, seluruh peserta yang diberangkatkan merupakan masyarakat yang telah melalui proses verifikasi oleh pemerintah. Hal ini dilakukan agar keberangkatan berjalan tertib dan sesuai data yang sudah terdaftar.

“Kalau Jakarta, semuanya harus terverifikasi. Kita hanya memberangkatkan yang sudah terverifikasi, jadi tidak ada yang mendadak-mendadak,” ujar dia.

3. Pendaftaran mudik gratis ditutup

Keberangkatan peserta mudik gratis di Monas, Kamis (27/3/2025). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan, pendaftaran peserta mudik gratis telah ditutup karena seluruh kuota tambahan sudah terpenuhi oleh peserta yang lolos verifikasi.

"Dari 26.282 itu meningkat menjadi 30.774 pemudik hasil verifikasi sehingga ada kekurangan bus, oleh sebab itu yang sudah terverifikasi itu yang akan diberangkatkan," kata Syafrin.

Editorial Team