Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Pilot Perempuan Dibalik Kemudi Pesawat Kepresidenan Prabowo, Ada Usia 24
Asisten khusus Presiden, Dirgayuza Setiawan bersama Kapten Tania Citra (www.instagram.com/@dirgayuza)
  • Empat pilot perempuan muda Indonesia dipercaya mengawal penerbangan Presiden Prabowo, menunjukkan peran penting srikandi di dunia aviasi kepresidenan.
  • Kapten Tania Citra menjadi pilot perempuan pertama Garuda Indonesia yang menerbangkan presiden dan instruktur termuda Boeing 777 di dunia.
  • Selain Tania, ada Kapten Ajeng Mahessa, Yustikasari Diana Putri, dan Gini Setya Rahayu yang masing-masing bertugas menerbangkan pesawat kepresidenan berbeda sesuai misi dan wilayah penerbangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
2011

Kapten Ajeng Mahessa menjadi paskibraka nasional pada tahun ini sebelum berkarier sebagai pilot.

2013

Tania Citra mulai masuk ke dunia aviasi dan memulai kariernya sebagai calon pilot.

2020

Kapten Yustikasari Diana Putri lulus dari Akademi Angkatan Udara (AAU) sebagai lulusan terbaik program studi teknik elektronika pertahanan.

2022

Tania berbicara di acara Indonesia Millennial and Gen Z Summit by IDN, menceritakan perjuangannya menjadi pilot perempuan.

Mei 2024

Kapten Gini Setya Rahayu menyelesaikan pendidikan penerbang militernya sebelum bertugas di Skadron Udara 31 Halim Perdanakusuma.

28/5/2026

Dirgayuza Setiawan mengunggah kisah empat srikandi pilot kepresidenan, termasuk Tania Citra yang kini menjadi pilot perempuan pertama Garuda Indonesia yang menerbangkan presiden.

kini

Keempat srikandi, yaitu Tania Citra, Ajeng Mahessa, Yustikasari Diana Putri, dan Gini Setya Rahayu, bertugas mengawal penerbangan Presiden Prabowo Subianto dengan berbagai jenis pesawat kepresidenan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Empat pilot perempuan Indonesia ditugaskan mengawal dan menerbangkan pesawat kepresidenan dalam rangkaian perjalanan kerja Presiden Prabowo Subianto menggunakan berbagai jenis pesawat.
  • Who?
    Kapten Tania Citra, Kapten Ajeng Mahessa, Kapten Yustikasari Diana Putri, dan Kapten Gini Setya Rahayu yang diperkenalkan oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan.
  • Where?
    Tugas penerbangan dilakukan dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju berbagai kota dan pulau di Indonesia serta kawasan regional Asia Tenggara.
  • When?
    Informasi mengenai para pilot ini disampaikan pada Kamis, 28 Mei 2026, sementara penugasan mereka berlangsung dalam periode pemerintahan Presiden Prabowo saat ini.
  • Why?
    Mereka dipercaya untuk memastikan keselamatan penerbangan RI-1 sekaligus menunjukkan kiprah perempuan Indonesia di dunia aviasi militer dan sipil tingkat nasional maupun internasional.
  • How?
    Keempatnya bertugas menerbangkan pesawat berbeda: Boeing 777 oleh Tania Citra, Boeing 737 oleh Ajeng Mahessa, CN oleh Yustikasari Diana Putri, dan Hercules C-130 oleh Gini Setya Rahayu dari masing-masing skadron udara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada empat perempuan hebat yang jadi pilot untuk pesawat Presiden Prabowo. Namanya Kapten Tania, Kapten Ajeng, Kapten Yustikasari, dan Kapten Gini. Mereka terbangkan pesawat besar dan kecil supaya presiden bisa pergi kerja dengan aman. Sekarang mereka masih bertugas dan bikin bangga karena semua masih muda dan pintar terbang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Kisah empat srikandi penerbang yang mengawal perjalanan Presiden Prabowo menampilkan potret kemajuan dan dedikasi generasi muda Indonesia. Dari Kapten Tania Citra hingga Kapten Gini Setya Rahayu, mereka menunjukkan bahwa kerja keras, disiplin, dan komitmen tinggi mampu menembus batasan lama serta memperkaya dunia aviasi nasional dengan prestasi dan semangat profesionalisme.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Di balik tingginya frekuensi perjalanan kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto, ada sosok penting yang bertanggung jawab terhadap keselamatan penerbangan RI-1. Mereka adalah para pilot yang mengemudikan beberapa jenis pesawat berbeda. Yang menarik, pilot yang menerbangkan pesawat kepresidenan merupakan srikandi muda Tanah Air.

Hal itu terungkap dari unggahan media sosial milik Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan di pemerintahan Prabowo, Dirgayuza Setiawan. Dirgayuza bahkan membocorkan ada sosok yang menjadi pilot perempuan termuda di dunia yang menerbangkan Boeing 777. Sosok yang dimaksud adalah Kapten Tania Citra.

"Tania adalah pilot perempuan pertama di Garuda Indonesia sejak 76 tahun Garuda ada. Tania juga menjadi pilot perempuan pertama Garuda Indonesia yang menerbangkan presiden yang sedang menjabat. Sekarang, usianya 31 tahun," demikian ditulis Dirgayuza, dikutip Kamis (28/5/2026).

IDN Times telah meminta izin kepada Dirgayuza untuk mengutip kisah yang dimuat di feed Instagramnya. Tania masuk ke dunia aviasi pada 2013. Setelah 13 tahun berlalu, Tania kini dipercaya menjadi pilot perempuan pertama yang mengawaki pesawat kepresidenan.

1. Tania sempat ditertawakan saat mengaku ingin jadi pilot

Asisten khusus Presiden, Dirgayuza Setiawan bersama Kapten Tania Citra (www.instagram.com/@dirgayuza)

Tania pernah berbicara di acara Indonesia Millennial and Gen Z Summit by IDN pada 2022 lalu di The Tribrata, Jakarta Selatan. Ia mengaku pernah ditertawakan ketika mengaku ingin menjadi pilot perempuan.

"Ketika saya masuk ke dunia aviasi pada 2013, itu tabu banget, seorang wanita menjadi pilot. Personally, aku gak tahu ada yang namanya woman pilot in Indonesia. Once aku buka itu ke public, kamu mau jadi apa? Aku bilang 'aku mau jadi pilot.' There were a lot of people laught at me. 'Seriously? Emang ada ya woman pilot di Indonesia?' Tapi ya itu dengan aku membuktikan dan memberikan standar yang lebih, aku selalu mencoba untuk memberikan standar yang lebih, not as a mediocre," ujar Tania ketika itu.

Ia mengatakan, untuk bisa ada di posisinya saat ini, Tania selalu meningkatkan standarnya dan memberikan lebih dari yang ditugaskan kepadanya. Hal tersebut dilakukan secara konsisten.

"Jadi, the only thing that I can do to prove kalau wanita itu juga bisa sama dan lebih dari laki-laki ya I have to give my best and selalu naikin standarku in every single assessment," imbuhnya.

Sementara, Dirgayuza juga menyebut Tania juga merupakan instruktur perempuan termuda di dunia untuk pesawat Boeing 777.

2. Kapten Ajeng Mahessa jadi pilot kepresidenan termuda di dunia

Asisten khusus Presiden, Dirgayuza Setiawan bersama Kapten Ajeng Mahessa (www.instagram.com/@dirgayuza)

Dirgayuza juga mengenalkan Kapten Ajeng Mahessa yang merupakan pilot pesawat Boeing 737. Di usianya yang ke-30 tahun, Ajeng merupakan pilot pesawat kepresidenan Boeing 737 yang termuda di dunia.

"Ia juga seorang paskibraka nasional di tahun 2011," kata Dirgayuza.

Ajeng bertugas di Skadron Udara 17 dan melayani rute penerbangan rute domestik serta kawasan regional Asia Tenggara.

3. Kapten Yustikasari Diana Putri melayani penerbangan ke kota dan pulau kecil

Asisten khusus Presiden, Dirgayuza Setiawan bersama Kapten Yustikasari Diana Putri. (www.instagram.com/@dirgayuza)

Dirgayuza juga mengenalkan Kapten Yustikasari Diana Putri yang merupakan pilot dari Skadron Udara 2 di Lanud Halim Perdanakusuma. Ia menerbangkan pesawat CN yang membawa presiden dari kota menuju ke kota lain yang lebih kecil. Atau menerbangkan pesawat kepresidenan ke pulau-pulau kecil.

"Ia juga menerbangkan pesawat untuk berbagai misi kemanusiaan ke daerah dengan runway pendek," kata politisi Partai Gerindra itu.

Yustikasari diketahui merupakan alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 2020. Ia merupakan lulusan terbaik program studi teknik elektronika pertahanan AAU 2020.

4. Kapten Gini Setya Rahayu yang menerbangkan pesawat Hercules C-130

Asisten khusus Presiden, Dirgayuza Setiawan bersama Kapten Gini Setya Rahayu (www.instagram.com/@dirgayuza)

Dirgayuza turut mengenalkan pilot perempuan yang menerbangkan pesawat Hercules C-130. Ia adalah Kapten Gini Setya Rahayu yang sehari-hari bertugas di Skadron Udara 31, Halim Perdanakusuma.

"Pesawat Hercules sering digunakan untuk membawa perlengkapan presiden dan menjadi tulang punggung logistik operasi rehabilitasi," kata Dirgayuza.

Gini diketahui merupakan kelahiran 10 Juni 2001 dan kini baru berusia 24 tahun. Ia baru menyelesaikan pendidikan penerbang militernya pada Mei 2024.

Curated For You

Editorial Team

Related Article