43 Perahu Daur Ulang Berparade di Danau Sunter, Warga Bisa Naik Gratis

- Sebanyak 43 perahu dari botol plastik bekas akan berparade dalam CiLung Fest 2026 di Danau Sunter, Jakarta Utara, pada 18 Oktober 2026.
- DLH Jakarta menggelar festival untuk mengedukasi pengelolaan sampah, mencegah plastik masuk badan air, serta memperingati Hari Sungai Sedunia dan lima abad Kota Jakarta.
- Warga dapat menaiki Perahu CiLung gratis mulai pukul 07.00 WIB, mengikuti edukasi pemilahan sampah, pelepasan benih ikan, dan pameran foto.
Jakarta, IDN Times - Sebanyak 43 perahu berbahan botol plastik akan mengikuti parade dalam Festival Perahu Cinta Lingkungan (CiLung Fest) 2026 di Danau Sunter, Jakarta Utara pada Minggu (18/10/2026). Festival itu menjadi upaya yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta untuk mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan sampah. Selain itu, festival tersebut diadakan sebagai bagian peringatan Hari Sungai Sedunia dan rangkaian perayaan lima abad Kota Jakarta.
Kepala DLH DKI Jakarta, Dudi Gardesi, mengatakan, pemanfaatan botol plastik bekas menjadi perahu merupakan salah satu cara menunjukkan bahwa sampah dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat.
"Melalui festival ini, kami ingin menunjukkan bahwa sampah plastik masih dapat dimanfaatkan kembali jika dikelola dengan baik. Namun, yang terpenting adalah mencegah sampah masuk ke badan air dengan memilah sampah dan tidak membuangnya sembarangan," kata Dudi di dalam keterangan pada Senin (12/10/2026).
Menurut Dudi, ajakan itu dapat diwujudkan melalui langkah sederhana, yakni membawa botol minum sendiri untuk mengurangi plastik sekali pakai, memilah sampah sesuai jenisnya, dan menyalurkan bahan yang dapat didaur ulang ke bank sampah. Kebiasaan itu, kata Dudi, diharapkan dapat terus berlanjut setelah festival selesai.
1. Perahu berbahan botol bekas merupakan kreasi pasukan oranye DLH

Botol plastik bekas yang dirangkai menjadi perahu untuk memeriahkan Festival Perahu Cinta Lingkungan (CiLung Fest) 2026 di Danau Sunter. (Dokumentasi Pemprov DKI Jakarta) Kepala Unit Penanganan Sampah Badan Air DLH DKI Jakarta, Dadang Cahya Rusdiana, mengatakan, seluruh perahu di dalam parade merupakan hasil kreativitas pasukan orange DLH dari Unit Penanganan Sampah Badan Air dengan memanfaatkan botol plastik bekas.
"Kami mengajak masyarakat untuk hadir dan mengikuti berbagai kegiatan interaktif mulai dari menaiki Perahu CiLung secara gratis, edukasi pemilahan sampah, pelepasan benih ikan, hingga pameran foto Festival CiLung hingga pameran foto Festival CiLung tahun lalu," ujar Dadang.
CiLung Festival 2026 terbuka bagi masyarakat mulai pukul 07.00 WIB. Dadang mengatakan, warga bisa datang bersama keluarga untuk menikmati suasana Danau Sunter selatan dan mengenalkan kebiasaan memilah sampah dan memanfaatkan kembali barang bekas kepada anak-anak.
2. Pemprov DKI Jakarta ajak warga mengurangi plastik sekali pakai

Botol plastik bekas yang dirangkai menjadi perahu untuk memeriahkan Festival Perahu Cinta Lingkungan (CiLung Fest) 2026 di Danau Sunter. (Dokumentasi Pemprov DKI Jakarta) Dadang mengatakan, lewat CiLung Festival 2026, Pemprov DKI Jakarta ingin mengajak masyarakat menjadikan kepedulian lingkungan sebagai kebiasaan sehari-hari.
"Pesannya sederhana, kurangi plastik sekali pakai, pilah sampah dari rumah dan manfaatkan kembali barang yang masih berguna," kata Dadang.
Dia mengatakan, setiap warga dapat ikut menjaga sungai dimulai dari rumah.
"Dengan begitu, situ dan danau Jakarta bisa tetap bersih," kata dia.
3. CiLung Festival 2025 digelar di sungai Ciliwung

Warga antusiasme hadiri Festival Perahu Cilung alias Cinta Lingkungan 2025 di Inspeksi Ciliwung MT Haryono, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (28/9/2025). (IDN Times/Fadhliansyah) Berbeda dari tahun 2026, CiLung Festival 2025 digelar di Inspeksi Ciliwung MT Haryono, Pancoran. Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Setda DKI Jakarta ketika itu, Afan Adriansyah Idris, menilai kegiatan ini bukan sekadar perayaan seremonial.
“Ciliwung memiliki sejarah panjang yang erat dengan kehidupan masyarakat Jakarta. Sungai ini tidak hanya bernilai historis, tetapi juga berpotensi menjadi pusat ekonomi dan wisata air di masa depan," kata Afan tahun lalu.
IDN Times ketika itu ikut berada di lapangan dan melihat warga sudah memenuhi area sejak Minggu pagi. Sama seperti konsep tahun ini, pada 2025 juga ditampilkan perahu yang terbuat dari limbah daur ulang sampah plastik.























