Demo 20 Oktober, 1.000 Personel Gabungan Dikerahkan Demi Atur Lalu Lintas

Dishub DKI Jakarta mengerahkan 1.000 personel untuk mengatur lalu lintas di sejumlah titik demonstrasi pada Selasa, 20 Oktober 2026, berdasarkan koordinasi dengan Sudin dan Polres.
Aksi berlangsung bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, melibatkan mahasiswa lintas kampus serta elemen masyarakat sipil.
Demonstrasi Komite Sadar dijadwalkan di Tugu Proklamasi pukul 09.00 WIB dan Tugu Tani pukul 15.00 WIB, mengangkat isu ekonomi, korupsi, kebebasan berpendapat, lingkungan, pendidikan, dan kesehatan.
Jakarta, IDN Times - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengerahkan 1.000 personel untuk membantu pengaturan lalu lintas saat aksi penyampaian pendapat pada Selasa (20/10/2026). Personel disebar di sejumlah titik di Jakarta yang menjadi lokasi demonstrasi.
Aksi tersebut berlangsung bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sejumlah kelompok masyarakat menggelar aksi dan menyampaikan evaluasi terhadap kebijakan pemerintah selama dua tahun terakhir.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan pengerahan personel dilakukan berdasarkan koordinasi dengan satuan wilayah dan kepolisian.
"Jumlah yang ditugaskan sebanyak 1.000 personel sesuai koordinasi pada masing-masing Suku Dinas (Sudin) wilayah dengan Polres," kata Budi, dikutip Selasa (20/10/2026).
Mahasiswa yang tergabung dalam Komite Sadar (Selamatkan Daulat Rakyat) menggelar aksi demonstrasi pada Selasa (20/10/2026), bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Aksi melibatkan mahasiswa dari sejumlah kampus dan elemen masyarakat sipil.
Kelompok yang disebut bergabung antara lain BEM Universitas Indonesia, KM Institut Teknologi Bandung, mahasiswa Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang, Universitas Gadjah Mada, UPN Veteran Yogyakarta, Universitas Airlangga, dan Universitas Brawijaya.
Aksi dijadwalkan berlangsung di dua lokasi, yakni Tugu Proklamasi, Menteng, mulai pukul 09.00 WIB untuk aksi simbolik, kemudian Tugu Tani sekitar pukul 15.00 WIB untuk aksi massa. Peserta menyuarakan evaluasi kebijakan pemerintah, termasuk persoalan ekonomi, korupsi, kebebasan berpendapat, lingkungan, serta biaya pendidikan dan kesehatan.






















