Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Fakta Kasus Penembakan Sesama Prajurit TNI di Kafe Palembang
ilustrasi Penembakan (IDN Times/Aditya Pratama)
  • Penembakan di Pan Head Cafe Palembang terjadi akibat cekcok pribadi antara Sertu MRR dan Pratu BI, menewaskan Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa dari Denkesyah Palembang.
  • Pomdam II/Sriwijaya menangkap Sertu MRR kurang dari 24 jam setelah kejadian serta mengamankan senjata api rakitan yang ditemukan di rumah warga berinisial DS.
  • Kasus kini diproses oleh Oditurat Militer I-05 Palembang, sementara Kodam II/Sriwijaya menegaskan komitmen penegakan hukum dan transparansi atas pelanggaran prajurit.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kasus penembakan yang menewaskan prajurit TNI di sebuah tempat hiburan malam di Palembang menghebohkan publik. Korban diketahui merupakan anggota Denkesyah Palembang Kesdam II/Sriwijaya, yakni Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa.

Kurang dari 24 jam setelah kejadian, Pomdam II/Sriwijaya berhasil mengamankan terduga pelaku penembakan hingga pihak yang diduga menyembunyikan barang bukti senjata api rakitan.

Berikut lima fakta kasus penembakan tersebut.

1. Bermula dari masalah pribadi

Ilustrasi penembakan. (IDN Times/Arief Rahmat)

Peristiwa penembakan terjadi di Pan Head Cafe, Jalan Letjen H. Alamsyah Ratu Perwiranegara Nomor 61, Bukit Baru, Kecamatan IB-I, Palembang, Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.

Insiden bermula ketika kedua pihak berada di lokasi hiburan malam. Saat itu terjadi cekcok antara Pratu BI dan Sertu MRR yang dipicu masalah pribadi. Pertengkaran tersebut kemudian berujung perkelahian.

Dalam kondisi terpojok, Sertu MRR diduga mengeluarkan senjata api rakitan dan melepaskan tembakan yang mengenai tubuh Pratu Ferischal.

"Dalam situasi tersebut, terduga pelaku diduga menggunakan senjata api rakitan dan melepaskan tembakan yang mengenai korban," kata Kapendam II/Sriwijaya, Letkol Inf Yordania.

2. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit

ilustrasi Penembakan (IDN Times/Aditya Pratama)

Usai terkena tembakan, korban langsung dilarikan ke RS Permata Palembang untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, nyawa Pratu Ferischal tidak tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter jaga pada pukul 03.45 WIB.

Hasil otopsi menunjukkan korban meninggal akibat luka tembak di bagian perut kanan bawah yang menembus hati hingga paru lobus kiri dan menyebabkan pendarahan berat.

3. Senjata api rakitan ditemukan

Ilustrasi penembakan (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Dalam proses penyelidikan, Denpom II/4 Palembang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa total 21 saksi.

Petugas juga mengamankan rekaman CCTV serta berkoordinasi dengan RS Bhayangkara untuk proses otopsi dan pendalaman kasus.

Sementara itu, proyektil peluru berhasil dikeluarkan dari tubuh korban dan kini masih menunggu hasil uji balistik dari Bidlabfor Polda Sumsel.

Adapun senjata api rakitan jenis korek api yang diduga digunakan pelaku ditemukan di rumah seorang warga berinisial DS di Kelurahan Srimulya, Sematang Borang, Sabtu malam sekitar pukul 20.15 WIB.

4. Pelaku ditangkap kurang dari 24 jam

Ilustrasi Penembakan. (IDN Times/Sukma Shakti)

Pomdam II/Sriwijaya bergerak cepat mengungkap kasus tersebut. Terduga pelaku utama, Sertu MRR, berhasil diamankan saat berada di area parkir RS Bhayangkara.

Selain itu, DS yang diduga menyembunyikan barang bukti senjata api juga diamankan aparat.

Saat ini, pelaku beserta sejumlah saksi masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Madenpom II/4 Palembang.

5. Kasus diproses hingga pengadilan militerpistol

Ilustrasi pistol (IDN Times/Mardya Shakti)

Pangdam II/Sriwijaya telah memerintahkan Asintel Kasdam dan Danpomdam untuk menangani kasus tersebut secara mendalam hingga tuntas.

Proses perkara terhadap Sertu MRR akan segera masuk tahap penyidikan sebelum berkas dilimpahkan ke Oditurat Militer I-05 Palembang. Sementara, perkara DS akan dilimpahkan ke Polrestabes Palembang.

Kodam II/Sriwijaya juga menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap pelanggaran hukum yang dilakukan prajurit sesuai prosedur yang berlaku serta menjamin keterbukaan informasi kepada publik.

Sementara itu, upacara pemakaman militer Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa telah dilaksanakan pada Sabtu (16/5/2026) sore pukul 17.45 WIB di TPU Sematang Borang, Palembang, secara khidmat.

Editorial Team