Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
56 Tahun Menanti, SDN 173281 Lumban Julu Kini Lebih Layak
Kondisi terkini SD Negeri 173281 Lumban Julu di Tapanuli Utara, Sumatra Utara. (Dok. Kemendikdasmen).
  • SD Negeri 173281 Lumban Julu mendapat revitalisasi setelah lama mengalami kerusakan ruang kelas dan toilet.

  • Bantuan Rp775,18 juta digunakan untuk memperbaiki fasilitas sekolah, termasuk ruang kelas, toilet, UKS, dan perpustakaan.

  • Pemerintah menargetkan seluruh sekolah dengan kerusakan sedang hingga berat diperbaiki sebelum 2029.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2025

SD Negeri 173281 Lumban Julu menerima bantuan revitalisasi sebesar Rp775.180.174. Program revitalisasi di Tapanuli Utara mencakup 107 satuan pendidikan.

Jumat 14 Agustus 2026

Prabowo Subianto menyampaikan target seluruh sekolah selesai direnovasi pada 2029 dalam Pidato Kenegaraan.

2026

Program revitalisasi di Tapanuli Utara mencakup 91 sekolah dengan total anggaran Rp67,97 miliar. Dana yang telah disalurkan mencapai Rp54,48 miliar.

Kamis, 15 Oktober 2026

Abdul Mu’ti meninjau hasil revitalisasi SD Negeri 173281 Lumban Julu dan menyaksikan pembelajaran menggunakan Papan Interaktif Digital.

Jumat 16 Oktober 2026

Tamaria Purba menyampaikan bahwa perbaikan membuat lingkungan sekolah lebih rapi dan kegiatan belajar mengajar lebih kondusif.

2027 dan 2028

Pemerintah menargetkan perbaikan masing-masing 100.000 sekolah.

2029

Seluruh sekolah di Indonesia ditargetkan selesai direnovasi.

kini

SD Negeri 173281 Lumban Julu memiliki fasilitas yang lebih layak untuk mendukung pembelajaran yang aman dan nyaman.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    SD Negeri 173281 Lumban Julu mendapat revitalisasi berupa perbaikan dua ruang kelas dan toilet, serta pembangunan ruang UKS dan perpustakaan.
  • Who?
    SD Negeri 173281 Lumban Julu, Tamaria Purba, Arion Maruli Hurabarat, Abdul Mu’ti, dan Presiden Prabowo Subianto.
  • Where?
    SD Negeri 173281 Lumban Julu, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara.
  • When?
    Bantuan diterima pada 2025, sementara hasil revitalisasi ditinjau pada 15 Oktober 2026.
  • Why?
    Perbaikan dilakukan karena ruang kelas dan toilet sekolah mengalami kerusakan serta kurang layak digunakan.
  • How?
    Revitalisasi dilakukan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dengan bantuan sebesar Rp775.180.174.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

SD Negeri 173281 Lumban Julu dulu punya kelas dan toilet yang rusak. Anak-anak jadi kurang nyaman belajar, terutama saat hujan. Lalu sekolah mendapat bantuan untuk memperbaiki dua kelas, toilet, UKS, dan perpustakaan. Sekarang kelasnya lebih bagus. Murid dan guru merasa senang, nyaman, dan lebih semangat belajar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Revitalisasi membuat SD Negeri 173281 Lumban Julu memiliki ruang kelas, toilet, UKS, dan perpustakaan yang lebih layak. Perubahan ini juga membuat kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih kondusif, sementara guru, murid, dan orang tua merasakan lingkungan pendidikan yang lebih nyaman.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times — Ruang kelas dengan lantai berlubang, atap bocor, dan plafon yang lapuk pernah menjadi bagian dari keseharian murid SD Negeri 173281 Lumban Julu, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara. Kondisi tersebut mengganggu kegiatan belajar mengajar, terutama saat hujan. Kini, melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan, sekolah tersebut memiliki fasilitas yang lebih layak untuk mendukung pembelajaran yang aman dan nyaman.

Kepala SD Negeri 173281 Lumban Julu, Tamaria Purba, mengungkapkan bahwa sejak sekolah didirikan, belum pernah ada perbaikan sarana dan prasarana secara signifikan. Selain ruang kelas yang mengalami kerusakan, toilet sekolah juga kurang memadai dan tidak layak digunakan.

Pada tahun 2025, sekolah tersebut menerima bantuan revitalisasi sebesar Rp775.180.174. Bantuan itu digunakan untuk merehabilitasi dua ruang kelas dan toilet beserta sanitasinya, serta membangun ruang UKS dan perpustakaan.

Tamaria mengatakan, perbaikan tersebut membuat lingkungan sekolah menjadi lebih rapi dan kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih kondusif. Guru dan murid pun merasa lebih nyaman dan bersemangat mengikuti pembelajaran.

"Orang tua murid pun merasa senang karena anak mereka tambah nyaman belajar, sehingga diharapkan prestasinya meningkat, baik akademik maupun nonakademik,” ungkap Tamaria, Jumat 16 Oktober 2026.

Perubahan itu turut dirasakan Arion Maruli Hurabarat, murid kelas IV SD Negeri 173281 Lumban Julu. Ia mengingat kondisi bangunan sekolah ketika masih duduk di kelas III, saat kaca jendela pecah, atap berlubang, dan lantai kelas rusak.

“ saat saya sudah masuk di kelas IV, ruangan kelas dan toiletnya sudah menjadi sangat bagus. Saya menjadi sangat semangat belajar. Terima kasih Pak Presiden dan Pak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah,” tutur Arion.

1. Kala Mendikdasmen pantau kegiana belajar di Tapanuli Utara

Kondisi terkini SD Negeri 173281 Lumban Julu di Tapanuli Utara, Sumatra Utara. (Dok. Kemendikdasmen).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meninjau langsung hasil revitalisasi sekolah tersebut dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Tapanuli Utara, Kamis, 15 Oktober 2026. Pada kesempatan iti, Mu'ti juga menyaksikan pembelajaran menggunakan Papan Interaktif Digital atau Interactive Flat Panel (IFP).

Dalam pembelajaran bahasa Inggris, murid tampak antusias mengikuti kegiatan. Mereka aktif mengangkat tangan dan maju ke depan kelas untuk mengerjakan soal melalui layar IFP. Suasana belajar juga diselingi kegiatan ice breaking melalui nyanyian dan gerakan yang ditampilkan lewat video.

“Sekolahnya kelihatan wajahnya baru, penampilannya baru, mudah-mudahan semangatnya juga baru,” ujar Mu'ti.

2. Sebanyak Rp79 miliar digelontorkan ke Tapanuli Utara

Mendikdasmen Abdul Mu'ti tegaskan guru PPPK paruh waktu menjadi waktu tanpa tes. (IDN Times/Amir Faisol).

Mendikdasmen menegaskan, pemerintah berupaya memastikan setiap warga negara Indonesia memperoleh kesempatan pendidikan yang setara. Salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut ialah memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan agar sekolah dapat menyediakan lingkungan belajar yang layak bagi murid dan guru.

Di Kabupaten Tapanuli Utara, Program Revitalisasi Satuan Pendidikan pada 2025 mencakup 107 satuan pendidikan, terdiri atas 3 PAUD, 79 SD, 13 SMP, 6 SMA, dan 6 SMK. Total anggaran untuk pelaksanaan program tersebut mencapai Rp79,47 miliar.

Kemudian pada tahun 2026, program revitalisasi di Kabupaten Tapanuli Utara mencakup 91 sekolah yang telah menandatangani perjanjian kerja sama (PKS), dengan total anggaran Rp67,97 miliar. Sekolah penerima manfaat terdiri atas 31 PAUD, 42 SD, 8 SMP, 6 SMA, dan 4 SMK. Hingga saat ini, dana yang telah disalurkan mencapai Rp54,48 miliar.

Menteri Mu’ti juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk memperbaiki sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan sedang hingga berat di seluruh Indonesia.

“InsyaAllah, Pak Presiden sudah berkomitmen, sebelum 2029 atau akhir 2028, semua sekolah di Indonesia yang rusak sedang dan berat diperbaiki,” kata dia.

3. Prabowo targetkan renovasi sekolah rampung hingga 2029

Presiden Prabowo Subianto (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto menargetkan seluruh sekolah selesai direnovasi pada 2029, mencakup sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), hingga pesantren.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat 14 Agustus 2026. Perbaikan sekolah menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan pendidikan anak selain menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hingga 2026, pemerintah telah memperbaiki lebih dari 71.744 sekolah. Jumlah tersebut terdiri dari 17.000 sekolah pada 2025 dan lebih dari 71.000 sekolah pada 2026. Adapun, untuk 2027 dan 2028, pemerintah menargetkan perbaikan masing-masing 100 ribu sekolah. Sementara pada 2029, seluruh sekolah di Indonesia ditargetkan selesai direnovasi.

"Tahun 2029 semua sekolah di Indonesia SD, SMP, SMA, SMK termasuk di pesantren-pesantren harus kita selesai renovasi," kata Prabowo.

Curated For You

Editorial Team

Related Article