Jakarta, IDN Times - Kekerasan dalam hubungan romantis sering tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan diawali pola kontrol, manipulasi, hingga relasi kuasa yang timpang. Lembaga seperti Komnas Perempuan dan UN Women menekankan pentingnya mengenali red flags sejak dini untuk mencegah eskalasi kekerasan berbasis gender.
Menurut berbagai panduan lembaga tersebut, kekerasan dalam pacaran kerap dimulai dari pola halus seperti kontrol berlebihan, isolasi sosial, hingga intimidasi emosional sebelum berkembang menjadi kekerasan fisik atau seksual.
Berikut adalah cara atau tip untuk waspada dan menghindari hubungan ke arah toxic yang berujung pada tindak kekerasan atau penganiayaan, yang dirangkum IDN Times dari berbagai sumber.
