Jakarta, IDN Times - Pernyataan Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Presiden (KSP), Ulta Levenia Nababan, soal adanya konspirasi teknologi yang diduga menjadi penyebab erupsi gunung api viral di jejaring media sosial.
Dalam sebuah tayangan video yang beredar, Ulta menyinggung kemungkinan adanya faktor lain di balik erupsi sejumlah gunung yang terjadi hampir bersamaan. Dia pun tak memungkiri, pandangannya berpotensi dikategorikan sebagai teori konspirasi.
Edukator Mitigasi Bencana sekaligus anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Daryono, menilai, narasi yang mengaitkan fenomena erupsi gunung api di Indonesia dengan rekayasa teknologi hingga senjata buatan manusia tidak masuk akal secara ilmu kebumian.
Dia mengatakan, erupsi gunung api merupakan bagian dari dinamika alami bumi. Fenomena tersebut dipicu oleh aktivitas tektonik dan pergerakan magma yang berlangsung jauh di dalam perut bumi.
"Tudingan bahwa fenomena erupsi beberapa gunung api di Indonesia disebabkan oleh rekayasa teknologi atau senjata konspirasi sama sekali tidak masuk akal secara ilmu kebumian," ujar Daryono, dalam keterangannya, Selasa (8/9/2026).
