TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Polisi Gagal Jemput Paksa, Nikita Mirzani: Mungkin Dia Lelah

Nikita Mirzani berjanji bakal kooperatif jalani pemeriksaan

Terdakwa artis Nikita Mirzani duduk menunggu dimulainya sidang kasus penganiayaan terhadap mantan suaminya Dipo Latief dengan agenda pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (22/6/2020) (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Jakarta, IDN Times - Polisi dari Polresta Serang Kota akhirnya meninggalkan kediaman artis peran Nikita Mirzani di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (15/6/2022). Sebelumnya, polisi datang ke rumah mantan istri Dipo Latief itu sejak pukul 03.00 WIB dini hari.

Niki sempat menemui para penyidik yang akan membawanya dan mempertanyakan surat perintah. Namun Nikita Mirzani menolak dan enggan keluar rumah, hingga akhirnya penyidik memilih membubarkan diri.

“Bapak polisinya juga udah come back, udah pulang ke asalnya, Serang gak tahu kenapa, gue juga bingung, tapi ya mungkin dia lelah,” kata Niki di rumahnya.

Baca Juga: Rumah Nikita Mirzani Dikepung Polisi Setelah Dilaporkan Dito Mahendra

Baca Juga: Rumahnya Dikepung Polisi, Nikita Mirzani: Emangnya Saya Teroris? 

1. Niki mempertanyakan cara polisi memaksa masuk dengan mendorong ART

Terdakwa artis Nikita Mirzani menjalani sidang kasus penganiayaan terhadap mantan suaminya Dipo Latief dengan agenda pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (22/6/2020) (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Nikita menjelaskan, penjemputannya yang dilakukan oleh penyidik Sat Reskrim Polresta Serang Kota tak dilakukan dengan baik. Sebab, asisten rumah tangga (ART) Niki sempat mendapat perilaku yang tak dapat diterima.

"Yang buka pintu itu pembantu saya, yang satu lagi. Yati bilang, dia dipaksa, dia didorong, pintu dibuka paksa," ujar Nikita Mirzani.

Nikita Mirzani lalu menemui penyidik Sat Reskrim Polresta Serang Kota setelah dibangunkan oleh adiknya. Tak lupa, dia juga menyempatkan diri untuk melihat CCTV rumah.

"Pas buka pintu, sudah ada kamera, semua handphone sudah pada rekam. Saya makin bingung, ini maksudnya apa. Katanya, 'saya baru surat penjemputan paksa', gitu," ujar Nikita Mirzani.

"Kenapa? Iya sudah terima surat panggilan. Tapi, maksudnya, surat panggilan ini pun, menurut Nikita yang sering dilaporkan ke polisi pun, ini tidak wajar," ucap Nikita Mirzani melanjutkan.

2. Nikita mendapat 12 kali surat panggilan

Terdakwa artis Nikita Mirzani (tengah) menerima masker dari Jaksa Penuntut Umum saat menjalani sidang kasus penganiayaan terhadap mantan suaminya Dipo Latief dengan agenda pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (22/6/2020) (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Niki mengatakan, dalam satu bulan terkahir, ia memang mendapatkan 12 kali pemanggilan pemeriksaan sebagai saksi, terkait laporan Dito Mahendra. Bahkan tiga di antaranya diantar langsung oleh ketua lingkungan setempat.

“Disuruh datang tanggal 13 Juni. Ini kan 16 Juni, cuma beda 3 hari doang. Masa kucuk- kucuk datang jam 03.00 pagi dengan surat penangkapan,” ujar Niki.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya