TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Survei: Kepercayaan Publik ke KPK Lebih Rendah Dibanding TNI dan Polri

KPK menempati urutan keempat lembaga yang dipercaya publik

Gedung KPK (IDN Times/Aryodamar)

Jakarta, IDN Times - Tingkat kepercayaan publik ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berada di urutan keempat. Data tersebut berdasarkan hasil survei yang dirilis lembaga Indikator Politik Indonesia pada Minggu (26/9/2021).

"Kepercayaan pada lembaga tergolong tinggi, terutama pada TNI dan Presiden, kemudian pada Polri, KPK, dan Kejaksaan," tulis Indikator Politik Indonesia dalam keterangannya.

Survei dilakukan pada 17-21 September 2021 dengan melibatkan 1.200 responden yang dipilih secara acak dan dihubungi via telepon. Metode yang digunakan ialah simple random sampling, dengan margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Baca Juga: Survei: Kepuasan Atas Kinerja Jokowi dan Pelaksanaan Demokrasi Turun

1. Daftar hasil survei tingkat kepercayaan ke lembaga

Gedung KPK (IDN Times/Aryodamar)

Berikut ini daftar hasil survei Indikator Politik Indonesia terkait tingkat kepercayaan pada lembaga:

1. TNI: 90 persen percaya, tiga persen tidak tahu atau tidak menjawab.

2. Presiden: 82 persen percaya, 15 persen sedikit percaya, 1 persen tidak percaya, dua persen tidak tahu atau tidak menjawab.

3. Polri: 71 persen percaya, 24 persen sedikit percaya, satu persen tidak percaya, dua persen tidak tahu atau tidak menjawab.

4. KPK: 65 persen percaya, 26 persen sedikit percaya, empat persen tidak percaya, lima persen tidak tahu atau tidak menjawab.

5. Kejaksaan: 61 persen percaya, 26 persen sedikit percaya, lima persen tidak percaya, sembilan persen tidak tahu atau tidak menjawab.

6. MPR: 57 persen percaya, 30 persen sedikit percaya, lima persen tidak percaya, delapan persen tidak tahu atau tidak menjawab.

7. DPD: 52 persen percaya, 34 persen sedikit percaya, enam persen tidak percaya, delapan persen tidak tahu atau tidak menjawab.

8. DPR: 50 persen percaya, 36 persen sedikit percaya, sembilan persen tidak percaya, enam persen tidak tahu atau tidak menjawab.

9. Partai politik: 48 persen percaya, 37 persen sedikit percaya, sembilan persen tidak percaya, enam persen tidak tahu atau tidak menjawab.

2. TNI dan Polri dinilai cukup kompak saat pandemik COVID-19

Panglima TNI dan Kapolri meninjau vaksinasi massal di Balikpapan Kalimantan Timur, Jumat (6/8/2021). (IDN Times/Hilmansyah)

Indikator Politik Indonesia juga melakukan survei terkait kekompakan TNI dan Polri. Terutama, dalam rangka menjaga keamanan selama pandemik COVID-19.

"Mayoritas menilai Polri dan TNI cukup atau sangat kompak dalam menjaga keamanan selama masa wabah," kata mereka.

Adapun, hasil surveinya sebagai berikut:

  • Sangat kompak: 14,8 persen.
  • Cukup kompak: 68,5 persen.
  • Kurang kompak: 7,9 persen.
  • Tidak kompak: 0,6 persen.
  • Tidak tahu atau tidak menjawab: 8,2 persen.

Baca Juga: Hasil Survei: Semakin Banyak Masyarakat Tak Puas Kinerja Jokowi-Ma'ruf

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya